Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Bawa anak-anak itu ke tempat yang aman!


__ADS_3

Anak-anak itu kini tengah menatap ke arah Li Ying dengan ragu. Sungguh tidak menyangka jika yang melepaskan mereka dari kurungan adalah anak kecil yang usianya bahkan jauh lebih muda dari mereka.


“Kau, apa yang kau lakukan sendirian di sini? Apakah kau tidak takut ketahuan? Jika mereka menangkap mu maka kau akan di siksa hingga mati!” Ucap dari salah seorang gadis kecil.


Penampilannya yang lusuh itu kini terlihat begitu memperihatinkan, dan saat Li Ying mendengar ucapannya, gadis kecil itupun kini berkata. “Di siksa hingga mati?... Apakah sebelumnya sudah ada anak yang di siksa hingga mati?!” Tanya Li Ying, dengan sebuah kerutan mendalam pada dahinya.


Anak-anak itupun kini menganggukkan kepalanya secara serempak, sebelumnya memang sudah ada beberapa anak yang mati karena di siksa oleh orang-orang yang kejam itu.


“Ada teman kami yang berusaha kabur, namun mereka menangkapnya dan memukulinya hingga mati!” Ujar anak itu tadi.


Kemudian, anak-anak yang lain pun juga ikut berkata. “Di terus menangis dan meminta ampun, tapi mereka tidak perduli dan terus menyiksanya!”


“Hiks! Hiks! Hiks! Aku takut, bagaimana jika mereka juga menyiksanya kita?!... Aku tidak ingin di pukuli lagi, itu sangat sakit!”


“Aku juga, aku sangat takut, di sini menakutkan!”


“Aku ingin pulang, hiks!”


Melihat hal itu, Li Ying pun menjadi panik. Gadis itu tidak tau caranya menghadapi anak-anak, alhasil ia pun kini menjadi sangat kebingungan. “Hei, hei, sussst!! Tenanglah, aku akan mengeluarkan kalian, jadi jangan menangis!... Karena jika kalian terus menangis, mereka bisa mendengarnya dan kita semua akan tertangkap!” Ucapnya, sembari meletakkan salah satu jari telunjuknya di depan bibir.


Sedangkan anak-anak itupun kini menganggukkan kepalanya, mereka dengan polos menuruti Li Ying dan membungkam mulut mereka dengan kedua tangan agar tidak menimbulkan suara sekecil apapun.

__ADS_1


“Bagus, kalau begitu cepat ikuti aku!... Di luar sana sudah ada dua orang rekanku yang sedang menunggu.” Ucapnya, lalu segera berbalik dan melangkahkan kakinya dengan diikuti anak-anak yang tadi.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Di luar sana, Wang Zeming dan wang Yelu kini masih berdiri di tempatnya. Kedua mata mereka kini nampak sedang mengawasi keadaan sekitar dengan begitu waspada, berjaga-jaga bila sewaktu-waktu akan ada seseorang yang datang dan menghancurkan rencana yang telah mereka buat.


Kemudian, setelah beberapa lama menunggu sebuah suara milik seorang gadis kecil pun terdengar. Dan hal itupun membuat Wang Yelu dan Wang Zeming segera menolehkan kepalanya dan menatap sosok mungil yang baru saja keluar dari ruangan itu.


“Apakah ada seseorang yang datang?” Tanya Li Ying, sembari melangkahkan kakinya keluar dan berbicara kepada mereka.


Melihat kedatangan gadis kecil itu, Wang Yelu pun kini segera menggelengkan kepalanya dan berkata. “Tidak, semuanya aman!” Jawabnya, kemudian ia melirik ke arah lain dan berkata. “Jadi, apakah kau menemukan sesuatu di dalam sana?” Tanyanya balik.


Dan tanpa menjawab, Li Ying pun kini segera memberi isyarat kepada anak-anak tadi untuk keluar dan menunjukkan diri mereka. Melihat hal itu, kedua mata Wang Yelu dan Wang Zeming pun kini terbelalak lebar.


Melihat keadaan mereka yang memperihatinkan, kedua tangan Wang Zeming pun kini terkepal erat. Sungguh ingin sekali rasanya ia mengangkat pedang dan menebas kepala orang-orang kejam itu dengan tanpa ampun.


