Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 8


__ADS_3

...~Mencintai seseorang yang tidak mungkin untuk di dapatkan adalah salah satu kebodohan ku~...


"Zena"Panggil Abigail


"Apaa-n idih rok Lo itu kurang pendek lagi kalau bisa sampe lihatin segitiga bermuda Lo itu biar si Bastian klepek klepek lihat Lo"


"Apaan sih ini kan seksi Lo aja yang kolot"


"Anj*r Lo katain gue kolot"Zena sudah mengambil posisi berdiri hendak mengibarkan bendera peperangan


"Udah udah"erai Shania menghentikan perdebatan dua umat manusia itu


"Gue kesini cuma mau bilang kalau gue sekelompok sama Lo,Lo kelompok dua kan Lo nukar sama punya Dea tadi jadi gue cuma memperjelas kalau kita sekelompok,gue cuma mau menawarkan kerja sama yang baik"


"Zena juga kelompok dua"Tanya Aaron yang datang tiba tiba membuat tiga orang itu melihat ke arah nya


Mata Shania benar benar risih karena melihat dasi Aaron yang asal asalan di pasang di lehernya.ingin rasanya dirinya memasangkan dasi itu dengan sempurna,tapi rasanya tidak mungkin Aaron tidak mungkin mengizinkan nya


"I-yah dan Shania juga"Ujar Zena membuat Aaron dan Shania tidak sengaja saling memandang satu sama lain hingga Aaron memutuskan nya terlebih dahulu


"Bagus dong kita bisa sama sama mengerjakan semua nya nanti di rumah ku,kalian semua harus datang tidak ada alasan yah aku tidak akan terima.kalau tidak ada kendaraan bisa langsung hubungi aku nanti aku bakal jemput atau nyuruh seseorang"


"Baiklah"Ucap mereka bertiga secara kompak


"Selain kita berempat ada Jeno dan Bastian juga,nanti kalau mau biar mereka aja yang jemput kalian atau kalau kalian kurang enakan sama mereka bisa telepon aku"


"Baik terimakasih"Kata Shania membuat Aaron mengarahkan pandangan untuknya memandangi sesuatu yang dari tadi menyita perhatian nya sesuatu yang membuat Shania terlihat berbeda dari biasanya hari ini


"Kamu terlihat jelek dengan poni itu"Ucap Aaron lalu pergi meninggalkan ketiga wanita yang tampak kaget itu dengan senyuman terukir di bibir nya


"Anj*r aku aja gak merhatiin kalau kamu potong poni,lagian dia sok bangat itu kan bukan urusan dia sok Sokan mengurus penampilan orang lain yang bukan siapa siapa nya,belum tentu dirinya terurus,oh Iyah aku lupa dia orkay tentu saja dia terurus"Zena tampak menggaruk kepalanya membuat Shani menertawai kekonyolan teman nya itu

__ADS_1


......................


Pulang sekolah Shania langsung menuju dapur membantu Bibi Mia yang sedang memasak,Bibi Mia sudah menolak tapi karena tidak enak pada Shania tapi Shania tetap kekeh untuk menolong nya


Shania membantu dengan memotong motong bahan bahan yang diperlukan seperti bawang merah,putih,daun sup,dan lainnya,Shania juga mengambil alih untuk mencuci piring yang kotor,setelah itu membersihkan meja makan,ruang tamu,dan teras rumah yang luas


Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan itu akhirnya Shania di ajak makan bersama oleh Bibi Mia,Mia sebenarnya sudah tau tentang penderitaan Shania selama ini tapi memilih untuk diam saja karena Mia masih sangat membutuhkan pekerjaan untuk membiayai uang kuliah anak satu satunya


Jika di depan keluarga Mia hanya bisa diam menyaksikan perlakuan perlakuan mereka terhadap Shania Mia berusaha mati matian untuk mengabaikannya,tapi di belakang keluarga Mia selalu perduli terhadap Shania meski terbilang jarang karena Mia lebih sering bersama Karina sang nyonya di rumah besar itu,Mia adalah orang terlama yang bekerja di rumah keluarga Ricardo membuat semua keluarga Ricardo memperlakukannya dengan sedikit spesial di banding Art yang lain


Selesai Makan Shania langsung menuju kamarnya karena dia harus segera bersiap siap untuk pergi ke rumah Aaron untuk mengerjakan tugas sekolah mereka


Shania mengenakan kaos berwarna putih dan campuran coklat dengan kardigan rajut berwarna putih juga,lalu di padukan dengan celana jins biru muda,Karena pada saat mandi Shania keramas membuat rambut Shania masih sedikit basah Shania tidak memiliki Hairdryer untuk mengeringkan rambutnya dengan terpaksa Shania menggerai rambut panjang nya



Setelah sampai di depan kediaman Keluarga Alexander atau rumah Aaron Shania langsung menelpon Zena melalui Wa untuk menanyakan keberadaan Zena


"Aku tunggu di depan Rumah Aaron yh"Ucap Shania


"Laelah masuk duluan paling si gatel Abigail udah sampai duluan di sana"


"Aku malu"


"Yaampun yaudah tungguin"


Zena langsung mematikan sepihak sambungan telepon mereka


Shania memilih berdiri tepat di depan bangunan besar berwarna putih untuk menunggu Zena hingga seseorang datang menghampirinya


"Kok gak masuk"

__ADS_1


"Aaron"


"Kamu udah lama di sini"Tanya Aaron sebenarnya Aaron sudah tau Shania sudah datang dari beberapa menit yang lalu karena melihat Cctv yang tersambung pada televisi besar yang tergantung di Ding Ding ruang tamu memperlihatkan bagian bagian rumah yang telah di beri Cctv untuk memantau keamanan rumah tersebut


"Ba..-ru saja"Cicit Shania gugup


"Ayo masuk di sana udah ada Abigail dan Jeno.Zena kok belum datang yh"Tanya Aaron pada Shania sambil menuntun Shania untuk masuk ke dalam rumahnya


"Zena terkena macet di jalan"


"Naik apa"


"Ojek"


"Astaga tadi kan sudah aku katakan kalau GK punya kendaraan untuk datang ke sini tinggal telepon aku dasar keras kepala kalian ada lah tanggung jawabku saat ini.kamu ke sini naik apa"Tanya Aaron


"Jalan kaki kan dekat"


"Dekat dari mananya Astaga itu mah jauh bangat,kamu pasti capek.ayo masuk bunda udah nyiapin minuman dan makanan,kamu pasti Haus kan sekarang"


Shania hanya mengiyakan apa kata Aaron dan mengekori Aaron


Tampak Abigail terlihat sedang mengajak Jeno yang terlihat cuek cuek saja untuk berbincang,pakaian nya benar benar tidak ada sopan nya pakaian dengan kera bentuk huruf V yang lumayan besar memperlihatkan belahan dadanya yang tidak seberapa besar itu


"Teman teman Shania udah datang,ayo bergabung duduk Shania"


Arron menyuruh Shania untuk duduk di atas karpet berbulu yang sangat lembut yang tengah nya tersedia meja besar dan beberapa makanan dan minuman meja yang akan mereka gunakan untuk berdiskusi setelah Anggota mereka lengkap


......................


#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya

__ADS_1


__ADS_2