
Di saat para pangeran itu berfikir keras sembari menatapnya, Li Ying tanpa merasa perduli pun langsung berkata. “Sebenarnya itu adalah masalah kerajaan yang seharusnya tidak ada sangkut pautnya dengan ku!... ” Ia terdiam, nada bicaranya memang terdengar tenang, namun di sisi lain juga mengandung sebuah sindiran. “... Akan tetapi, karena yang mulia kaisar sendiri yang bertanya kepadaku maka aku harus menjawabnya bukan? ” Ucapnya lagi, sembari tersenyum tipis.
Kaisar Haocun menganggukkan kepalanya, kedua matanya menatap gadis kecil itu dengan rasa penuh ingin tahu. “Maka jawablah! apa pendapatmu tentang masalah ini?! ” Tanyanya.
Mendengar pertanyaan itu, Li Ying pun tak langsung menjawab, namun ia terdiam untuk beberapa saat sampai pada akhirnya berkata. “Aku sudah pernah mengatakan pendapatku kepadamu waktu itu!... orang-orang di sana sama sekali tidak berpendidikan, bahkan kebanyakan dari mereka sama sekali tidak tahu cara menulis namanya sendiri!! ” Ucapnya dengan di sertai helahan nafas panjang.
Kaisar Haocun yang mendengar hal itu pun mengerutkan dahinya, kemudian ia kembali bertanya. “Sebenarnya dari mana gadis kecil seperti mu mendapatkan informasi seperti itu? ” Ia menatap dengan curiga, kemudian memperhatikan setiap ekspresi di wajah Li Ying sembari berkata. “Mereka memang seperti itu karena buta huruf! ” Ucapnya lagi.
Mendengar hal itu, Wang Yelu sang putra mahkota pun mulai membuka mulutnya setelah terdiam dan mengamati sedari tadi. “Aku memang tidak begitu tahu mengenai permasalahan yang di hadapi orang-orang di sana!.... namun jika penyebab utamanya hanya karena itu, maka kita bisa memberikan beberapa pendidikan dasar kepada mereka bukan?” Ucapnya sembari melirik sang ayah dan Li Ying secara bergantian.
...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...
Sebuah kereta kuda kini berhenti tepat di depan kediaman Li, hal itupun membuat beberapa penjaga yang berdiri di sana merasa terkejut dan bingung lantaran melihat lambang kerajaan yang terdapat di kereta kuda tersebut.
Kira-kira siapa yang datang?.... mengapa tidak ada seorang pun yang memberitahu kepada mereka bahwa salah satu anggota kerajaan akan datang?!
“Yang mulia, kita sudah sampai! ” Ucap sang kusir.
Dan tak lama setelah itu, sosok pangeran ketiga pun turun dan menampakkan dirinya bersama dengan sosok kecil dalam gendongannya.
“Nona kedua! ” panggil salah seorang prajurit dengan sedikit berseru.
Mendengar hal itu, Li Ying pun mengangkat salah satu tangannya dan memberikan isyarat untuk tetap diam. Kemudian, setelah itu ia beralih menatap ke arah pangeran ketiga sembari berkata dengan nada tidak suka. “Aku tahu jika anda merasa khawatir dan menganggapku anak kecil, tapi perlakuan anda saat ini benar-benar membuatku tidak nyaman! ” Ucapnya tanpa rasa takut sedikitpun.
Seolah-olah mereka berdua adalah orang yang akrab sedari lama!....
__ADS_1
Wang Zeming yang mendapat keluhan dari gadis kecil itupun tampak mengerutkan dahinya, tatapan matanya kini memperhatikan wajah mungil yang tampak kesal itu. “Kau berani mengkritik tindakanku? ” Ia bertanya dengan nada penuh penekanan. “Kau selalu menunjukkan ketidak sukaan mu terhadap kebaikanku secara terang-terangan, namun anehnya aku tidak bisa merasa marah sedikit pun!” Ucapnya lagi, sembari menurunkan tubuh mungil gadis kecil itu dengan hati-hati.
Jujur saja itu adalah pemandangan yang sangat tak lazim bagi orang-orang di kekaisaran ini!.... Rumor mengenai pangeran ketiga yang berwatak dingin itu sudah tersebar kemana-mana, bahkan sebagian orang akan bergidik ngerti hanya karena mendengar namanya saja.
Namun entah bagaimana dan sejak kapan, pangeran itu akhir-akhir ini menunjukkan sikap yang berbeda!.... ia kini terlihat lebih lembut.
Walau itu hanya saat berada di samping Li Ying, tapi itu tetap saja bukan?!!
