Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 72


__ADS_3

"Tuan Aska, kami telah berhasil menabrak Peter, tapi kami tidak tau keadaan nya saat ini" ucap Albert ketika tlp nya telah terhubung ke Aska.


"Bagus jika begitu, tapi sebaiknya salah satu dari kalian cek terlebih dahulu keadaan anak itu, aku ingin tau keadaan pasti dari anak itu saat ini" jawab Aska.


"Baik tuan salah satu dari kami nanti akan mengecek nya kembali" ucap Albert lagi, lalu menutup tlp nya.


"Jessy sebaiknya kamu turun dan kembali kesana menggunakan taxi, jika bisa kamu seolah-olah tidak sengaja menemukan nya dan kabari semua teman melalui pesan grup kita" ucap Albert kepada Jessy.


"Baiklah aku akan turun dan kembali kesana, dan aku akan mengambil gambar keadaan Peter" jawab Jessy lalu turun dari mobil setelah mobil yang mereka gunakan untuk menabrak Peter berhenti, lalu Jessy menyebrang jalan untuk memberhentikan taxi untuk kembali ketempat kejadian tadi.


...----------------...


Disisi lain Peter yang tertabrak masih sedikit sadar namin dia tidak bisa menggerakkan bagian tubuh yang lain, hanya bisa menggerakkan tanggan kanan nya saja, kemudian dia mengambil Handphone nya untuk menghubungi Adell.


"Hallo sayang maafkan semua kesalahan ku selama ini, aku harap kamu mau memaafkannya, dan aku berharap kamu bisa kuat melewati ini semua walaupun tanpa diriku nantinya" ucap Peter setelah tlpnya terhubung kepada Adell, ucapannya terhenti setelah mengatakan semua itu.


Adell yang mendengar ucapan Peter terkejut kenapa tiba-tiba suaminya meminta maaf dan berkata seakan-akan Peter akan meninggalkan dirinya, dan setelah ucapan Peter terhenti, berganti dengan suara ribut-ribut orang disekitar Peter yang Adell dengar, dan membuat Adell panik dan meneriaki Peter berulang kali, namun tidak ada jawaban dari Peter, namun tidak lama berselang ada suara Pria lain yang berbicara mengatakan bahwa pemilik handphone ( Peter ) mangalami kecelakaan di jalan xxxxxxx dan sudah tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Mendengar itu semua Adell menangis histeris dan berteriak-teriak tanpa henti mengatakan "Tidak mungkin itu pasti bohong" beberapa kali, suara Adell yang begitu kencang membuat Renna dan Wanda yang sedang berada di ruang kantor Ayah Peter langsung berlari masuk kedalam kamar pribadi dan menghampiri Adell.


"Kakak ada apa kak, apa yang terjadi" Wanda


"Adell tenang dulu, jelaskan apa yang membuat mu menjadu seperti ini" Renna


Wanda dan Renna bertanya berkali-kali namun Adell hanya terus menangis, dan berteriak tidak jelas. Wanda melihat handphone Adell tergeletak di lantai dan terlihat seperti habis digunakan, kemudian Wanda berinisiatif mengambil dan melihat apa ada pesan yang aneh, namun tidak ada kemudian mengecek di history panggilan, ternyata terakhir yang menghubungi Adell adalah Peter, dengan cepat Wanda menghubungi kembali, cukup lama tidak di respon akhirnya di terima juga panggilan itu, Wanda yang mengenali suara kakaknya terkejut bahwa yang menjawab bukanlag Peter melainkan suara perempuan dan ternyata itu Jessy, Jessy pun memberi tau bahwa Peter mengalami tabrak lari dan sekarang keadaan nya cukup parah dan sudah tidak sadarkan diri. Mendengar itu Wanda pun menjadi histeris seakan tidak percaya bahwa kakaknya mengalami kecelakaan.


