Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 44


__ADS_3

Jeno mengendarai mobil dengan kecepatan sedang sesekali melirik lirik ke arah Shania yang hanya diam saja dan menatap ke arah jalanan


"Pulang ke rumah Aaron atau ke rumah kamu?"Jeno bertanya sekalian basa basi agar keadaan di dalam mobil tidak terlalu sunyi


"Pulang ke rumah Aaron"Jawab Shania singkat padat dan jelas


"Oh yah aku lapar bangat bisa gak kalau kita berhenti di restoran sebentar buat ngisi perut aku yang keroncongan ini soalnya dari pagi aku belum makan tadi juga di sekolah aku gak ke kantin"


"Bisa bisa nya kamu gak makan dari pagi Jangan di biasakan lagi itu berbahaya untuk lambung"Ucap Shania dengan perasaan cemas padahal dirinya terkadang mau sampai dua hari tidak makan karena takut dimarahin


"Haha tenang saja ini baru untuk pertama kalinya"


"Dari pertama kali bisa jadi kedua kalinya dan ketika kalinya loh"


"Janji ini bakal yang jadi pertamakali tidak ada kedua kali,ketika kali,dan seterusnya"Ucap Jeno merasa sangat senang karena Shania peduli terhadapnya


Jeno memberhentikan mobilnya karena mereka sudah sampai di restoran yang diinginkan oleh Jeno


"Yuk turun"Ujar Jeno pada Shania


Shania pun mengangguk lalu keluar dari mobil dengan sendirinya

__ADS_1


Shania sangat tau Restoran ini Restoran yang pernah Shania dan Aaron datangi ketika dinner untuk pertama kalinya membahas masalah perjodohan mereka


"Kamu tau Restoran ini"Tanya Jeno ketika melihat Shania memandangi Restoran mewah itu dengan intens


"Sepertinya pernah tapi aku lupa kapan"


"Ini adalah Restoran Yang sering aku datangi bersama Sebastian dan Aaron kami sangat menyukai menu makanan makanan di sini"Ucap Jeno sambil menuntun Shania berjalan bersamanya memasuki restoran mewah itu


Sampainya di dalam restoran Jeno membawa Shania ke lantai dua tempat favoritnya


"Kamu mesan apa"


"Skirt Steak dan Orange juice"Jawab Shania tanpa canggung kalau soal makanan


"Kamu suka jeruk ternyata"


"Suka tapi yang manis aja"Jawab Shania


"Kita punya selera makanan yang sama seperti nya kita harus sering sering makan bersama"Ucap Jeno tapi berbohong nyatanya Jeno kurang suka dengan buah jeruk karena Jeno tidak suka warna Oren Jeno lebih suka Anggur atau strawberry


"Aku sih gak masalah kalau kamu yang bayar"Jawab Shania sambil menutup mulutnya yang sedang tertawa dengan tangan kanan karena merasa malu

__ADS_1


Jeno merasa senang karena Shania sudah merasa tidak canggung Shania malah terlihat nyaman dengannya


"Kalau gitu setiap pulang sekolah bagaimana kamu boleh makan sepuasnya"


"Haha tidak begitu juga itu terlalu berlebihan"


"Kalau itu membuat kamu senang sih aku tidak masalah yah"


"Hari hati dengan ucapan mu Jeno kamu akan membuat anak orang salah paham"Tutur Shania tersenyum menganggap ucapan Jeno sebagai candaan


"Baiklah abaikan saja kita akan makan di saat kamu mau"


"Boleh dong aku ajak Zena"Tanya Shania dengan mata berbinar


"Eeeeemmm....aku kurang nyaman kalau ada Zena"


"Yah padahal Zena humoris dia akan selalu membuat kita tertawa"


"Tapi..."


"Baiklah aku paham"Jawab Shania membuat Jeno menghembuskan nafas lega

__ADS_1


Tak berselang lama menu makanan mereka pun datang Shania sangat antusias tapi berbeda kalau bersama pria yang disukai nya karena Shania akan sedikit menjaga Image nya


...#Jangan lupa ninggalin jejak nya biar saya lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️...


__ADS_2