Seorang Kaisar Wanita.

Seorang Kaisar Wanita.
Kuda ini tau siapa pemiliknya!


__ADS_3

Melihat keterkejutan yang terpampang jelas di wajah sang ayah, Li Ying pun kini menghela nafasnya pelan dan berkata. “Ayah tidak perlu khawatir, kaisar sudah menyetujuinya dan kuda itu akan menjadi milikku!” Ujarnya.


Namun Li Ho yang mendengarnya pun menjadi tidak percaya, ia tahu betul seberapa berharganya kuda perang itu. Jika itu hanyalah sebuah kuda perang biasa maka ia akan tenang-tenang saja, namun kali ini berbeda. Meminta kuda perang itu sama saja dengan meminta salah satu harta karun kerajaan yang paling berharga.


“Pu... Putriku Li Ying, apakah kau tau kuda apa itu?” Li Ho bertanya dengan wajah tegang yang nampak pucat.


Namun Li Ying yang di tanyai itupun kini justru malah nampak tenang dan dengan santainya ia berkata. “Tentu, itu adalah seekor kuda perang!... Bukankah itu sangat bagus?” Ucapnya, dengan wajah tanpa dosa.


Mendengar hal itu, Li Ho pun serasa ingin membenturkan kepalanya ke dinding dengan sangat keras. Memang benar itu adalah sesuatu yang bagus, namun dalam artian lain.


Di istana tidak ada satupun orang yang tidak tahu tentang kuda itu, tidak sembarangan orang boleh mendekatinya apalagi menyentuhnya. Li Ho tahu kalau putri kecilnya ini telah melakukan hal yang besar. Namun tetap saja, bagaimana bisa anak ini dengan santainya meminta hal itu kepada kaisar?!


Dan mengapa pula kaisar mengabulkan permintaannya begitu saja?!!


Rasa pening pun kini mulai menyerang kepalanya, dahinya pun mulai menunjukkan kerutan yang mendalam, wajahnya nampak tertekan. Dan sembari menghela nafasnya panjang-panjang pria itupun berkata. “Pu... Putriku, tidakkah kau ingin mempertimbangkannya kembali? Itu bukan hanya sekedar kuda perang, kuda itu teramat sangat istimewa!” Ucapnya, yang berusaha untuk membujuk putrinya.


Namun Li Ying yang keinginannya sudah bulat pun kini tersenyum tipis, kemudian masih dengan nada santai ia pun berkata. “Aku tahu kuda itu sangat istimewa, dan karena itulah aku menginginkannya!” Ia terdiam untuk sesaat, melihat raut wajah sang ayah yang masih tidak berubah, gadis kecil itupun kembali berkata. “Ayah tidak perlu khawatir, karena kaisar telah menyetujuinya maka tidak akan ada masalah!... Aku pastikan bahwa kuda yang berharga itu akan kembali menjadi milikku lagi!” Ucapnya, yang mencoba untuk menjelaskan.


Di sisi lain, Li Ho yang sudah mulai pening pun kini kehabisan kata-kata dan sulit untuk berfikir lagi. “Tunggu! Apa maksudnya dengan kembali menjadi milikku?!”


Li Ho menyadari ada keganjilan pada salah satu kalimat yang putrinya itu ucapkan. Namun karena ia sudah benar-benar menyerah untuk berfikir, pria paruh baya itupun kini memilih untuk tidak menghiraukan nya lagi.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


Begitu matahari terbit dan menampakkan dirinya, Li Ying dan sang ayah pun kini duduk di dalam kereta kuda, mereka berangkat menuju istana begitu pagi datang. Li Ying yang duduk di dekat ayahnya kini nampak begitu tenang, ia memejamkan kedua matanya seolah-olah sedang menikmati suasana.


Namun di sisi lain, Li Ho kini memiliki suasana hati yang berbeda. Dahi pria itu masih berkerut, ekspresi wajahnya terlihat sangat cemas dan gugup. Sesekali pandangannya melirik ke samping dan menatap sang putri, namun gadis kecil itu justru nampak baik-baik saja dan seperti tidak memikirkan apapun.

__ADS_1


“Yatuhan, aku masih tidak yakin dengan hal ini!” Gumamnya dalam hati.


Tak terasa mereka pun kini telah tiba di depan pintu gerbang istana, kedua mata Li Ying yang semula terpejam pun kini terbuka begitu ia merasakan kalau kereta yang ia tumpangi kini berhenti.


“Oh, kita sudah sampai!” Ucap gadis kecil itu, walaupun sikapnya nampak tenang namun ekspresi gembira pada wajahnya sama sekali tidak dapat di sembunyikan.


Li Ying pun segera keluar dari kereta kuda, melupakan sang ayah yang masih duduk dengan cemas di dalamnya. Namun begitu ia menginjakkan kakinya ke tanah, tiba-tiba pandangan matanya pun segera bertemu dengan tatapan mata milik seseorang.


“Li Ying, bukankah aku sudah bilang kalau nanti aku sendirilah yang akan menjemputmu?!” Ucap Wang Zeming dengan kedua tangan yang dilipat di depan dada.


