
Setelah mereka semua pergi, Peter pun mengajak Wanda untuk bersantai di balkon, dan sesampainya mereka di balkon, Peter bertanya kepada Wanda apakah sudah menghubungi Adell
" Ohh iya aku hampir saja lupa, tapi kenapa kakak mengingatkan sih, kan lebih baik jika lupa saja, agar kakak ipar tidak datang " Wanda malah meledek Peter
" Ohh baiklah tidak usah mengundang dia saja, tidak masalah " Jawab Peter malas
" Hahaha, begitu saja ngambek kakak ini "
Peter hanya tersenyum masam kepada Wanda
" Halo kak, sedang sibuk tidak kak? aku ingin berbicara sedikit kepada kakak " Ucap Wanda ketika telepon nya terhubung kepada Adell
" Tidak sibuk de, bicaralah de tidak perlu berbicara sedikit kepada kakak, ya anggap saja kamu sedang menemani kakak bekerja hihihi " jawab Adell dengan ketawa renyah nya
" Lama sekali dong kak berarti jika aku menemani kakak di telepon, bisa-bisa hp ku meledak karna panas hehehe " jawab Wanda menimpali candaan Adell
" Ahahaha, yasudah apa yang ingin kamu bicarakan de "
" 1 hari besok kakak ada acara tidak? "
" Sebentar de, mmm....seperti nya tidak ada de, ada apa memangnya? "
" Bagus kalau begitu, aku ingin mengajak kakak pergi untuk menemui Kakak ku, dan kedua Orang Tua nya "
" Kenapa dadakan sekali de, kakak bahkan belum menyiapkan pakaian yang bagus, oke kakak akan ikut kamu, tapi siang ini kamu temani kakak berbelanja ya, jika tidak mau kakak tidak akan pergi besok dengan mu "
" ........... Baik lah kak siang ini kita berbelanja, kalau begitu sampai ketemu siang ini ya kak " Jawab Wanda menyetujui untuk berbelanja siang ini, ketika iya meminta persetujuan kepada Peter yang ada disebelahnya yang sedang mendengarkan percakapan mereka melalui tlp Wanda yang di Loudspeaker.
" Oke jika begitu kakak tunggu kabar mu ya, kita bertemu dimana "
" Siap kak " Jawab Wanda lalu memutuskan panggilannya
" Jadi bagaimana kak, apa kamu mau ikut kami berbelanja? hihihi " Lagi-lagi Wanda bertanya sambil meledek Peter
" Tidak kakak tidak ingin pergi " jawab Peter malas mendengar ajakan yang dibarengi ledekan Wanda
" hahaha, yasudah kak nanti aku minta Roger untuk menemani ku ya, aku takut jika pergi sendiri, karna perjalanan lumayan jauh "
__ADS_1
" Iya sebaiknya kau ditemani dia, ohh iya de, apa kamu tidak merasakan ada hal yang aneh terhadap Adell? "
" Maksudnya kak? "
" Dia begitu saja menerima ajakan mu besok, bukan kah Paman Jhon sudah mengundang Tuan Brown untuk datang besok "
" Mungkin kak Adell belum diberitahu akan hal itu kak oleh ayahnya, tapi nanti coba aku tanya ketika bertemu dengannya "
" Baiklah, kamu hati-hati nanti, kalau bisa jangan terlalu malam pulangnya, karna harus terlihat fresh besok, jadi kamu harus istirahat lebih awal "
" Siap TUAN MUDA SHERLOCK "
" Apa sih kamu NONA MUDA SS yang manja "
Mereka mengakhiri perbincangan dengan ledekan panggilan mereka itu, dan lanjut dengan obrolan yang lain sambil bercanda.
*****
Tepat pukul 1 Siang Wanda pun berangkat untuk berbelanja bersama Adell di Blistered Mall City.
