Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 32


__ADS_3

Akhirnya Bell jam istirahat yang di tunggu tunggu para siswa pun berbunyi


"Ke kantin Yok"Ajak Zena Pada Shania yang sepertinya sedang dalam keadaan hati yang tidak baik


"Woy kenapa sih dari tadi kelihatan bengong bengong aja"Tanya Zena lagi tapi Shania masih saja tidak berkutik Shania menyandarkan dagunya pada kedua telapak tangannya


Karena heran Zena memutuskan untuk melihat ke arah Shania memandang


"Pantas saja"Zena menghembuskan nafas nya kasar sambil melihat Sahabatnya itu dengan perasaan iba


Zena bodohnya baru saja menyadari ternyata selama mata pelajaran berjalan Aaron duduk berdua dengan Anesta


Aaron yang merasa kesal kepada Jeno memutuskan untuk tidak duduk pada kursi nya,ya memang Aaron dan Jeno sudah selama hampir tiga tahun ini duduk satu meja sedangkan Sebastian duduk di belakang mereka dengan Robin si sekretaris OSIS


Aaron meminta bertukar tempat untuk sementara waktu dengan Abigail yang satu meja dengan Anesta,tentu saja dengan senang hati Abigail menyetujuinya apa lagi duduk semeja dengan si tampan Jeno siapa pun pasti tidak akan ada yang menolak


"Cemburu yah"Tanya Zena sambil menggoyang goyang kan tubuh Shania,Shania yang tersadar langsung mengelak


"Enggak kok,itu memang sudah benar.mereka sudah sepantasnya bersama lagian aku tidak mau menghalangi Aaron yang sudah terikat dengan ku untuk bersama gadis pujaan hati nya atau gadis lain manapun biarkan Aaron berkehendak semaunya aku yakin pernikahan ini juga tidak akan berlangsung lama"


"Ternyata masalah Sahabat ku ada pada percintaan yang bertepuk sebelah tangan"

__ADS_1


"Sudah ku katakan tidak ada manusia yang hidup dengan sempurna,semuanya memiliki cobaan masing masing"


"Itu kamu masih mending loh,aku udah ekonomi yang kurang, percintaannya gagal, keluarga broken home,lengkap sudah penderitaan ku"


"Zena kamu mengeluh dengan berlebihan"Tutur Shania mengingat Kan Sahabat nya itu


"Tapi tenang saja aku sudah terbiasa menjalaninya aku juga sudah berusaha menerima semuanya,dan kamu juga harus seperti aku walaupun gagal dalam percintaan yang penting keluarga selalu mensupport mu"


"Kamu benar"Ucap Shania tersenyum ketir sambil mengacungkan kedua jempol tangannya pada Zena


"Ke kantin yuk"Ajak Zena lagi


"Papalepapale"Ucap mereka berdua sambil tertawa bersamaan


"Dasar korban TakTak"Ucap Zena mengolok Shania


"Aku bahkan tidak pernah membuka aplikasi itu,aku hanya beberapa kali mendengar nya dari orang lain"


Sampainya di kantin Shania dan Zena memesan menu kesukaan mereka lalu menikmati makanan itu di bangku dengan meja yang telah tersedia di kantin hingga beberapa saat Shania dan Zena melihat Aaron dan Anesta datang ke kantin yang sama dengan mereka


Anesta terlihat mengandeng tangan Aaron mesra membuat banyak pasang mata memandang mereka berdua dengan perasaan senang semuanya heboh berfikir Aaron dan Anesta sedang menjalani suatu hubungan yang serius sampai sampai mengabadikan momen itu dengan mengambil beberapa gambar

__ADS_1


"Akhirnya kapal ku berlayar"


"Mereka benar benar cocok seperti raja dan ratu yang sedang mengunjungi rakyat nya"


Ucap salah satu penggemar per siship pan Aaron dan Anesta yang di dengar jelas oleh Shania dan Zena yang memang sedang duduk di dekat mereka


"Cihhh dasar berlebihan,di abaikan aja"Ucap Zena lalu memasukkan bakso berukuran lumayan besar masuk sepenuhnya ke dalam mulutnya


"Aasiaappp"Jawab Shania tidak lupa mengacungkan jempol tangan kanan nya berusaha untuk terlihat bodoh amat tapi tidak dapat di pungkiri hatinya dapat merasakan sakit dan cemburu secara bersamaan


Aaron sesekali diam diam melirik ke arah Shania yang sedang tertawa bersama Zena sahabatnya,Aaron pikir dengan mendekati Anesta akan membuat Shania kesal karena sekarang Aaron adalah suaminya bukankah seharusnya Shania marah dan berfikir kalau tidak seharusnya Aaron bersama wanita lain


Tapi yang Aaron lihat sekarang Shania malah terlihat biasa saja dan mengabaikan dirinya mungkin karena Shania tidak memiliki rasa terhadapnya membuat nya tidak begitu peduli Aaron mau dekat dengan wanita manapun


Pemikiran Aaron yang seperti itu membuat Aaron lagi lagi kembali di terpa emosi ditambah lagi ketika melihat kedatangan Jeno yang bergabung dengan Shania dan Zena mereka bertiga terlihat akrap.Aaron bisa melihat tatapan penuh cinta Jeno terhadap Shania Tapi Shania dengan bodohnya tidak menyadari hal itu


Rasanya Aaron ingin menghajar Jeno tapi Jeno tidak bersalah Jeno belum mengetahui kalau sekarang Shania adalah milik Aaron.Aaron hanya bisa berdiam diri sambil menikmati rasa ketir yang berasal dari dalam dada nya


......................


#Jangan lupa ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️

__ADS_1


__ADS_2