Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Penyergapan!


__ADS_3

Mereka pun segera melangkahkan kakinya pergi dengan mengendap-endap, karena jika tetap berada di situ mereka pasti akan dalam bahaya.


“Apakah anak itu akan baik-baik saja?” Salah seorang anak yang usianya terlihat lebih tua dari Li Ying pun kini bertanya kepada Wang Zeming.


Sedangkan Wang Zeming yang mendengar hal itupun kini sedikit melirik, kemudian sembari terus melangkahkan kakinya ia pun berkata. “Dia akan baik-baik saja, karena untuk membunuh orang seperti Li Ying bukanlah hal yang mudah!” Ucapnya, yang membuat anak yang mendengarnya kini saling melirik dengan heran.


Jujur saja mereka semua masih tidak mengerti dengan jalan pikir kedua orang itu, karena mau bagaimanapun gadis kecil itu masih tetaplah anak-anak seperti mereka. Namun di sisi lain, gadis kecil bernama Li Ying itu nampaknya juga lebih aneh dari mereka berdua.


Walaupun kini ia jelas-jelas berada di dalam tempat yang sangat berbahaya, namun ia tetap saja bersikap begitu tenang dan santai. Seolah-olah gadis kecil itu merasa begitu yakin bahwa ia akan tetap baik-baik saja walau sendirian di tempat seperti ini.


Memandangi kepergian mereka, Li Ying pun kini menghela nafasnya. Gadis kecil itu percaya bahwa anak-anak itu akan aman di tangan Wang Zeming dan Wang Yelu, karena mereka berdua adalah salah satu orang yang dapat ia percayai saat ini.


“Masalah anak-anak kini telah terselesaikan, sekarang tibalah saat ku untuk menunggu rencana selanjutnya di mulai!” Gumamnya dalam hati, setelah itu ia pun segera melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Di sisi lain, Li Ho kini nampak sedang memandang ke arah langit dengan tatapan mata yang kosong. Raut wajahnya kini terlihat begitu cemas akan sesuatu, ia bahkan tidak menyentuh makanannya sedikitpun. Karena saat ia memikirkan keadaan putri kecilnya, rasa gelisah pun seakan-akan telah mengambil semua hal darinya hingga ia tidak lagi berselera untuk makan.


Namun nyonya besar Li yang melihat keadaan suaminya pun kini mendengus kesal, kemudian ia berkata dengan ketus. “Kenapa kau begitu mencemaskan anak itu? Ini adalah pilihannya sendiri, jadi jika terjadi sesuatu maka ia harus menanggungnya sendiri!” Ucapnya, yang terdengar begitu tidak berperasaan.


Mendengar hal itu, Li Ho pun kini menolehkan kepalanya ke belakang. Melihat kalau istrinya kini tengah menatapnya dengan raut wajah yang tidak baik, pria itupun menghela nafasnya dengan berat.


“Gadis itu masih berusia lima tahun!” Ia sedikit terdiam, lalu kembali berkata. “Apakah kau berfikir kalau aku ini sama seperti mu?!... Walaupun kau tidak bisa menyayanginya, namun setidaknya jangan mengatakan hal-hal buruk tentangnya!” Ucapnya, dengan sedikit memberikan penekanan pada setiap kata-katanya agar istrinya itu mengerti.


Merasa tak senang dengan apa yang suaminya itu katakan, nyonya besar Li pun kini memutar bola matanya dengan malas dan berkata. “Hmph! Terserah kau mau berkata apa, aku sudah tidak perduli lagi!!” Ucapnya, yang nampak begitu emosi.


Kemudian, wanita itupun segera melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu.

__ADS_1


Li Ho yang melihatnya pun kini hanya bisa menghela nafas, ia sudah tidak tau harus apa lagi saat menghadapi istrinya ini. Padahal Li Ying adalah anak yang sangat manis, namun mengapa ia sangat membencinya?


Sebenarnya di mana letak kesalahan anak itu?


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Kembali kepada Li Ying, Gadis kecil itu kini memasuki sebuah kamar dengan cara mengendap-endap melewati jendela. Kemudian ia melangkahkan kaki mungilnya menuju ranjang dan segera berbaring sebelum ada seseorang yang masuk.


