Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 42


__ADS_3

Aaron sangat kesal karena Shania bukannya membujuknya atau merayunya supaya di maafkan tapi Shania malah meninggalkan dirinya sendiri di kamar dengan dasi yang sama sekali belum terpakai sepenuhnya


Shania turun menggunakan lift agar lebih cepat sampai ke bawah sampainya di bawah Shania memilih untuk menggunakan taksi atau angkutan umum di mana yang paling cepat lewat karena waktu terus berputar lima belas menit lagi bell sekolah akan berbunyi


Shania tidak ada niatan sama sekali menunggu Aaron karena Shania yakin Aaron tidak akan memberi tumpangan kepadanya kalau dalam keadaan marah seperti ini


Untuk meminta supir mengantarkannya Shania merasa tidak enak hati


Sampainya di sekolah Shania bernafas lega karena Bell sekolah belum berbunyi masih banyak siswa yang berkeliaran di gerbang sekolah


"Tayoooo"Shania terkejut karena Jeno mengejutkan dirinya dari belakang


"Astaga Jeno"Ucap Shania sambil mengelus dadanya


"Dari tadi aku panggil kamunya gak nengok"Celetuk Jeno


"Suara kamu yang kepelanan deh mungkin"Jawab Shania


"Makanya aku kagetin kamu"

__ADS_1


"Lain kali jangan di ulangi"Pinta Shania sambil melipat kedua tangannya di depan dada seolah olah sedang memarahi Jeno


"Kalau tidak lupa"Canda Jeno sambil menyengir


"Ehh Itu kayaknya Sebastian kayaknya mau ke arah kita deh itu,aku duluan yah Zena udah nunggu di kelas Bye Jeno"


"Ehh Shania tunggu dulu"Jeno memanggil manggil Shania yang tidak memperdulikan panggilan nya malah berlari seperti sedang menghindarinya


Jeno melihat ke arah belakang nya untuk mencari keberadaan Sebastian yang kata Shania ada di belakangnya tapi Jeno sudah mencari di setiap sudut sama sekali tidak ada Sebastian yang berarti Shania telah membohonginya


Jeno malah bertanya tanya apa salah Dan dosanya sehingga Shania menghindarinya benar benar mencurigakan pikir Jeno


"Astaga sayang dari dulu sampai sekarang kamu masih saja belum bisa memakai dasi"Ucap Anesta sambil memasangkan dasi Aaron dengan telaten pada lehernya


"Itu kan gunanya punya pacar"Jawab Aaron pada Anesta yang menghebohkan seisi kelas


hanya dalam beberapa menit Anesta dan Aaron langsung trending satu di sekolah semua membahas tentang Aaron dan Anesta yang telah jadian semuanya berkomentar positif karena menganggap Aaron dan Anesta benar benar cocok bagaikan Raja dan Ratu


Shania sudah tidak heran dak terkejut lagi karena dari dulu dirinya sudah mempersiapkan hati nya ketika Aaron dan Anesta kembali menjadi pasangan,Shania berusaha terlihat biasa tapi tidak dengan Zena yang murka dari tadi Zena ingin menyamperi Aaron dan Anesta yang sedang bermesraan untuk memberikan perhitungan tapi Shania selalu melarangnya agar tidak membuat keributan yang berdampak buruk bagi Zena nantinya

__ADS_1


Zena bahkan menangis di pelukan Shania karena tidak tega melihat Shania wanita yang telah lama mencintai Aaron setelah menjadi istri Aaron nasib Shania malah tidak ada bagus bagusnya bersama Aaron dengan bodohnya Shania malah mengutamakan kebahagian si bangz*t Aaron dari pada dirinya


"Sudahlah"Ucap Shania meminta Zena untuk berhenti menangis


"Seharusnya kan yang menangis itu aku"Kata Shania sambil menghapus air mata Zena dari pipinya


"Aku menangis untuk menggantikan mu kamu terlalu berharga untuk dimiliki siapa pun terutama Aaron tidak bisakah kamu bercerai dengan Aaron lalu menikah dengan Jeno yang jelas jelas tidak akan pernah menyakitiku karena Jeno sangat menghormati seorang wanita"


Shania tertawa mendengar ucapan Sahabat nya ini


"Kenapa omongan mu malah ngelantur gitu sih haha aku tidak papa it's okey yang penting Aaron bahagia dan aku juga akan bahagia lagian bercerai dan menikah lagi itu tidak semudah itu seperti di sinetron perlu persiapan hati juga"


"Mulai sekarang permintaan ku cuman satu lupakan Aaron dan mulailah mencintai Jeno aku tidak ingin Sahabat ku terluka lebih jauh lagi"


Zena kembali menarik Shania dalam pelukannya karena Zena tau dibalik Shania yang terlihat tegar di dalam nya tersimpan gadis yang rapuh


Diam diam di balik Zena Shania menghapus air matanya hanya tinggal mereka di kelas mereka memilih untuk tetap di kelas saat jam istirahat sementara yang lainnya heboh menyaksikan Aaron dan Anesta yang sedang bermesraan di luaran sana


#Jangan lupa ninggalin jejak nya supaya saya lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️

__ADS_1


__ADS_2