Mendengar hal itu, Li Ying pun hanya tersenyum kecil. Kemudian ia menjawab dengan santai. “Pangeran tidak perlu repot-repot, aku datang bersama dengan ayahku!” Ucapnya, dan begitu Li Ying selesai berkata Li Ho pun keluar dan turun dari kereta kuda.


“Pangeran ketiga, apakah kami membuat mu menunggu?” Tanya pria paruh baya itu setelah melihat sosok Wang Zeming yang berdiri didepan pintu gerbang istana.


Wang Zeming yang ditanyai itupun kini menggelengkan kepalanya, kemudian ia berkata. “Tidak...” ia sedikit terdiam, kemudian kembali berkata. “Namun kaisar mungkin sedang menunggu, ia sudah berada di kandang kuda lebih awal untuk menunggu kedatangan mu, Li Ying!” Ujarnya.


...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...


“Yang mulia, tolong hati-hati!!”


Buruk!!!


Suara panik dari seorang penjaga kandang kini terdengar, Li Ying yang baru saja sampai pun nampak mengerutkan dahinya dengan bingung. Di sisi lain, Li Ho dan Wang Zeming yang juga mendengar suara itupun segera mempercepat langkah kakinya menuju ke dalam kandang kuda.


“Ada apa?!!”


“Apakah ada masalah?!”

__ADS_1


Tanya mereka berdua, namun begitu pandangan mata mereka melihat situasi yang sedang terjadi, Li Ho dan Wang Zeming pun seketika terdiam dan saling melirik dengan bingung.


Di sana, telihat kaisar kini sedang terduduk di atas tanah dengan wajah yang seperti menahan sakit. Disisi lain seorang penjaga kuda kini nampak bersusah payah mengendalikan seekor kuda hitam yang nampak liar dan tidak ingin di sentuh.


Li Ho dan Wang Zeming yang melihat kaisar masih terduduk di atas tanah pun kini segera menghampirinya, mereka berdua membantu pria agung itu untuk kembali bangkit berdiri dan membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor oleh debu dan pasir.


Dan sembari menepuk-nepuk pakaiannya yang kotor itu, Kaisar pun kini mengerutkan dahinya dan sedikit mengerutu. “Aku tidak percaya kalau kuda itu masih sangat sombong seperti dulu, ia bahkan menolak untuk di tunggangi olehku berkali-kali!!” Ia sedikit terdiam, kemudian melirik ke arah kuda yang baru saja membuatnya terjatuh tadi. “Lihatlah, bagaimana bisa seekor kuda perang bisa bertindak seliar itu!!” Ucapnya, yang masih mengerutu kesal.


“Dia tidak liar, yang mulia!”


Tiba-tiba dari arah samping suara seorang gadis kecil kini terdengar dan mengalihkan pandangan semua orang. Sang kaisar yang melihat kedatangan Li Ying pun kini menaikan salah satu alisnya dengan bingung, sama sekali tidak mengerti dengan apa yang gadis kecil ini ucapkan. “Kuda itu jelas bersikap seperti hewan liar!... Li Ying, aku menyayangimu seperti anakku sendiri. Kau masih bisa meminta hal lain, kuda ini sangat berbahaya dan sangat sulit untuk dikendalikan!” Ucapnya, yang masih memberikan kesempatan kepada gadis kecil itu untuk mempertimbangkan permintaannya kembali.


Namun Li Ying yang mendengarnya pun kini tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan, lalu kemudian ia pun bersiul dan berjalan kearah kuda tadi.


“Li Ying kau mau kemana?!!”


“Hati-hati, kau bisa terluka!!” Ucap mereka semua.


Akan tetapi Li Ying sepertinya sama sekali tidak memperdulikan hal itu, gadis itu masih melangkahkan kakinya kearah kuda tadi. Namun anehnya, begitu Li Ying mendekat kuda itupun berubah tenang.


Semua orang yang melihatnya pun kini terdiam dan memandangnya dengan penuh keheranan, begitu juga dengan sang kuda yang kini nampak kebingungan.


Perlahan Li Ying pun mengulurkan tangannya untuk menyentuh kepala kuda itu, sudut bibirnya melengkung keatas dan membentuk senyuman tipis. “Ini aku, apakah kau masih mengenaliku?” Ucapnya, yang berbisik dengan lembut.


Perlahan kuda itupun kini mendekatkan dirinya, menundukkan kepalanya dan seolah-olah sedang menjawab ucapan Li Ying tadi.


Melihat hal itu, senyum di wajah Li Ying pun kini semakin mengembang. Merasa kalau kuda tersebut telah mengenali dirinya, Li Ying pun segera naik keatas punggungnya dan berkata kepada kaisar dan yang lain.

__ADS_1


“Yang mulia, kuda ini tidak liar!... Persis seperti apa yang kau katakan, dia sangat pintar dan tau siapa pemiliknya!!” Ucapnya, yang membuat semua orang kini terdiam dengan wajah bodoh.


__ADS_2