Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 30


__ADS_3

"Kenapa tidak belajar untuk menggunakan nya,apa perlu aku mengajarimu?"


"Itu hanya buang buang waktu saja,lagian sekarang aku sudah mempunyai istri yang akan memasangkan benda itu untuk ku"


Shania agak merasa geli ketika Aaron mengucapkan kata istri dan suami mungkin karena Shania belum terbiasa


"Ayo ke bawah"Ucap Aaron sambil mengambil tangan kanan Shania untuk ia genggam


Shania benar benar merasa seperti di cintai oleh Aaron padahal sebenarnya Aaron mencintai gadis lain


Selama di perjalanan menuju ke lantai bawah dengan menggunakan lift Aaron sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan mereka


Alvin dan Imel orang tua Aaron sudah menunggu mereka berdua di meja makan agar melaksanakan sarapan secara bersama


Imel dan Alvin terlihat tersenyum bahagia ketika melihat sepasang pengantin baru yang terlihat mesra itu


"Kalian benar benar cocok,ayo sayang sarapan kalian harus bergegas pergi ke sekolah nanti kalian terlambat"Pinta Imel pada kedua orang itu menyuruh kedua orang itu untuk segera duduk


"Kalian berdua belajarlah dengan sungguh sungguh apa lagi kamu Aaron,ingat kamu adalah penerus Papah"


"Aku mengerti Pah"Kata Aaron tapi perhatian nya tidak lepas dari Shania yang sedang mengambil kan nasi berserta lauk pauk untuk nya


"Ini"Shania menyodorkan piring yang sudah berisi makanan itu kepada Aaron


"Haha bagaimana kamu tau seleraku makanan ku"ucap Aaron senang

__ADS_1


"Benarkah? aku rasa itu hanya kebetulan saja"Elak Shania membuat Aaron berganti hanya tersenyum tipis


Selesai Sarapan Shania dan Aaron pamit kepada Alvin dan Imel untuk segera pergi ke sekolah


dan kedua orang itu Alvin dan Imel segera mengantarkan mereka berdua ke luar sampai masuk ke dalam mobil.


Setelah melihat kepergian mobil Aaron dan Shania senyum Imel langsung berubah menjadi sedih


"Aku takut"Ucap Imel pada suaminya


"Ini adalah rencana mu"


"Sepertinya Aaron menyukai gadis itu bagaimana ini suamiku"Tanya Imel pada suaminya


"Carilah orang lain"pinta Alvin memohon pada istrinya


Imel tanpa sadar menitik kan air matanya menangi karena rasa bersalah


"Maka Aaron akan sangat membenci mu Sayang,apa lagi sepertinya Aaron memiliki perasaan pada menantu kita"


"Tidak,,aku yakin Aaron lebih menyayangi adik nya dari pada Shania gadis itu"


"Terserah kamu saja aku sudah melarang mu dan meminta mu untuk mencari orang lain tapi kamu sangat keras kepala,kalau kamu mau hidup mu penuh dengan penyesalan maka lakukanlah dengan semau mu"


"Aku akan terima itu asalkan putriku kembali sehat dan berada di tengah tengah kita"tutur Imel kekeh pada suaminya

__ADS_1


"Apakah kamu sudah tidak menyayangi putri Kita lagi"Tanya Imel dengan marah pada suaminya Alvin


"Apa maksudmu tentu saja aku menyayangi putriku,tapi aku tidak akan melakukan hal sekejam itu.itu sama saja aku menyakiti putriku dan putri orang lain"


"Apa maksudmu"


"Ingat Shania masih memiliki Orang tua"


"Tapi orang tuanya telah menjualnya kepada kita.kita juga sudah mendapatkan izin untuk melakukannya pada Shania"


"Itu izin ibu tirinya bukan Joseph Papah Shania"


"Bagaiman kamu tau"


"Aku tidak sebodoh itu aku mengenal Kartika sebagai wanita yang pintar dan licik"


"Tapi aku tidak peduli aku ingin putriku hidup kembali itu saja"


"Terserah padamu kamu benar benar berubah sayang dan aku akan mencari orang lain yang dengan sendirinya menerima nya bukan dengan cara seperti ini"


"Apa salah ku,melakukan kejahatan hanya demi putriku"


"Kejahatan tetaplah kejahatan"Ucap Alvin lalu meninggalkan Imel istrinya yang masih saja menangis di satu sisi merasa bersalah di sisi lain ?


......................

__ADS_1


#Jangan lupa untuk meninggalkan jejak yah guys biar aktor lebih semangat lagi nulis nya🌈


__ADS_2