
Aaron benar benar menepati janji nya untuk mengajak Shania keluar,untuk membahas masalah perjodohan mereka bukannya Sore seperti perjanjian tapi Aaron datang pada malam hari karena ada urusan untungnya Aaron sudah menghubungi Shania terlebih dahulu untuk memberi kabar bahwa dirinya ada keperluan sebentar dan juga mengganti jam jadwal pertemuan mereka
Kedatangan Aaron di sambut hangat oleh Kartika dan Joseph mereka juga berakting seolah olah sangat menyayangi Shania dan menjadi orang tua yang baik untuk Shania di depan Aaron
Andai Aaron mengetahui faktanya Shania tidak pernah hidup bahagia selama hidupnya hidup dengan penuh kebencian orang orang terdekatnya orang orang tersayang nya.tentu saja mungkin Aaron tidak akan percaya
Setelah mendapat Izin untuk membawa Shania.Aaron dan Shania pun keluar dari rumah keluarga Ricardo diantarkan oleh Kartika dan Joseph untuk keluar rumah
Tidak ada kecurigaan aneh sama sekali dalam diri Aaron ketika melihat kedua orang tua Shania yang sangat mulus berakting seolah olah sangat menyayangi Shania memperlakukan Shania sangat baik di depan Aaron bahkan mencium Shania di depan Aaron.Bagaimana ada pikiran lain di otak Aaron jika melihat pandangan di depan nya tadi
Aaron membuka kan pintu mobil untuk Shania,setelah menutup pintu Aaron memutari Mobil dan membuka pintu kemudi
Aaron menyempatkan untuk membunyikan klakson mobil nya seolah pamit untuk pergi,terlihat dari kaca Spion Joseph dan Kartika tersenyum melambai kan tangan kepada mereka dengan tangan Joseph yang merangkul pundak istrinya Kartika
Benar benar keluarga yang harmonis yang ada di dalam pikiran Aaron
__ADS_1
Disinilah Shania dan Aaron di restoran mewah dengan desain modern yang mewah Aaron sengaja menyewa lantai dua untuk nya dan Shania agar Shania merasa nyaman tanpa adanya orang lain
Bak sepasang kekasih yang saling mencintai Shania dan Aaron terlihat serasi juga dengan pakaian dengan warna yang senada tanpa adanya perjanjian
Sudah berjalan beberapa menit tapi salah satu di antara mereka belum ada yang membuka suara.Aaron menunggu Shania untuk berbicara karena Aaron pikir Shania lah yang akan berbicara terlebih dahulu kepadanya mengingat tadi sewaktu di sekolah Shania yang pertama kali ingin membahas masalah ini dengannya
Karena merasa bosan melihat Shania hanya diam saja sambil memainkan jari jari tangannya di atas meja akhirnya Aaron memilih membuka topik pembicaraan terlebih dahulu apa lagi mengingat gadis yang di depannya ini adalah gadis introved mungkin ketika ayam sudah berkokok pun Shania tidak akan pernah berbicara terlebih dahulu
"Ekhemm"dehem Aaron membuat Shania menghentikan aktifitas konyol nya dan melihat pada Aaron
"Aku pikir dengan sepi tidak ada orang seperti ini akan membuatmu nyaman dan bebas untuk berbicara"
Shania hanya menggeleng kan kepalanya membuat Aaron menghembuskan nafas nya dengan kasar
"Kamu tau kan pernikahan itu bukan hal yang main main"Ucap Aaron membuat Shania langsung mengangguk
__ADS_1
"Aku tahu,aku sangat ingin menolak karena aku tahu kamu dan aku itu sesuatu yang tidak mungkin untuk bersatu"
"Kenapa pesimis seperti itu,dari mana kamu emangnya kamu Tuhan.cinta bisa tumbuh kapan saja,apa karena Sebastian?"Tanya Aaron dengan kekecewaan
"Aku dan Bastian sudah berakhir tolong jangan membahasnya lagi"
"Jadi sekarang dalam mode move on"Sindir Aaron
Shania tanpa sadar melotot pada Aaron tapi beberapa detik kemudian menyadarinya langsung membuang pandangan nya
"hahaha baiklah baiklah sebaiknya kita makan terlebih dahulu,aku sudah lapar"Ucap Aaron ketika melihat makanan yang telah dipesan olehnya tanpa sepengetahuan Shania telah datang
Shania tertegun ketika melihat makanan yang di letakan pada meja kaca itu kebetulan atau sengaja makanan itu adalah kesukaan Shania yang dulu sering dirinya makan ketika Oma nya masih hidup Skirt Steak adalah favorit Shania setiap makan di restoran mewah seperti sekarang
......................
__ADS_1
#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya