
Tibalah hari pernikahan Shania dan Aaron pernikahan sederhana yang dilaksanakan di gereja hanya di hadiri oleh keluarga saja,pernikahan ini sangat dirahasiakan dari Publik mengingat keluarga Aaron sangat di kenal di kota maupun di luar kota
Apa kata Puplik nanti jika Aaron anak dari salah satu pengusaha terbesar di Asia menikah muda akan banyak gosip nantinya yang akan mempengaruhi perusahaan Perusahaan Alexander
Aaron dan Shania sepasang calon pengantin itu sudah berdiri di depan seorang pendeta yang akan menyatukan mereka dalam janji suci pernikahan
Shania menggunakan gaun putih polos tapi sangatlah mewah ketika di kenakan olehnya dan juga Aaron menggunakan kemeja warna putih dipadukan dengan jas hitam dan dasi hitam yang terpasang indah di lehernya
Setelah Shania dan Aaron mengucapkan janji pernikahan Aaron memasang kan cincin pernikahan pada Shania begitupun sebaliknya Shania memasangkan Cincin untuk Aaron
Tak berselang lama Shania dan Aaron telah Sah menjadi sepasang suami dan istri,Shania telah lepas dari Joseph dan menjadi milik Aaron Alexander sepenuhnya
Shania tidak tau harus senang atau sedih dirinya merasa di perlakukan seperti boneka mainan oleh Joseph dan Kartika.Heri dan Seen sama sekali tidak ada di pernikahan nya membuat Shania sedih karena tidak akan melihat wajah kedua kakak jahat nya lagi
Keluarga satu per satu mulai berdatangan mendekati Sepasang pengantin baru itu dan memberikan satu kata dua kata ucapan selamat dan nasehat kepada mereka dengan saling berjabat tangan juga tentunya
"Kalau lelah duduk aja jangan dipaksakan"Ucap Aaron yang melihat Shania yang sepertinya sudah kelelahan terlihat dari raut wajahnya
"Aku masih sanggup"tolak Shania lembut
__ADS_1
Setelah acara selesai semua keluarga dari Shania atau pun dari Aaron mulai berpulang an Aaron membawa Shania menuju rumah nya menyetir mobil sendiri tidak ada acara bermalam di hotel
Sampai nya di kediaman keluarga Alexander Aaron membuka kan pintu mobil untuk Shania membawa Shania masuk ke dalam rumah nya sambil mendorong koper Shania Aaron memperlakukan Shania dengan baik
Aaron membawa Shania ke lantai dua dengan menggunakan lift yang telah tersedia di Mansion mereka
Sampainya di atas Aaron membawa Shania ke sebuah kamar kamar yang sangat luas bahkan jauh lebih luas dengan fasilitas lengkap di banding kamar Ayah nya Joseph
"ini adalah kamar kita"Aaron memandang Shania membuat Shania salah tingkah
"kita?"Tanya Shania
"Tentu saja kita kan sudah menikah semua nya akan kita lakukan berdua mulai sekarang.kamu tidak ingat yang aku katakan kemarin.dan dengar Shania aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup saja.cobalah untuk berusaha menerima ku dan cobalah untuk memberikan cinta mu padaku,aku tidak menuntut mu untuk memberikan semuanya sekarang tapi cobalah dengan perlahan"
Shania sempat berfikir Aaron meminta Shania untuk mencintai nya tapi bagaimana dengan Aaron.
Dan satu lagi orang yang dulu sering memberikan coklat ke dalam laci Aaron sebenarnya adalah Shania sendiri.Shania sangat tau kesukaan dan ketidak sukaan Aaron yang sering dirinya perhatikan ketika di sekolah Aaron sangat suka makanan manis terutama coklat dan ketidak sukaan Aaron pada makanan pedas juga Shania tau
Hal kecil apapun akan Shania perhatikan dalam diri Aaron Shania juga sering memperhatikan banyak wanita yang terus terang memperlihatkan ketertarikan nya pada Aaron yang sering membuat Aaron risih dan tidak nyaman.sehingga membuat Shania sangat takut cinta nya akan membuat Aaron terganggu.membuat senyum yang selalu ada terlihat di bibir indah Aaron hilang adalah ketakutan terbesar Shania
__ADS_1
"Di sebelah kamar ini ada sebuah kamar kecil juga jangan pernah coba untuk membuka kamar itu karena aku akan sangat marah kepadamu jika aku mengetahui kamu membuka nya"
"Emang nya apa yang ada di dalam kamar itu"Shania bertanya dengan penuh penasaran
Aaron hanya menggeleng sambil mengangkat kedua pundaknya
"Bukan nya kamu bilang di antara kita tidak ada rahasia rahasia?"
"Aku bahkan tidak tahu dan tidak mau tahu seperti mu,Untuk satu itu aku mohon jangan mengganggu nya.bahkan orang tua ku saja sama sekali tidak pernah masuk ke dalam kamar itu"
"Baiklah tenang saja aku mengerti dan aku tidak akan pernah masuk ke sana,jangan terlihat sedih seperti itu"Ucap Shania tersenyum membuat Aaron terdiam seolah hanyut dalam senyuman nya
"Mandi lah terlebih dahulu Bunda telah mengatur pakaian mu di walk in closet"
"Tapi bukannya pakaian ku masih di koper ini"Tanya Shania bingung
"Bunda telah menyiapkan pakaian baru untuk mu"
"Baiklah aku mengerti"
__ADS_1
......................
#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya