Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 18


__ADS_3

"A..a..ron"Ucap Shania gagap sambil berusaha mengatur detak jantungnya yang tak beraturan


Shania tidak menyadari Jeno juga berada di dekat Aaron dan memandang dirinya dengan khawatir


"Kamu tidak apa apa"Tanya Jeno pada Shania


Shania pun mengangguk sambil melepaskan pelukannya begitu juga sebaliknya


"Terimakasih"cicit Shania pelan tapi tidak memandang Aaron sama sekali


"Ayo ke supermarket yang ada di sana aku akan membelikan mu minum kamu terlihat Syok,lain kali kalau jalan hati hati.jangan sampai terulang lagi"Ucap Jeno lembut sambil menggandeng Shania ke supermarket di ikuti oleh Aaron di belakang Shania yang sudah seperti orang ketika di antara Aaron dan Shania


Jeno menyuruh Shania duduk di tempat duduk yang ada di depan supermarket sementara dirinya masuk membelikan Shania minum


Saat ini tinggallah Shania dan Aaron yang duduk bersampingan Aaron diam diam memandangi Shania


"Kalau mau jalan itu mata nya di pakai juga,kalau udah gak mau hidup lagi mending minum racun di rumah dari pada jadi gentayangan di jalan mending di rumah aja"


Shania memandang Aaron dengan terkejut karena ucapan Aaron

__ADS_1


"Maksud kamu"Tanya Shania


"Aku tau kamu frustasi karena baru putus dengan Sebastian"


"Putus"Ucap Shania bingung


"Kamu harus terima kenyataan nya Sebastian sendiri yang bilang kalau kalian putus sekarang saja dia sedang jalan dengan pacar barunya"


Shania terkejut tapi di sisi lain dirinya bernafas lega karena ia tidak harus dipusingkan dengan cinta palsu ini yang akan sama sama menyakiti mereka nantinya


"Oh"Kata Shania singkat


Aaron menghentikan ucapannya ketika melihat Jeno sudah datang dengan plastik yang berisi Aqua dan beberapa jajanan


"Ini"Jeno meletakkan satu plastik itu pada paha Shania


"Di dalam ada minum kamu bisa minum sekarang"


Shania mengangguk lalu mengambil dua coklat Silverqueen dan memberikannya pada Jeno dan Aaron

__ADS_1


"Aku tidak terlalu suka coklat makanya aku berikan pada kalian di sini ada dua coklat lagi nanti aku akan berikan pada seseorang di rumah"Ucap Shania yang di angguk ki oleh Jeno tapi tidak dengan Aaron


"Sama seperti mu aku juga tidak suka coklat tapi Aaron sangat suka maka aku akan berikan coklat ini pada Aaron saja,tidak apa apa kan"Tanya Jeno karena takut Shania sakit hati karena makanan yang ia berikan pada Jeno Jeno berikan lagi pada Aaron


"Aku tidak perlu coklat dari kalian aku bisa beli sendiri bahkan dengan pabrik nya sekalipun"Ucap Aaron sambil menyodorkan coklat itu kembali pada Shania


Dengan cepat Shania menolak nya"Anggap aja sebagai ucapan terimakasih karena kamu sudah menolongku tadi"


Jeno memberikan kontak mata melotot pada Aaron tanpa sepengetahuan Shania memberi kode agar Aaron menerima coklat itu


"ya sudah"Ucap Aaron sambil menghela nafasnya menatap kedua orang itu malas


Shania tampak kesusahan saat membuka minuman nya membuat Jeno yang selalu siaga kepadanya langsung membukakan nya untuk nya.Shania tersenyum dan mengucapkan terimakasih


Aaron tersenyum sinis menyaksikan interaksi kedua orang itu setengah bibirnya terangkat ke atas Aaron memiringkan bibirnya sambil geleng geleng kepala menatap interaksi kedua orang itu yang sudah seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan dan Aaron adalah nyamuk di antara mereka


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya

__ADS_1


__ADS_2