Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Lagi lagi rahasia!


__ADS_3

Kaisar Haocun kini menatap Li Ying dengan tatapan penuh curiga. Lagi lagi yang gadis ini ucapkan adalah ‘rahasia’!.... entah berapa banyak lagi rahasia yang tersimpan di balik sosok kecil mungil dan menggemaskan itu.


Karena merasa begitu tidak tahan dengan rasa penasaran yang ada, Kaisar Haocun pun memberanikan diri untuk berkata. “Nona Li, Jujurlah kepadaku! berapa usiamu yang sebenarnya?” Tanyanya dengan tatapan penuh menyelidiki.


Mendengar hal itu, Li Ying pun tersenyum dan berkata. “Tentang usiaku, semua orang pastilah sudah mengetahuinya! ”Jawabnya. namun saat melihat tatapan Kaisar Haocun yang masih menatapnya dengan penuh curiga, Li Ying pun kembali berkata. “Yang mulia, usiaku memang lima tahun! apa yang membuatmu merasa ragu akan hal itu? ” Tanyanya dengan salah satu alis yang terangkat.


Tangan Kaisar Haocun terangkat dan menunjuk nunjuk kearah Li Ying. “Jika hanya melihat wujud mu saja, mungkin aku akan mempercayai perkataan mu! ” Kemudian, matanya melirik wajah Li Ying yang tampak begitu menggemaskan dengan mata yang berkedip polos. “Namun kelakuanmu itu sungguh melewati batas kenormalan!! ” Ucapnya lagi dengan begitu yakin.


Li Ying menghela nafasnya dengan berat. Sepertinya percuma saja jika ia menjelaskan semuanya kepada Kaisar Haocun, ia pasti tidak akan percaya. Akan jauh lebih baik jika ia diam saja dan membiarkan semua orang larut dalam asumsinya masing masing.


“Yang mulia, apalah pentingnya umur gadis kecil ini bagimu?..... Ketimbang memikirkan hal yang di rasa kurang penting, tidakkah lebih baik kita menyelesaikan hal yang jauh lebih penting lagi? ” Ucapnya yang bersikap begitu tenang dan bijak bak seorang pemimpin.


Sadar bahwa mulut gadis kecil ini begitu rapat, Kaisar Haocun pun pada akhirnya memilih untuk menyerah. “Semua orang mempunyai rahasianya masing masing! ” Ia melirik kearah Li Ying untuk sekilas, kemudian kembali menatap lurus ke depan. “Walaupun saat ini dia tidak berbahaya, namun aku harus tetap waspada! ” Gumamnya lagi dalam hati.


Bukan maksud Kaisar Haocun untuk berprasangka buruk terhadap Li Ying. Namun, mengingat bagaimana seorang gadis kecil berusia lima tahun yang dapat berfikir cerdik dan sangat ahli dalam memainkan pedang.... hal seperti itu bisa saja menjadi ancaman di hari kemudian.


Jika saat usia lima tahun saja gadis kecil ini sudah memiliki taring yang begitu tajam, lantas bagaimana saat ia sudah bertumbuh dewasa?..... dengan kecerdasan dan kemampuannya yang di luar batas itu, menjadi seorang maha Rani bukanlah hal yang mustahil lagi.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...

__ADS_1


Rasa khawatir bercampur gelisah yang Wang Zeming rasakan kini seketika sirna dan di gantikan dengan rasa lega saat melihat dua orang yang sedari tadi ia cari cari.


Tanpa basa basi, ia pun segera melangkahkan kakinya mendekat kearah dua orang itu. “Ayahanda! Ying meimei!!” Panggilannya yang berhasil menarik perhatian yang lain untuk mengalihkan pandangannya untuk menatap kearah dua orang itu.


Melihat sang kaisar yang berjalan dengan tegak dan nampak sehat itu, para prajurit dan pelayan istana pun akhirnya dapat bernafas dengan lega.


Sedangkan Wang Yelu dan Wang Diwei yang juga melihat kedatangan Kaisar Haocun pun juga melangkahkan kakinya mendekat mengikuti Wang Zeming.


Ketika telah berada di jarak yang cukup dekat, tiba tiba mata Wang Zeming terbelalak lebar disaat melihat noda darah di pakaian Li Ying.


Hal itu pun sontak membuatnya merasa sangat khawatir. “Ying meimei, kau terluka? ” Ia berjongkok di hadapan Li Ying, kemudian salah satu tangannya meraih tangan Li Ying yang terbalut perban putih dengan sedikit darah yang mewarnai nya. “Tega sekali mereka melukaimu!!” Ucapnya yang mengerang marah.


