Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 25


__ADS_3

Setelah jam istirahat di sekolah Shania langsung pergi ditemani oleh Zena mencari keberadaan Aaron yang sama sekali tidak masuk pada jam pertama,kedua,dan ketiga pelajaran.Shania sudah bertanya pada Jeno dan Sebastian mereka hanya menjawab tidak tau.tapi Jeno mengatakan kalau Aaron tadi berangkat ke sekolah bersama mereka tapi tiba tiba hilang ketika sudah Sampai di sekolah.


Jangan tanyakan hubungan Shania dan Sebastian,Sebastian sama sekali tidak mencintai Shania hanya bermain main saja apa lagi Shania adalah gadis yang polos dan mudah untuk dipermainkan oleh orang seperti Sebastian


Setelah berkeliling Shania dan Zena akhirnya menemukan Aaron yang tengah berada di kantin Aaron tidak sendiri ada Aneska bersamanya di sana mereka duduk berdua terlihat seperti sepasang kekasih.siapa pun yang melihat mereka pasti akan mengklaim bahwa mereka adalah pasangan yang sangat cocok sama sama cantik dan tampan


Shania menghampiri Aaron dengan Zena yang mengikuti nya di sampingnya


"Aaron bisa kah kita bicara sebentar"Tanya Shania dengan nada suara yang pelan dan lembut


"Shania?,tentu saja"Ucap Aaron langsung mengangguk mengiyakan


Shania memandang kepada Aneska yang belum saja pergi dari sana membuat Aaron juga melihat ke arah pandangan Shania.Aaron yang mengerti berinisiatif untuk menyuruh Aneska pergi tanpa menyakiti perasaannya


"Pergilah ke kelas aku akan menyusul mu ke sana nanti"Kata Aaron yang langsung di sambut senyuman dan anggukan oleh Aneska


Aneska memandang Shania dan Zena remeh Seolah pamer bahwa Aaron sangat perduli padanya


Setelah kepergian Aneska Shania dan Zena akhirnya memilih membawa Aaron pada tempat yang terlihat sepi melihat suasana kantin yang semakin ramai tidak mungkin membicarakan masalah pribadi di sana yang akan membuat orang orang mendengar mereka

__ADS_1


"Mau bahas tentang perjodohan itu"Tanya Aaron memasukkan kedua tangannya pada sakunya


"Maafkan aku aku tidak bisa menolak karena orang tuaku sangat memaksa,aku tau kamu pasti sangat keberatan"


"Hmm aku sih tidak masalah kalau kamu sendiri juga tidak keberatan"


"Maksudnya?"


"eh.. maksud ku menolak pun tidak ada gunanya karena orang tuaku sangat keras kepala aku hanya bisa pasrah mengikuti kemauan mereka"


"Begini saja nanti sore aku akan menjemputmu kita perlu berbicara banyak hal berdua jangan membicarakan nya di sini karena tidak aman,orang yang kamu pikir bisa menyimpan rahasia mu belum tentu bisa menyimpan nya dengan baik"sambil mengalihkan pandangan nya kepada Zena


"Maksud si Aaron itu pasti aku kan,dasar sialan"umpat Zena


"Udah ayo yang penting aku percaya sama kamu"Ucap Shania untuk menenangkan Zena


Shania memang menceritakan perihal dirinya dijodohkan dengan Aaron hanya itu saja tidak lebih


Beberapa menit kemudian Bel berbunyi lagi bel masuk ke dalam kelas.Shania dan Zena memasuki kelas tepat waktu,sebelum nya Shania dan Zena sudah terlebih dahulu ke kantin untuk mengisi perut mereka

__ADS_1


"Apaan sih si Aaron udah mau nikah masih aja dekat sama cewek lain"Ucap Zena kesal


"Jangan keras keras nanti orang lain dengar"Tegur Shania pada Zena yang tidak bisa mengkondisikan suaranya untung saja tidak ada yang mendengar


"Bisa bisa nya kamu nge crush in orang seperti dia dari SMP.Iyah aku tau dia sangat sangat kaya dan juga tampan tapi menurut aku Jeno lebih baik untuk kamu dari pada dia,apa karena kamu matre yah?tenang aja semua wanita seperti itu kok tapi gak mungkin deh kamu kan udah kaya"


"Apaan sih mau Aaron jatuh miskin juga seorang Shania bakal tetap Cinta"


"Dasar Bucin"Ucap Zena mengejek Shania padahal dirinya sempat seperti itu pada Jeno


Shania hanya terkekeh


......................


...jeng jeng jeng...


Akhirnya ketauan bahwa laki laki yang disukai Shania bukan Sebastian tapi Aaron😁


#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya

__ADS_1


__ADS_2