Dan saat gadis kecil itu menutupi dirinya dengan sebuah selimut tebal, pintu kamar pun tiba-tiba terbuka. Li Ying yang menyadarinya pun kini segera memejamkan kedua matanya, berpura-pura sedang tertidur agar orang itu tidak mencurigainya atas apa yang ia lakukan tadi.


“Tuan besar, sepertinya gadis itu sedang tertidur!” Ucap dari seorang pelayan wanita.


Kemudian, seseorang yang dipanggil dengan sebutan tuan besar itupun kini berkata. “Hem, tidak apa!... Lagipula saat ini adalah waktu tidur, jadi aku akan kembali besok pagi!” Ucapnya.


Namun saat ia membalikkan badannya dan akan melangkahkan pergi, tiba-tiba suara lain pun terdengar dan berkata. “Tuan besar, ini gawat!!”


“Anak-anak itu menghilang!!”


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Dua langkah kaki besar dan beberapa langkah kaki kecil kini terlihat sedang berlari menuju ke suatu tempat, dan saat mereka telah sampai, beberapa prajurit pun terlihat sedang menunggu kedatangan mereka.


“Yang mulia!” Salah seorang prajurit kini mengambil satu langkah maju dan menyapa Wang Yelu.


Sedangkan Wang Yelu yang melihat hal itupun kini segera berkata. “Cepat amankan anak-anak ini!!” Perintahnya, kemudian ia melirik ke arah beberapa prajurit yang lain dan berkata. “Kalian, ikut dengan ku!... Karena anak-anak ini telah aman maka tidak ada alasan lagi untuk membiarkan para bajingan itu!!” Ucapnya, dengan pancaran mata yang memperlihatkan kemarahan.


Mendengar hal itu, para prajurit itupun kini segera menganggukkan kepalanya dengan patuh. Setelah kaisar menerima sebuah surat, mereka pun segera diperintahkan untuk datang ke tempat ini.

__ADS_1


Walau awalnya mereka memang sudah menebak bahwa nantinya mereka akan bertemu dengan kedua pangeran itu, namun yang mengejutkan adalah misi kali ini ternyata juga melibatkan orang lain.


Identitas orang itu bahkan sangat tidak terduga. Itu tidak lain adalah putri kedua dari perdana menteri Li, gadis kecil berusia lima tahun yang baru-baru ini sering di bicarakan oleh semua orang.


Memikirkan seberapa berani dan nekatnya gadis kecil itu saat mengambil misi yang berbahaya ini, mereka pun tidak bisa untuk tidak merasa kagum. Sungguh beruntung sekali perdana menteri Li itu, hidupnya pasti sangat bahagia karena ia telah di berkati oleh anak yang sehebat dan sepemberani Li Ying.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Para prajurit itu kini telah mengepung di segala penjuru kediaman, sedangkan Wang Yelu yang memimpin penyergapan itupun kini memerintahkan beberapa prajurit untuk segera mendobrak gerbang agar mereka dapat masuk dan menangkap semua orang yang ada di sana.


“Lakukan!!” Ucapnya, yang memberikan sebuah perintah dengan kalimat singkat dan tegas.


Dan tepat setelah itu, pintu pun di dobrak secara paksa. Orang-orang di dalam kediaman yang melihat hal itupun kini menjadi panik, mereka pun segera berlari dan pergi menemui tuan besar mereka untuk memberitahukan hal ini.


“Tuan besar!!”


“Tuan besar!!!”


Pelayan itu kini berlari kencang sembari memanggil-manggil tuannya. Dan saat pandangannya telah menemukan keberadaan orang yang ia cari, pelayan itupun kini segera berkata. “Tuan besar, para prajurit istana tiba-tiba datang dan mendobrak pintu kediaman!!” Ucapnya, dengan tergesa-gesa hingga nafasnya naik turun dan tak karuan.


Mendengar hal itu, sang tuan besar pun kini membelalakkan kedua matanya. Ia sudah di buat pusing dengan menghilangnya anak-anak itu secara tiba-tiba, dan sekarang malah ada masalah lain yang muncul.


“Apa? Bagaimana bisa?!!” Ia bertanya kepada pelayan itu.


Raut wajahnya yang memburuk sedari awal pun kini bertambah buruk, kedua tangannya pun kini terkepal erat. Jika para prajurit istana datang kemari, maka satu-satunya tujuan mereka kini pasti adalah untuk menangkap dirinya.


“Ini gawat!”

__ADS_1


__ADS_2