Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 39


__ADS_3

Shania terbangun karena Handphone nya yang berbunyi mata Shania mengerjab ngerjab untuk mencari keberadaan Aaron


Shania melihat jam dari Handphone nya sebentar lagi jam akan memasuki waktu makan malam mungkin saja Aaron berada di bawah pikir Shania


Shania memilih untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum turun ke lantai bawah,selesai mandi Shania menggunakan dress selutut berwarna Baby pink lalu mencepol rambut pendeknya


Sampainya di lantai bawah Shania sama sekali tidak mendapati Aaron pikirannya berkelana memperkirakan dimana keberadaan Aaron sekarang


Shania memilih naik ke atas lagi menggunakan lift agar lebih cepat


"Bibi"Panggil Shania ketika melihat Art yang sedang melaksanakan pekerjaan nya


"Yah nona,Nona perlu bantuan"Tanya sang Art sambil menghentikan kegiatan menyapu nya,Art yang bernama Erika seorang janda tanpa anak


"Bibi lihat Aaron"Tanya Shania


Erika tampak berfikir lalu menggeleng kan kepala nya tanda tidak mengetahui keberadaan Aaron sekarang


"Bibi tidak lihat non mungkin saja di kamar lamanya,biasanya Tuan muda sering di kamar itu kalau tidak di kamar yang sekarang"


"Baiklah terima kasih Bibi"


Shania pergi kembali menuju kamar nya dan Aaron Siapa tahu Aaron sudah ada di sana,Shania benar benar merasa kesepian kalau tidak ada Aaron

__ADS_1


Saat melewati kamar lama Aaron tiba tiba timbul rasa penasaran besar dalam diri Shania,Shania sangat penasaran isi di dalam kamar itu tapi Shania masih ingat dengan jelas bahwa Aaron tidak memperbolehkan nya untuk masuk ke sana


Shania sudah kembali ke kamar mereka tapi tidak menemukan Aaron kembali di sana hingga Shania keluar lagi lalu berhenti tepat di depan kamar lama Aaron


Shania yakin seratus persen bahwa Aaron berada di dalam kamar itu,Shania mengetok ngetok pintu kamar itu berkali-kali tapi Aaron sama sekali tidak keluar dari sana


Otak Shania yang langsung negatif berfikir mungkin saja Aaron pingsan di sana membuat Shania dengan cepat memutar gagang pintu itu


Dan bertepatan dengan Aaron yang hendak keluar mata mereka bertemu dengan mata Aaron yang menajam Shania terkejut dan langsung merasa takut karena melihat Aaron yang menatapnya dengan tajam untuk pertama kalinya


"Sudah ku katakan jangan pernah masuk ke kamar ini"Bentak Aaron pada Shania


"Tapi tadi,,"


Aaron menunjuk nunjuk wajah Shania dengan


Suara Aaron yang mengeras membuat Shania benar benar ketakutan karena untuk pertama kalinya Aaron memarahinya dan memperlakukan nya dengan tidak baik tapi memang ini adalah salah nya karena hampir saja melanggar peraturan Aaron


"Maafkan aku Aaron"Cicit Shania pelan sambil menundukkan kepalanya dan juga meremas jemari tangannya


Aaron hanya dapat menghela nafas sambil merasakan perasaan bersalah karena telah membentak Shania


"Ayo kebawah Bunda dan Papah sudah menunggu untuk makan malam"

__ADS_1


Aaron mengunci kamar lamanya kembali lalu meninggalkan Shania yang terlihat masih menundukkan wajahnya menghadap lantai


Aaron menggunakan lift sementara Shania menggunakan tangga untuk turun Shania masih takut dan merasa bersalah pada Aaron


"Istrimu di mana"Tanya Imel pada putranya yang tidak biasanya datang sendiri kemeja makan


"Sebentar lagi juga bergabung"Jawab Aaron ketus


"Apa ada masalah"Tanya Alvin


"Nothing"


"Tidak masalah Papah dan Bunda pada waktu awal awal menikah dulu juga sering bertengkar"


Tak berselang lama Shania datang bergabung di meja makan seperti biasa Shania duduk di dekat Aaron


"Shania sayang besok Bunda dan Papah mau berangkat keluar kota paling juga cuma selama dua atau tiga hari,Bunda harap kalian berdua tidak bertengkar seperti ini lagi karena tidak ada Papah dan Bunda di rumah yang akan mengawasi kalian"


"Baik Bunda"Jawab Shania sambil melirik Aaron yang hanya diam saja


......................


#jangan lupa ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya 🌈❤️

__ADS_1


__ADS_2