" Oke, Hati-hati dijalan jangan terlalu sering bermain hp, dan jangan terlalu kencang mengendarai mobilnya "
" Kakak tidak perlu khawatir aku disupirin kok, dan dia handal dalam mengendarai mobil "
" Ya pokoknya siapapun yang mengendarai harus tetap hati-hati "
" Baik kak "
Setelah hampir 1 jam menempuh perjalanan akhirnya Wanda pun telah sampai di Blistered Mall City, langsung mengeluarkan hp dan langsung menghubungi Adell
" Kak aku sudah sampai didepan pintu utama Mall, kakak dimana? "
" Kakak minta maaf karna lupa memberitahu mu, jika kakak mendadak tidak bisa memenuhi janji untuk berbelanja dengan mu " Jawab Adell yang sedang berada di balik tembok memperhatikan ekspresi Wanda
" Yahh kakak kenapa begitu, yasudahlah lebih baik aku kembali saja " Wanda dengan muka kecewanya mendengar jawaban Adell
" Hihihi "
__ADS_1
" Kenapa kakak tertawa, apa jangan-jangan kak mengerjai ku? " Wanda langsung menyapu pandangannya kesekitar lokasi tempat dia saat ini, namun tidak menemui sosok Adell, di sisi lain Adell terus tertawa dan mulai keluar dari persembunyian nya dan berjalan ke arah Wanda berdiri, ketika Wanda membalikkan tubuh nya dia melihat Adell yang tertawa dari arah belakangnya, langsung saja Wanda teriak ke arah Adell dengan lumayan keras, karna suara nya itu dia menjadi pusat perhatian orang disekitar, sedangkan Adell menutupi mulut nya yang masih belum bisa berhenti tertawa
" Kakak jahat sekali mengerjaiku " Ucap Wanda ketika Adell sudah dekat dengannya
" Maaf de, kakak hanya ingin sedikit melihat ekspresi wajahmu saja ketika merasa kecewa, tertanya lucu juga ya hihihi, coba sekali lagi kakak ingin lihat ketika bibir mu hampir lepas karna kecewa tadi hahaha "
" Ahh kakak, jika kakak meledekku terus lebih baik aku pulang saja "
" Yasudah sana pulang, berarti besok kakak tidak ikut dengan jika begitu "
" Ahh sudahlah ayo kak kita masuk dan mencari toko yang bagus "
" Roger berjalan di samping ku sini, jangan dibelakang seperti itu " Wanda tidak ingin Roger terlihat seperti penguntit mereka, jadi menyuruh nya untuk berjalan sejajar dengannya, dan kebetulan Saat ini Roger mengenakan baju Santai jadi orang akan mengira bahwa mereka semua teman.
Setelah sekitar hampir 2 jam lamanya mereka berkeliling mencari keperluan mereka, akhirnya mereka selesai dan memutuskan untuk makan sebelum kembali pulang, dan didalam acara makan itupun mereka tidak berbicara karna mereka sudah merasakan kelelahan, karna sepanjang waktu mereka berbelanja mereka tidak berhenti bercanda, sampai saat ditengah mereka sendang menikmati makanannya, mereka di kagetkan oleh suara Hp Adell yang menunjukan seseorang telah menghubungi nya, dan begitu Adell melihat ke arah layar ternyata Ayahnya yang menghubungi nya.
" Adell dimana kamu? " ucap Tuan Brown begitu panggilannya diterima oleh Adell
" Ayah ada apa? bukan kah aku sudah ijin untuk keluar kantor lebih cepat karna ingin bertemu seorang teman "
" Ohh iya ayah lupa, tidak ada apa-apa, ayah hanya ingin mengajak mu menghafiri acara besok karna ayah di undang untuk menghadiri acara di Blistered West Mount Villa "
" Maaf ayah aku besok sudah ada janji kepada teman ku "
" Jadi kamu lebih memilih pergi bersama teman mu dibanding menemani ayah untuk menghadiri acara penting besok? ini adalah peluang untuk kita agar lebih bisa mengenal tuan-tuan besar yang ada di Blistered City, tapi nyatanya, ahh sudahlah " Tuan Brown jengkel begitu mendengar penolakan dari Adell
" Bukan seperti itu maksudku ayah, tapi....... " Tut..tut...tut sebelum Adell menyelesaikan ucapannya Tuan Brown sudah memutuskan panggilannya
" Ada apa kak " Tanya Wanda ketika melihat Adell menggerutu ketika selesai menelpon
" Ayah ku mengajak ku untuk menghindari acara di Blistered West Mount Villa besok, tapi aku katakan bahwa aku tidak bisa karna aku sudah mempunyai janji pergi besok, tapi dia marah tanpa mendengar kan ucapanku dulu dan malah menuduhku lebih memilih teman daripada dirinya, huft sunggu menyebalkan "
" Jadi seperti itu, mungkin acara yang akan dihadirinya akan membawa keuntungan besar untuk perusahaan Brown Corporation, makanya Tuan Brown marah terhadap kakak mendengar jawaban kakak seperti itu, aku jadi merasa bersalah, yasudah kak lebih baik kakak temani Tuan Brown saja, lupakan janji kita kak " Ucap Wanda dengan memasang raut wajah tenang hanya untuk memancing Adell
" Ya memang, tapi sudahlah de, kakak akan tetap menemani mu besok, karna untuk apa juga aku ikut dengannya, toh akan sama saja aku ikut dengannya atau tidak dia akan mengenal banyak orang disana, lagi pula belum tentu mendapatkan keuntungan besar, walaupun dapat mungkin ayahku akan makin memaksa ku untuk meninggalkan Peter, karna sampai kapan pun aku tidak akan pernah meninggalkan Peter bahkan aku akan hapus perjanjian ku dengan Peter tentang pernikahan kontrak kami, dan alasan dia memaksa ku untuk bercerai juga sama saja karna dia malu mempunyai menantu yang tidak berguna menurut dirinya, sudahlah tidak perlu dibahas lagi, kita lanjutkan makan kita "
" Terserah kakak saja kalau begitu " Wanda dengan senyum puas mendengar jawaban Adell
__ADS_1