Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 12


__ADS_3

Seen meninggalkan Shania di gudang.Shania yang masih belum sadarkan diri,Seen tidak peduli Shania mau mati atau tidak di sana yang penting sekarang dirinya telah puas


Shania perlahan lahan mulai membuka matanya Shania menangis gudang sudah mulai terlihat gelap karena langit sudah mulai gelap juga


Shania berusaha bangkit tapi tidak bisa kakinya sangat sakit ter kilir dan juga karena luka di beberapa bagian kakinya yang parah


"Ya Tuhan berikan aku kekuatan,aku masih ingin hidup Tuhan"


Shania menangis sambil memukuli dadanya yang sesak dirinya kesusahan untuk bernafas hingga Shania jatuh pingsan kembali


......................


"Seen kamu bawa Shania kemana"Tanya Heri pada adiknya yang sedang memainkan ponselnya


"Lo peduli sama dia"Tanya Seen heran pada kakaknya


"Kamu gila,yah gak mungkin lah aku cuma bertanya kamu bisa menyiksa dia tapi ingat jangan sampai mati, bisa bisa kamu masuk penjara dan ini akan membuat musuh musuh bisnis papah senang mengambil kesempatan untuk menghancurkan nama baik perusaan Papah"


"Gue tau batasan gue Lo gak usah ikut campur lagian Lo kan dulu yang maksa gue buat benci sama anak Anj*Ng itu"


"Seen tunggu"Panggil Heri lagi ketika melihat Seen hendak pergi

__ADS_1


"Apa lagi Lo banyak tanya bangat sih"Kesal Seen memandang Heri dengan jengah


"Aku tadi ketemu Mamah kamu pasti juga sempat ketemu Mamah juga kan,dia ingin bertemu dengan kita bertiga Shania,aku,dan kamu"


"Bangs*t Lo Kak Lo masih manggil dia Mamah astaga Lo benar benar Anj*Ng bangat"


"Apa kamu bilang hahh kamu bahkan sama sekali gak pernah menghargai aku sebagai kakak di rumah ini,kamu gak ada di posisi ku makanya kamu seenak jidatnya ngomong gitu bagaimana pun dia tetap Mamah kita walau tidak bisa dipungkiri aku masih benci"


Heri masih ingat ketika dirinya masih kecil Heri masih dapat mengingat jelas memori ketika Riana masih disisinya.Riana yang selalu mengajak nya bermain sementara Joseph selalu sibuk bekerja Riana sangat menyayanginya masih banyak momen yang dapat Heri ingat tapi rasa benci nya lebih besar terhadap Riana walau rasa sayang dan rindu itu pun tidak bisa dihilangkan


Seen hanya memandang Heri dengan pandangan tidak suka lalu meninggalkan nya


Keesokan harinya di sore hari Mia sedang berjalan menuju gudang untuk mengantar barang yang sudah lama tidak di pakai untuk disimpan ke dalam gudang tugas kecil ini biasanya hanya akan dikerjakan oleh Mia dan memasak adalah bagian pekerjaan Mia sementara Art yang lainnya mengerjakan pekerjaan lain seperti kebersihan kebun,rumah,menyiram taman bunga yang berada di belakang rumah tentunya mereka sudah di bagi pekerjaan masing masing


Sampainya Mia di depan gudang Mia langsung membuka pintu itu dan menyalakan lampu nya


"Haaaaa"


Teriak Mia menjatuhkan barang barang yang tengah di pegang olehnya ketika melihat Shania terbaring dengan keadaan yang parah di sana


Mia langsung berlari menuju Shania sambil menangis pantesan dirinya heran tidak melihat Shania selama hampir satu hari ini

__ADS_1


Shania dapat melihat Mia tapi badannya tidak bisa bergerak,air mata tampak keluar dari matanya tapi Shania sama sekali tidak mengeluarkan isak kan tangis


"Hikss.... siapa yang telah melakukannya Nona Hiksss"


Shania hanya menggeleng geleng kan kepalanya bibir nya kering pecah pecah karena tidak minum dan makan hampir dua hari


"Hikksssss"


"Hiksss kenapa harus Setega ini"Mia langsung berusaha mengangkat tubuh Shania melingkarkan tangan Kanan Shania pada leher nya menuntun Shania dengan tertatih berjalan keluar dari gudang walau terlihat kesusahan


Di tengah perjalanan Joseph dan Kartika melihat mereka berdua dengan pandangan biasa saja malah terlihat bahagia


"Biakan saja dia pantas mendapatkan itu"Ucap Joseph pada Mia


"Benar Sayang pembawa sial memang harus dibasmi perlahan lahan"balas Kartika sambil memandang Shania penuh kesenangan


Rasanya Mia ingin melempar kedua orang itu ke neraka sangking geramnya,ketika melihat pasangan lucnut itu pergi Mia kembali menuntun Shania menuju kamar gadis yang terlihat sangat lemah itu


......................


#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya

__ADS_1


__ADS_2