Shania Kesayangan

Shania Kesayangan
Bab 28


__ADS_3

Setelah selesai mandi Shania mulai mengatur barang barang nya bersanding dengan barang barang Aaron.


Bergantian dengan Shania yang telah selesai dengan aktifitas mandinya.Aaron pun mulai memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri juga setelah melihat Shania yang keluar dari kamar mandi


Setelah mandi Aaron keluar dengan menggunakan celana pendek oblong tanpa atasan Sambil mengelap dan mengibas gibas rambutnya yang masih terlihat basah


Aaron mendapati Shania tengah duduk di meja belajar sambil mengerjakan tugas sekolah mereka. sesekali Aaron memperhatikan Shania tengah menguap


Tanpa mengeringkan rambutnya dengan hairdryer Aaron berjalan mendekati Shania


Shania terkejut ketika sadar Aaron berdiri di dekat nya tanpa mengenakan baju dengan perut indah dan wangi tubuh Aaron yang membuat Shania terpana atas pesona yang Aaron miliki


"Kenapa baru mengerjakan nya sekarang,kita di beri hari hampir satu Minggu untuk mengerjakan tugas ini"Tanya Aaron sambil memperhatikan buku milik Shania


"Aku lupa"

__ADS_1


"Ini jawaban mu juga banyak yang salah"Aaron menggeleng geleng kan kepalanya sambil mengusap kepala Shania karena tak habis pikir dirinya memiliki istri dengan kepintaran di bawah rata rata seperti Shania


"Tidurlah aku yang akan mengerjakan nya untukmu"


"Tidak Papa aku tidak mengantuk kok"


Baru saja mengatakan tidak mengantuk Shania sudah menguap lagi. Aaron terkekeh sambil menggeleng geleng kan kepalanya


Aaron langsung mengangkat tubuh Shania ala bridal style,Shania yang terkejut dan takut terjatuh refleks memeluk tubuh Aaron kuat


Aaron membawa Shania menuju tempat tidur lalu membaringkan Shania di tempat tidur menyelimuti tubuh Shania terakhir mengecup kening Shania lembut membuat Shania merasakan sensasi aneh akibat serangan ciuman tiba tiba Aaron


Diperlakukan seperti itu membuat hati Shania senang bukan kepalang apa lagi mengingat yang menikahi nya ada Crush nya di sekolah pria idaman nya yang telah lama dirinya simpan di dalam hatinya.tapi walau seperti itu Shania sangat yakin hati Aaron masih sepenuhnya milik Aneska


Aaron mulai mengerjakan tugas Matematika Shania dengan lembaran kertas yang baru karena melihat banyak kesalahan di tugas yang Shania telah kerjakan di kertas sebelum nya.Otak Aaron yang AQ nya di atas rata rata mengerjakan tugas apa pun mudah untuk nya hanya dalam lima menit Aaron telah selesai mengerjakan tugas Shania

__ADS_1


Aaron menyusun buku dan alat tulis Shania lalu memasukkan nya ke dalam bag biru milik Shania setelah selesai Aaron yang mulai merasakan mengantuk pun berjalan ke arah ranjang dan bergabung di sebelah Shania yang telah terlelap dan terbawa ke alam mimpi.


Karena merasakan lelah juga tidak butuh waktu lama untuk Aaron untuk ikut bergabung masuk ke alam mimpi.


Tengah malam Shania yang merasa terganggu dengan suara Aaron yang tengah mengigau langsung membuka matanya melihat ke arah Aaron


"Oriel jangan tinggalkan aku,Oriel....Oriel..."Teriak Aaron memanggil nama Oriel dalam keadaan mata yang masih terpejam


Karena lampu kamar yang sama sekali tidak di matikan oleh Aaron membuat Shania dapat melihat jelas air mata keluar dari sudut mata Aaron yang tertutup.Aaron tidak berhenti memanggil nama Oriel membuat Shania bertanya tanya siapa Oriel


"Aaron,Aron,Aron bangun"Ucap Shania sambil menggoyang goyangkan tubuh Aaron


"Oriel tetaplah di sampingku jangan tinggalkan aku"Aaron masih saja mengigau membuat Shania panik


"Aaron jangan membuat ku takut,bangun"Shania tanpa sadar memukul pipi Aaron dengan kuat membuat Aaron terkejut langsung membuka matanya.

__ADS_1


......................


#Jangan lupa untuk ninggalin jejak nya biar otor lebih semangat lagi nulis nya


__ADS_2