
Setibanya Peter di villa dia pun langsung menemui istrinya, dan meminta ijin untuk menghadiri acara reuni, walaupun awalnya Adell tidak mengizinkan Peter untuk menghindari acara itu, namun setelah Peter menjelaskan mengapa dia harus menghadiri acara itu akhirnya Adell pun mengizinkannya, namun hanya di ijin kan 4 hari disana tidak lebih, dan Peter pun menyetujui nya, kemudian dia meminta Renna untuk menemuinya di kamar karena ingin merencanakan sesuatu untuk acara reuni nanti.
"Jadi apa rencananya Pet?" tanya Renna yang sudah berada didalam kamar Peter dan Adell.
"Jadi aku ingin kamu bersikap biasa saja kepada ku nanti, dan apapun yang mereka lakukan kamu jangan pernah membela ku, dan sekarang kabarkan kepada semua teman-teman bahwa aku akan hadir, dan jika mereka bertanya keberadaan ku, bilang saja kalian bisa langsung bertanya kepada ku nanti di acara reuni, dan jika bertanya kenapa kamu bisa bertemu dengan ku, bilang saja bahwa saudara mu tidak sengaja bertemu dengan ku dijalan lalu mengabarimu, dan kamu meminta tolong agar meminta nomor ku untuk mengundang ku ke acara reuni. Bagaimana menurut mu?" Peter menjelaskan
"Aku ikut saja apa rencana mu" jawab Renna "Tapi bagaimana rencana mu untuk melihat temen kita yang bekerja di anak perusahaan mu?" tambah Renna
"Lihat nanti saja, pokoknya kamu ikuti alur permainan ku, kamu pasti akan mengerti dengan sendirinya nanti hehehe"
"Baiklah aku ikuti alur saja"
"Oh iya jangan lupa cari info mereka bekerja dimana saja dan menjabat sebagai apa"
"Oke aku akan cari tahu itu, sudah itu saja kan? jika sudah aku pamit dulu, badan ku lelah sekali rasanya hari ini"
"Iya sudah, baiklah silahkan istirahat"
"Permisi Tuan Muda, Nyonya Muda" pamit Renna dengan meledek, Peter dan Adell hanya berguman tak jelas mendengar Renna memanggilnya seperti itu.
*****
Berselang 2 hari Renna mengabarkan kehebohan di grup Whatsapp karena kabar mengenai Peter yang bersedia datang ke acara Reuni mereka, banyak yang mengejek melalui pesan grub itu karena kebangkrutan perusahaan ayahnya yang belum mereka ketahui bahwa perusahaan ayahnya sudah kembali bangkit dan jauh lebih besar dari sebelumnya, ada juga yang prihatin, ada juga yang tidak perduli atas kedatangannya atau tidak, tapi ada 1 orang wanita yang benar-benar bahagia ketika dengar Peter akan datang, dia tak lain adalah Primadona kelas yang menyukai Peter hingga saat ini.
"Renna apa saudara mu mengambil gambar rupa Peter yang sekarang?"
__ADS_1
"Tanya saudara mu penampilan Peter masih seperti dulu atau sudah seperti pengemis? hahaha"
"Peter itu yang mana sih? apa orang yang dulu selalu di kawal bodyguard ketika sekolah?"
"Ah mengapa anak itu harus datang, aku yakin dia menghadiri acara reuni yang akan diadakan hanya ingin mencari keuntungan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, karena Keluarga sudah bangkrut sejak lama kan hahaha, kasihan sekali"
dan masih banyak lagi perkataan-perkataan yang lainnya, sampai akhirnya Primadona kelas berkomentar, dan Renna hanya menanggapi pesan darinya saja, karena menurut Renna yang tidak lah penting, selain itu juga karena Primadona ini adalah sahabatnya.