“Mereka sungguh keterlaluan, aku akan memastikan bahwa mereka nantinya akan mendapatkan hukuman yang sepadan!!” Geramnya dengan begitu kesal dan penuh amarah.


Sedangkan Li Ying yang melihatnya pun kini menghela nafas, kemudian ia berkata kepada kedua orang itu. “Sudahlah, kita akan mengurus para baj*ngan itu nanti saja!” Ia menjeda, sedikit melirik ke belakang dan kembali berkata. “Untuk sekarang, sebaiknya kita amankan dulu anak-anak ini!... Karena jika mereka tertangkap lagi maka urusannya akan semakin bertambah rumit!” Ucapannya, yang segera diangguki oleh kedua pangeran itu.


Apa yang Li Ying katakan itu tidak salah, hal yang kini harus mereka prioritaskan terlebih dahulu adalah keselamatan anak-anak itu. Karena jika mereka berada dalam bahaya, maka rencana yang sudah mereka susun secara matang itu akan sia-sia saja.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain, anak-anak yang sedari tadi hanya diam dan mendengarkan pembicaraan dari ketiga orang itupun kini saling melirik antara satu sama lain. Kemudian, salah satu di antara mereka pun memberanikan diri untuk angkat bicara.


“A... Apakah, kita akan keluar dari sini?” Tanyanya, dengan ragu-ragu.


Mendengar hal itu, Wang Yelu pun kini menganggukkan kepalanya dan berkata. “Tentu, kami akan membawa kalian ke tempat yang aman!... Jadi ayo, ikutlah dengan kami!” Ucapnya, sembari mengulurkan tangannya untuk mengajak anak-anak itu.


Namun mereka yang masih merasa ragu itupun kini melirik ke arah Li Ying. Melihat gadis kecil itu yang menganggukkan kepalanya dengan tatapan mata yang penuh keyakinan, mereka pun pada akhirnya menurut.


“Tenanglah, kalian akan aman jika bersama dengan mereka!” Ucap Li Ying.


Dan saat mereka akan pergi, salah seorang anak yang melihat bahwa Li Ying hanya diam di tempatnya dan tidak berjalan mengikuti mereka pun kini berkata. “Tunggu, apakah kau tidak ikut dengan kami?” Tanyanya, dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Mendengar hal itu, Li Ying pun tersenyum lembut dan menggelengkan kepalanya. “Tidak, aku akan tetap di sini!... Masih ada beberapa hal yang perlu aku urus, jadi kalian pergilah duluan!” Ucapnya, yang menjawab pertanyaan dari anak itu tadi.


“Tapi, bagaimana jika mereka menyiksamu?!... Kau akan di pukuli hingga mati seperti teman-teman kami yang lain, apakah kau tidak takut?!” Anak itu bertanya sekali lagi, merasa sangat khawatir dengan keadaan gadis kecil itu nantinya.


Sedangkan Li Ying yang mendengar itupun kini terkekeh, kemudian ia berkata. “Tidak akan ada apapun yang terjadi kepadaku!... Jadi kalian jangan khawatir dan cepat pergilah dari sini!” Ucapnya, dengan begitu percaya diri.


Kemudian, pandangan Li Ying pun kini beralih ke arah Wang Yelu dan Wang Zeming. Melihat kalau kedua orang itu juga menatapnya dengan tatapan yang penuh akan kekhawatiran, gadis kecil itu pun berkata.


“Kalian juga pergilah, dan bawa anak-anak ini ke tempat yang aman!” Ia sedikit terdiam, kemudian kembali berkata. “Oh yah, dan segera kabarkan hal ini kepada kaisar!... Karena kita harus membereskan masalah ini hingga tuntas!!” Ucapnya, dengan begitu tegas.

__ADS_1


Mendengar hal itu, mereka pun hanya bisa patuh. Perkataan gadis kecil itu tidak dapat di samakan dengan perkataan anak-anak yang polos nan lugu. Dan ketimbang disebut sebagai seorang rekan, ia kini lebih mirip seperti seorang ketua yang memimpin sebuah kelompok dengan otak ajaibnya yang cerdas.


__ADS_2