
...~Semesta meminta ku untuk melepaskan mu, padahal menggenggam mu saja belum~...
Aaron membawa Shania menuju garasi untuk mengambil mobil nya
Aaron membuka pintu mobil untuk Shania layaknya seorang putri,setelah melihat Shania masuk dan memakai sabuk pengamannya Aaron menutup pintu mobil kembali,lalu menyusul masuk menggunakan pintu yang berada di sisi lain
Selama di perjalanan di dalam mobil Aaron hanya diam saja padahal sebelumnya Aaron banyak bicara kepadanya
Shania mulai mengeluarkan suara untuk mencairkan suasana yang hening ini
"Ehemmm"
Aaron hanya terlihat cuek saja tanpa melihat ke arah nya aneh begitulah di pikiran Shania
Karena merasakan suasana yang sama Aaron mulai menyalakan lagu,Aaron memutar lagu kesukaan nya Nothing's Gonna Change My Love
"Kamu suka lagu ini"Tanya Shania basa basi tapi dalam hatinya ketar ketir
"Ya"
"Cuma mau bilang selera lagu kamu sama kayak aku,aku juga suka lagu ini"
__ADS_1
"Oh"
"Deg"Ada apa dengan Aaron kenapa tiba tiba berubah seperti ini pikir Shania
Shania yang tadinya Antusias ingin berbicara panjang tentang selera lagu hanya bisa menarik nafas dalam dalam
Shania kembali mengatur posisi duduknya lurus dari pada banyak bicara yang akan membuat Aaron melemparnya dari mobil ini siapa tau nantinya
Hening
Hening
Hening
Aaron hanya mengiyakan tanpa banyak bicara entah apa yang ada dipikirannya sekarang
Shania mulai membuka sabuk pengamannya setelah terbuka Shania mulai ingin membuka pintu mobil
"Kamu beneran cinta sama Sebastian"Tanya Aaron tiba tiba membuat Shania menghentikan niat nya yang hendak turun
"Iyah.emang nya kenapa"Tanya Shania bingung
__ADS_1
"Aku hanya bertanya untuk memastikan aku tidak ingin sebastian terluka nantinya"
"Aku tidak tau biarkan kami menjalaninya dulu cocok tidak cocok nya nanti akan ada solusinya,oh yah aku duluan terimakasih atas tumpangannya hati hati di jalan jangan ngebut,sampai jumpa Senin di sekolah"
Aaron hanya diam saja tapi matanya tetap menatap Shania dengan mata yang sendu sedikit memerah Shania sempat berfikir bahwa Aaron cemburu tapi langsung dirinya tepis karena tau itu sangat mustahil melihat Aaron banyak didekati wanita yang jauh lebih cantik dari pada dirinya di sekolah dan satu lagi Aaron dan dirinya bagaikan Langit dan bumi Aaron yang berasal dari keluarga berdarah biru dan apalah daya Shania yang hanya memiliki darah rendah dan tinggi
Shania mulai melangkahkan kaki memasuki gang di perumahan orang orang kaya itu,Shania sempat lupa bahwa hari ini masih hari ulang tahun nya benar benar tidak ada yang Spesial cuma Zena satu satunya yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya yang lainnya keluarganya? itu sepertinya tidak akan mungkin terjadinya
Setelah lulus sekolah Shania sudah menyusun rencana untuk kabur dari rumahnya mencari keberadaan ibunya dan bekerja paruh waktu juga untuk biaya hidupnya. untuk kuliah sepertinya Shania tidak akan kuliah karena Joseph tidak akan mau lagi mengeluarkan sepeserpun uang untuknya,ia hanya di anggap penumpang di rumah itu menumpang bertahan hidup
Sampai nya di rumah Shania langsung masuk begitu saja karena pintu sudah terbuka lebar Shania menarik nafas lega ketika tidak melihat siapa siapa di ruang tamu,Shania langsung pergi menuju kamarnya
"Non Shania"Panggil Mia dengan tergesa gesah berlari menuju Shania
"Bibi ada apa"Tanya Shania dengan feeling tidak enak
"Itu non Tuan Seen dari tadi mencari Nona sambil marah marah"
......................
#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya
__ADS_1