Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 31


__ADS_3

Aaron dan Shania telah sampai di sekolah mereka,Aaron menahan Shania agar tidak terlebih dahulu keluar dari mobil Karena Aaron ingin Aaron yang akan membuka kan pintu untuknya


"Astaga,aku bisa sendiri "ujar Shania malu malu kucing lalu keluar dari dalam mobil


"Tidak ada yang merepotkan suami kalau itu untuk istri!"Seru Aaron sambil menggandeng tangan Shania agar bersama sama pergi menuju ke kelas mereka


Aaron kebingungan karena Shania menahan langkah kakinya membuat Shania tertinggal di belakang parahnya Shania malah melepaskan genggaman tangan Aaron pada tangan nya


"Sebaiknya kita pergi sendiri sendiri saja"Pinta Shania pada Aaron memohon


Aaron melipat kedua tangannya di depan dada memandang Shania dengan kekecewaan


"Agar Sebastian tidak melihat kita bersama, begitu"Tanya Aaron dengan sinis pada Shania


"Bukan seperti itu,aku hanya menghindari gosip buruk yang akan menimpamu nantinya"


"Aku tidak peduli"


"Aku mohon"mohon Shania lagi

__ADS_1


Aaron yang sudah terbawa emosi dan kesal pada Shania pun meninggalkan Shania sendiri di parkiran sekolah


"Maafkan aku aku yakin ini adalah yang terbaik untuk kita berdua"Ucap Shania sambil melihat kepergian Aaron


Shania sengaja kan berlama lama di parkiran sambil melihat jam tangan nya memperkirakan Aaron sudah sampai kelas atau tidak,setelah menunggu beberapa menit akhirnya Shania memutuskan untuk pergi ke kelas karena Shania yakin kalau sekarang Aaron telah memasuki kelas mereka


"Shania..."


Shania yang merasa namanya di panggil oleh seseorang menghentikan langkahnya sambil mencari orang yang telah memanggil namanya


"Jeno"Ucap Shania melihat Jeno berlari kearah nya


"Tadinya aku sudah sampai lebih cepat ke sekolah hanya saja malas untuk masuk ke kelas karena aku tau pasti nanti hanya aku sendiri yang berada di sana"Shania berbohong dengan mulus


"Kalau begitu besok aku akan lebih cepat datang ke sekolah agar kamu ada temannya"Kata Jeno dengan serius tapi di anggap bercanda oleh Shania


"Tidak perlu repot-repot,aku pikir jam nya aku pergi berangkat untuk pergi ke sekolah kamunya masih tidur"


Jeno tertawa kencang membuat Shania kebingungan karena merasa tidak ada yang salah dengan perkataan nya

__ADS_1


"Hahaha Aku bahkan bangun jam 05.00 pagi untuk berolahraga,mungkin jam segitu kamu masih tidur mendengkur sambil memeluk guling,dan jangan lupakan ngiler mu yang sudah membasahi bantal"


Wajah Shania memerah karena malu mendengar ucapan Jeno,Shania memukul lengan Jeno pelan karena merasa kan malu


Jeno dan Shania telah sampai mereka memasuki kelas juga dengan bersama dan Jeno masih saja menertawakan Shania membuat Shania sampai keheranan dan merasa kalau ada yang salah dengan syaraf milik Jeno karena menertawakan hal yang sama sekali tidak lucu menurut Shania,malah membuat Shania kesal karena Jeno terus menerus menertawakan dirinya


Orang orang yang berada di dalam kelas pun tampak melihat Jeno dengan tatapan kebingungan dan bertanya-tanya ada apa dengan Jeno,Jeno yang biasanya merupakan cowok cool berubah seratus delapan puluh derajat Celcius karena bersama dengan Shania wanita yang tidak ada unggul unggul nya di sekolah maupun di kelas mereka


Shania tanpa sengaja tertawa karena melihat wajah memerah Jeno yang lucu menurutnya.hingga tanpa sadar penglihatannya teralih kepada Aaron yang sedang dalam keadaan memandang nya dan Jeno dengan tatapan aneh,sejurus kemudian Shania langsung menghentikan tawanya dan meninggalkan jeno.Shania pergi menuju bangkunya yang berada di belakang yang di sana sudah ada Zena yang sama seperti yang lainnya memperhatikan mereka berdua


"Ada apa dengan kalian"tanya Zena sambil berbisik pada Shania yang sudah duduk pada kursi nya


"Tidak ada apa apa"Jawab Shania sambil berpura pura membuka buku yang telah dia ambil dari tas nya


"Bagi dong pelet nya"Canda Zena membuat Shania malah merinding dibuatnya


......................


#Jangan lupa ninggalin jejaknya yh biar otor lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️

__ADS_1


__ADS_2