Ekspresi wajah Wang Zeming saat ini terlihat begitu suram dengan awan awan hitam yang menyelimuti nya. Di lihat dari pancaran matanya, pangeran itu jelas menyimpan dendam kepada orang orang yang telah berani menyakiti gadis kecil di hadapannya ini.


Dengan raut wajah yang terlihat tenang tanpa ada guratan rasa sakit sedikit pun, Li Ying dengan santainya berkata. “Pangeran, gadis ini baik baik saja!.... luka di tanganku itu adalah akibat kecerobohan ku sendiri di tempo hari yang lalu. ” Ucapnya dengan nada bicara yang terdengar lembut.


Sungguh sangat berbanding jauh dari anak anak yang pada umumnya merengek dan menangis ketika terluka.


Sebelum Wang Zeming sempat membuka mulutnya, tiba tiba sebuah suara dari arah lain pun terdengar dan berhasil menarik perhatian semua orang.

__ADS_1


“Ying'er!!” Panggil dari seseorang yang tidak lain adalah sang perdana mentri Li Ho.


Merasa namanya di panggil, Li Ying pun segera menoleh dan tersenyum tipis ke arah pria paruh baya itu. “Ayah, aku baik baik saja...tidak perlu sampai sepanik itu! ” Ucapnya dengan masih bersikap tenang.


Li Ho sama sekali tidak menghiraukan kan perkataan Li Ying barusan, dan ia bahkan langsung memeluk tubuh mungil anaknya itu tanpa memperdulikan orang orang di sekitarnya.


Melihat hal itu, Li Ying pun menghela nafas. Ia tentu tau bagaimana perasaan yang Li Ho alami saat ini. Memangnya Ayah mana yang tidak merasa khawatir bila mendengar kabar buruk tentang putri kesayangannya?


Setelah dirasa sudah cukup tenang, Li Ho pun melepaskan pelukannya dan menatap kedua mata putri kesayangannya itu dengan dalam. “Ying'er, apakah kau baik baik saja? ” Tanyanya dengan masih meninggalkan guratan kekhawatiran di wajahnya.


Masih dengan sikap yang begitu tenang, Li Ying pun menganggukkan kepalanya dan berkata. “Anakmu ini baik baik saja, ayah! ” kemudian, pandangannya beralih untuk menatap kearah Kaisar Haocun. “Beruntung di saat itu yang mulia kaisar dapat melindungi ku dari serangan para penyusup!” Ucapnya lagi dengan sedikit merubah kenyataan yang ada.


Mendengar hal itu, sang perdana mentri Li Ho pun segera berlutut di hadapan Kaisar Haocun. “Kau telah menyelamatkan hidup putriku. yang mulia, aku tidak tau lagi harus berterima kasih seperti apa! ” Ucapnya dengan tulus.


Sedangkan Kaisar Haocun kini hanya bisa tersenyum kaku. Seperti yang di ketahui, penyelamat yang sebenarnya adalah Li Ying, gadis kecil itu sendiri!..... bahkan jika bukan karena gadis kecil itu, mungkin ia saat ini telah dalam keadaan tak bernyawa.


Salah satu tangan Kaisar Haocun menepuk bahu Li Ho pelan, memberikan isyarat kepada sang perdana mentri itu untuk berhenti berlutut di hadapannya.


“Perdana menteri Li, berdiri lah! ” Ucap Kaisar Haocun yang memberi perintah.

__ADS_1


Mendengar perintah itu, Li Ho pun mengangguk patuh dan berdiri. Barulah setelah itu, Kaisar Haocun pun kembali berkata. “Aku yakin kau pasti tau bahwa putrimu ini adalah seorang gadis kecil yang sangat ‘unik’!..... karena itulah, sudah sewajarnya bagiku untuk melindungi nya.... benar begitu nona kecil Li? ” Ucapnya seraya melemparkan sebuah tatapan penuh arti kepada Li Ying.


Sudut bibir Li Ying pun terangkat dan membentuk sebuah senyuman manis, kemudian dengan ahlinya ia berkata. “Yang mulia berlebihan!.... hatimu sungguh begitu baik hingga rela bertarung demi menyelamatkan gadis tidak berguna seperti ku ini. ” Jawabnya yang malah membuat kening Kaisar Haocun sedikit berkerut.


__ADS_2