“Aku mendengar bahwa putri kecil ku telah kembali, namun aku sama sekali tidak menyangka bahwa pangeran ketiga akan direpotkan seperti ini! ” Ucap seseorang, yang tiba-tiba datang dan berjalan mendekat ke arah mereka.
Mendengar hal itu, Wang Zeming pun menolehkan wajahnya dan menatap sosok yang berbicara tadi. “Perdana menteri Li! ” Panggilannya, kemudian kembali berkata. “Aku datang kemari bukan hanya untuk mengantar gadis ini, tapi juga ada sesuatu yang harus aku bahas dengan mu! ” Ucapnya dengan terus terang.
Sang perdana menteri Li Ho tampak bingung, ia mengerutkan dahinya dan mengangkat salah satu alisnya dengan heran. “Kalau begitu sebaiknya kita segera masuk ke dalam, karena pangeran ketiga datang sendiri untuk menemui ku, maka itu pasti adalah hal yang sangat penting bukan?! ” Ucapnya.
Kemudian, ia melirik seorang pelayan yang berdiri di belakangnya lalu berkata. “Bawa nona mu, dan rawat lukanya dengan baik!” perintahnya, yang langsung diangguki oleh pelayan itu dengan patuh.
“Berhenti!! ” Ucapnya dengan singkat.
Membuat pelayan itu menghentikan langkahnya dan melirik ke arah Li Ho dengan ekspresi takut.
Sedangkan Li Ho yang melihat hal itupun menganggukkan kepalanya, memberi isyarat kepada pelayan itu untuk kembali mundur. “Apakah ada sesuatu, yang mulia? ” Tanyanya, kepada pangeran ketiga.
Kemudian, Wang Zeming pun berkata. “Dia juga ikut, pembahasan kali ini juga berhubungan dengan putri kecilmu ini!! ” Ucapnya, sembari menatap Li Ying yang kini juga menatapnya dengan mata bulat yang menggemaskan.
Mendengar hal itu, Li Ho pun semakin mengerutkan keningnya dengan heran. “Dia? Sebenarnya ada apa? ”
__ADS_1
...༶•┈┈⛧┈♛𓅪♛┈⛧┈┈•༶...
Braaakk!......
“Apakah kalian sedang bercanda?! bagaimana bisa kalian melibatkan putriku dalam masalah seperti ini?!!!” Ucap seseorang yang berteriak di balik sebuah ruangan yang tertutup rapat.
Li Ho, sang perdana menteri itu kini terlihat benar-benar marah. Bahkan pria paruh baya itu tak segan segan untuk melemparkan sebuah tatapan tajam kepada pangeran ketiga.
“Setidaknya kalian harus memikirkan usia gadis ini sebelum melibatkannya dalam masalah seperti itu!!... dia hanyalah anak-anak yang seharusnya masih sibuk bermain dengan bonekanya!!! ” Ucapnya lagi, dengan nada tinggi penuh amarah.
Wang Zeming yang diteriaki itupun tampak kesal dan mengepalkan kedua tangannya untuk menahan amarah. “Tenangkan dirimu, tuan besar Li!! ” Ucapnya, yang lebih terdengar seperti sebuah perintah dan peringatan.
Melihat hal itu, Li Ying pun hanya bisa menghela nafasnya dengan berat. Apalah dayanya yang kini hanya seorang gadis kecil?.... tubuh yang di tempatnya saat ini adalah tubuh milik nona kedua Li, putri kesayangan perdana menteri Li yang selalu di manja-manja kan.
“Ayah, biarkan aku membantu untuk sekali ini saja!.... setelah itu tidak lagi!! ” Ucap Li Ying.
Mendengar hal itu, raut wajah sang perdana menteri pun tampak lebih kesal dan marah. “Aku tidak setuju!!!.... gadis kecil seperti mu untuk apa ikut-ikut dalam masalah orang dewasa?!! ” Ucapnya, dengan nada membentak.
Sebenarnya pria itu tidak tega untuk memarahi putrinya, namun apa boleh buat?!..... ia hanyalah seorang ayah yang menginginkan putrinya hidup normal seperti para gadis kecil pada umumnya.
Namun ‘orang-orang’ di istana itu memang sangat keterlaluan!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo, para pembacaku yang setia (Banget) nungguin up terbaru dari novel ini😁👋.... Maaf karena beberapa bulan ini gak up, soalnya author lagi sibuk namatin cerita sebelah, dan sekarang alhamdulillah udah tamat, jadi sekarang author mau ngelanjutin novel ini lagi.
__ADS_1
Yah walaupun tadinya author rada-rada kesulitan gara-gara lupa alur 🤧