
Tiba tiba Aaron menindih Shania lalu mel*mat bibir Shania dengan bringas Shania benar benar merasa ketakutan dengan sifat kasar Aaron yang seperti ini tangan Shania terus memukul mukul dada Aaron untuk melepaskan nya
Tanpa perduli Shania yang kesusahan untuk bernafas Aaron tetap melakukan Aksinya dengan lihai
Karena sudah tidak kuat dan merasa sesak Shania langsung menggigit bibir atas Aaron membuat bibir Aaron mengeluarkan darah dan seketika Aaron menghentikan aksinya
Shania langsung bangkit berdiri dari tempat tidur berniat untuk melarikan diri dari Aaron tapi Shania kalah telak Aaron langsung berlari menuju pintu mendahului Shania mengambil kunci yang tergantung di sana lalu membuangnya asal
"Sudah ku katakan kamu akan menyesal,ini adalah keinginan mu jangan salahkan aku"
"Aaron jangan macam macam"Shania berjalan mundur perlahan
Tanpa peduli dengan ketakutan Shania Aaron mendekati Shania lalu menggendong tubuh Shania membawa tubuh itu ke ranjang dan melemparkan Shania ke ranjang
Aaron membuka seragam sekolah yang tersemat pada tubuhnya bahkan semuanya Aaron lepaskan di depan Shania sekarang Aaron sudah seperti bayi yang baru lahir
Sehelai benang pun tidak ada di tubuhnya
Sesuatu itu sudah menegang layaknya tiang Shania semakin ketakutan saja dibuatnya
__ADS_1
Aaron dengan paksa membuka baju atasan Shania menarik baju seragam itu hingga kancing kancingnya terlepas terlempar kemana mana
Setelah berhasil membuka rok dan b*wa*an Shania yang membuat Aaron lumayan kesusahan ketika membukanya Aaron langsung beraksi seperti pemain yang sudah ahli
"Memang ada gunanya gue sering sering nonton video itu gue benar benar mendapatkan banyak ilmu disana" Aaron membatin
Tanpa melakukan pemanasan karena nafsu sudah di ujung tanduk Aaron memaksa untuk memasukkan barang berharga nya itu ke dalam gua sempit Shania
Aaron dengan kesusahan menggolkan gawang karena gawangnya sangat sempit hingga dengan beberapa tekanan akhirnya Aaron mendapatkan gol nya
Aaron berhenti sejenak ketika benda itu berhasil masuk membiarkan Shania untuk mengambil nafas terlebih dahulu sebelum kejenjang permainan yang sesungguhnya
"Sakit Aaron Plissss... hentikan Hiksss..."Shania menangis dengan posisi tubuhnya yang berada di bawah Kungkungan Aaron
Setelah merasa Shania sudah tidak merengek lagi Aaron mulai menggerakkan senjatanya dengan perlahan
Shania langsung tersadar lalu meronta ronta di bawah Aaron agar Aaron melepaskan benda itu
Aaron tidak peduli semakin lama gerakan Aaron semakin cepat membuat Shania kelelahan dan menyerah Aaron langsung dengan leluasa menjamah tubuh Shania pada bagian bagian favorit nya
__ADS_1
Hingga tak berselang lama senjata itu ingin memuntahkan pelurunya yang bila berhasil akan menambah populasi manusia di dunia ini
Aaron bernafas lega setelah melepaskannya dengan benar benar tanpa bantuan tangan dan Sabun yang ada di kamar mandi sampai ber stok stok disiapkannya.Aaron malah keenakan mempermainkan istrinya tidak mau berhenti hingga lanjut
Ronde dua😌
Ronde tiga😥
Ronde empat😵
Ronde lima😱
Ronde enam😭
Jam sudah hampir menunjukkan jam delapan malah tapi Shania masih saja tertidur Aaron sama sekali tidak tidur setelah melakukan aksinya karena Khawatir dengan Shania yang lelah bercampur dengan kesakitan juga
Setelah membersihkan tubuhnya Aaron duduk di dekat Shania lalu memandangi wajah Shania yang menurutnya sangat cantik apa lagi ketika sedang dalam keadaan seperti sekarang cantiknya semakin bertambah banyak sekali sampai sampai Aaron tidak bisa mendeskripsikan nya
Sudah satu jam setengah Shania masih saja belum membuka matanya akhirnya Aaron berniat membangunkan Shania baru saja Aaron ingin menyentuh pipi Shania untuk membangunkannya Shania tiba tiba mendesah kesakitan tak berapa lama matanya mulai terbuka
__ADS_1
......................
#jangan lupa ninggalin jejak nya yah supaya saya semangat lagi nulis nya 🌈❤️