Sementara Renna yang melihat itu menjadi tambah bingung sebenarnya ada apa, kemudian Renna merebut hp yang masih dipegang oleh Wanda, namun Tlp nya sudah dimatikan. ketika ingin menghubungi kembali tiba-tiba handphone Renna berbunyi dan melhiat siapa yang menghubungi nya, ternyata Anna, langsung saja di angkat oleh Renna, dan Anna langsung memberitahu bahwa Peter mengalami kecelakaan, dan Anna sedang menuju ketempat kejadian.


"Hallo Anna, aku hanya ingin memberitahu bahwa Peter mengalami kecelakaan, tadi aku mendapatkan kabar dari teman ku yang kebetulan mengenal Peter dan dia juga berada disana ketika Peter mengalami kecelakaan, dan aku sekarang sedang menuju kesana" ucap Jessy begitu tlp nya terhubung kepada Anna.


Anna yang mendapat kabar tersebut terkejut dan 5 detik dia terdiam kemudian menangis dan menjawab dengan di iringi suara tangisan darinya "Tidak mungkin, jangan bercanda seperti itu Jessy" Anna berusaha untuk tenang agar tidak membuat karyawan nya panik, dikarenakan Anna saat ini sedang berada di ruangannya yang ada di Butik milik nya.


"Aku sedang tidak bercanda, dan aku sekarang sedang menuju kesana, jika kamu tidak percaya kamu kesini saja melihatnya aku akan mengirim lokasinya, atau menunggu ku untuk mengambil gambar jika kamu masih tidak percaya" ucap Jessy dengan senyuman sinisnya.


"Baik aku akan segera kesana" jawab Anna masih diiringi dengan suara tangisan.

__ADS_1


Anna kemudian berangkat menuju lokasi yang telah di kirim oleh Jessy setelah dirinya sudah sedikit tenang, dan keluar dari butik dengan menggunakan kacamata hitam agar tidak terlihat dari matanya jika dia baru saja menangis. setelah didalam mobil Anna langsung menjalankan mobilnya kelokasi kejadian, dengan meneruskan tangisannya yangg sudah tidak tertahan sambil menghubungi Renna.


"Ha ha llo Re Renna, a a apakah ka ka kamu sudah mendengar kabarnya?" tanya Anna berusaha berbicara dengan lancar walaupun sulit.


"Anna kami kenapa menangis, dan kabar apa?" Renna menjawab dengan heran, mengapa Anna juga menangis sebenarnya ada apa ini, atau hanya kebetulan saja.


"Pe Pe Peter ke ke kecelakaan Renna, dan aku sekarang sedang dalam perjalanan menuju lokasinya" ucap Anna masih dengan keadaan yang sama, mengendalikan perkataan nya agar Renna bisa memahami dengan jelas.


"A a apa......... jadi kalian semua menangis karna itu?!" Renna berseru sangat kencang, dan ikut menangis tapi dia langsung bisa mengendalikan diri nya dan kembali bertanya kepada Anna dimana lokasinya, ketika sudah mendapatkan lokasinya, Renna langsung menghubungi Danny dan Nadine untuk segera keruangan pribadi, Setelah mendengarkan semua penjelasan Renna kenapa Wanda menangis dan Adell yang entah tertidur atau pingsan karena terlalu lama menangis dan kemudian mereka langsung menuju tempat kejadian, tapi ternyata Peter sudah di larikan kerumah sakit terdekat.


Dan mereka pun langsung kerumah sakit setelah Renna melihat pesan grup yang sudah ramai membicarakan tentang Peter yang kecelakaan, ditambah Foto-foto Peter yang di kirim oleh Jessy, dan juga Rumah Sakit tempat Peter dilarikan.


...----------------...


Jangan lupa Follow, Vote, Gift, Like, Share, dan komennya ya.


Terimakasih untuk kalian para Readers yang telah vote gift like share dan juga komen yang membuat saya ingin terus meneruskan cerita Peter. Dan untuk yang belum, boleh lah vote dan gift nya hehehe. .sekali lagi terimakasih kasih untuk semua nya ya. kita bertemu lagi di bab selanjutnya besok😁

__ADS_1


__ADS_2