Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 43


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan waktu hampir pulang sekolah beberapa menit kemudian suara bell sekolah pun berbunyi


Shania dan Zena seperti biasa berbarengan keluar dari gerbang sekolah jika sudah sampai di gerbang mereka akan berpisah karena berbeda arah pulang


Di sisi lain Aaron kewalahan dengan sifat sok manja dan romantis Anesta,Anesta selalu menempel kepadanya sampai ingin sekali diri nya menendang Gadis itu


"Yank jadikan kita makan makan nya"


"Apaan sih"Ucap Aaron sambil melepaskan tangan Anesta yang melingkar di lengannya


"Orang orang nengok loh bisa gak sih romantis dikit"


Aaron menarik nafasnya dalam dalam untuk meladeni gadis sok imut di depannya ini


"Iyah sayang ayank maunya makan di mana"Ucap Aaron dengan suara yang agak dikuatkan sambil memaksakan dirinya untuk segera tersenyum


Ucapannya membuat beberapa orang di sekitar mereka sedikit berteriak karena menyaksikan ke bucinan Aaron dan Anesta yang membuat jiwa ke jombloan mereka meronta ronta terutama Anesta


......................


"Jadi pulang sama siapa?"Tanya Zena pada sahabatnya itu


"Entah lah mungkin naik taksi atau bus atau ojek juga"


"Ribet banget sih ehh..kebetulan sekali"Ucap Zena ketika melihat Jeno yang sedang berjalan menuju parkiran mobilnya


"Jenoooooo...."Teriak Zena memanggil Jeno membuat perhatian orang teralih kepadanya karena mendengar suara teriakan nya

__ADS_1


Jeno berhenti lalu melihat ke arah belakangnya yang di sana ada Shania dan Zena,Zena melambai lambaikan tangannya menyuruh Jeno untuk ke tempat mereka berdiri sekarang


"Apaan sih jangan Jeno"Shania ketar ketir niat ingin menghindari Jeno malah di dekat kan oleh Zena


"shittttt...."Zena menempelkan jari telunjuknya pada bibir Shania menyuruh Shania agar diam di tempatnya biar Zena yang beraksi


Jeno tanpa berfikir panjang pun datang menghampiri Shania dan Zena


"Kalian memanggil ku"


"Ehhh itu Zena yang manggil kamu karena dia butuh tumpangan pulang katanya"


"N*irr lah gua bawa motor kali yang butuh tumpangan kan kamu"


"Aku kan bakal naik Bus"


"Tidak perlu repot repot Je.."


"Tidak ada yang merepotkan Shania sesama teman kita harus saling membantu bukan?"


"Tuh dengerin tuh Jeno"


"Kamu gak biasanya Bawak motor ke sekolah tuh"ucap Shania untuk menyudutkan kan Zena


Zena terlihat sedikit panik tapi langsung dirinya tepis biasa saja dengan kilat agar Shania tidak mendapatinya telah berbohong


"Yahkan enggak ada yang tau aku juga gak tau kalau kakek ku gak Bawak motor ke tempat kerjanya,kakek ku malah pergi barang kakek nya tetanggaku"Jawab Zena dengan kebohongan yang sangat mulus terlihat natural dan tidak mencurigakan sama sekali

__ADS_1


"Jadi gimana"Tanya Jeno yang malah jadi malas mendengar percakapan kedua wanita itu mereka seperti tidak memperdulikan kehadiran Jeno di tengah tengah mereka


Zena memberi kode kepada Aaron dengan melihat Shania lalu melihat ke arah parkiran dengan tajam kode agar Jeno langsung membawa Shania saja ke mobilnya


"Aduh gimana yah"Desah Shania sambil memikirkan sebuah alasan yang cocok


"Aku naik oj... ehhhh"


Tanpa mendengar ucapan Shania Jeno langsung menarik tangan Shania untuk membawa gadis itu ke mobilnya


Zena terlihat bahagia ketika rencana nya berhasil lalu pergi pulang dengan berjalan kaki karena memang perkataan Zena yang membawa motor itu hanya sebuah alasan agar Shania pulang bersama Jeno Kakek Zena juga membawa motor mereka ke tempat kerjanya


"Sakit Jeno"Ucap Shania karena Jeno terlalu kuat menggenggam tangan nya seakan akan takut Shania kabur lalu lari jauh darinya


"Astaga aku gak sadar maafin aku yah"


Jeno melepaskan genggaman tangan nya pada tangan Shania lalu membiarkan Shania berjalan dengan bebas dengan bersalah


"Apakah masih sakit"Tanya Jeno ketika mereka sudah sampai parkiran tepat di dekat mobil Jeno


"Sudah tidak sakit lagi"Cicit Shania sambil melepaskan tangannya dari genggaman Jeno yang memegangi tangannya takut kalau sampai orang orang yang ada di parkiran malah salah paham kepada mereka berdua


Jeno membukakan pintu mobil untuk Shania tanpa Shania minta saat Shania sudah masuk dan duduk Shania hendak mengambil dan memasangkan sabuk pengaman nya tapi malah kalah telak dari Jeno


Setalah Jeno memasangkan seat belt kepada Shania Jeno lalu menyusul masuk menggunakan pintu dekat setir


......................

__ADS_1


#Jangan lupa ninggalin jejaknya yh biar saya lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️


__ADS_2