"Benarkah Renna yang kamu katakan, bahwa Peter akan datang? aku sangat menantikan nya" ucap Anna yang primadona kelas. "seperti apa dia sekarang ya, aku rindu sekali dengan dirinya karena sudah lama tidak bertemu dan berbicara dengannya" gumamnya lagi setelah mengetik pesan yang telah dia kirim ke pesan grup
"Bennar anna, dia berjanji kepadaku bahwa akan datang" balas Renna.
"Seperti apa sekarang dirinya? apa dia sudah memilki pacar atau bahkan sudah menikah?" balas lagi Anna
"Aku sempat bertanya tentang hal itu, dan dia bilang dia sudah menikah kurang lebih 9bulan yang lalu" balas Renna dengan perasaan kurang enak menyampaikan kabar itu kepada sahabatnya yang dia tau bahwa sahabatnya itu telah menyimpan rasa sejak lama hingga saat ini dan dia tidak pernah berpacaran dengan orang lain karena selalu menunggu kembalinya Peter.
"Wow hebat dia lebih dulu menikah, apakah istrinya cantik, jika cantik suruh dia membawa nya, biar ku rebut istrinya dan ku jadikan istri ku"
"Aku jadi tidak sabar ingin bertemu dan bertanya dengannya tentang dirinya"
dan masih banyak lagi komentar kaget mendengar kabar Peter yang telah menikah. Sedangkan Anna tida berkomtar lagi setelah mengetahui kabar itu.
Peter yang mendapatkan kabar tentang itu hanya tersenyum kecut karena perkataan teman-teman nya itu.
"Baru mendengar kabar aku akan ikut menghadiri acara reuni saja komentar mereka tidak enak sekali, apalagi nanti ketika aku ada dihadapan mereka, sepertinya akan seru jika mereka mengetahui yang sebenarnya" gumam Peter setelah mendengar kabar dari Renna tentang semua itu melalui tlp.
__ADS_1
"Renna jangan lupa yang kemarin aku pinta, untuk mengetahui mereka bekerja diperusahaan mana dan jabatan yang mereka duduki" Peter mengingatkan.
"Tenang saja Peter, aku kan kirim melalui pesan Whatsapp nanti, setelah aku menyelesaikan tugas ku yang ada di Villa" jawab Renna.
"Baiklah aku tunggu" dan langsung menutup panggilan itu.
"Jenny : Manager Pemasaran Empires Properti
Albert : Manager Project Empires Constructicons
Delila : Manager Personalia Empires Boutique
Dan untuk teman-teman yang lain banyak yang bekerja menjadi bawahan mereka ber 3, kecuali Anna, dia membuka usaha sendiri dengan modal dari orang tuanya, dia membuka Butik, namun tidak sebesar punya Empires, bisa di bilang butik miliknya ada di urutan ke 3 yang ada disana" isi pesan Renna
"Mmm, jadi itu anak perusahaan Royal Entertainment" balas Peter diikuti senyum sinisnya
"Hebat juga Anna bisa menjalankan bisnis sendiri walaupun dengan dimodalkan ayahnya dan bisa menampati urutan ke 3 disana. .bagaimana ya dirinya sekarang, aku hampir lupa dengan wajahnya, dan apakah dia benar menanti kehadiran ku? tapi untuk apa? disekolah saja aku dengannya hanya bertegur sapa saja tidak pernah mengobrol lama dengannya, apa dia sama dengan teman yang lain yang menanti kedatanganku hanya ingin menghina karena gosip tentang keluarga ku yang bangkrut?. .duh berfikiran apa sih aku ini, aku sudah memiliki istri mengapa masih perdulikan wanita lain sih" gumam Peter diruangannya.
"Rasanya aku ingin cepat-cepat betermu dengan mereka semua, yang merasa hebat akan posisi jabatan yang mereka dapatkan di perusahaan milik ku" Peter tertawa mengingat teman-teman nya yang telah berfikir jika keluarganya benar-benar bangkrut.
——————
Mohon maaf author hanya bisa Up 1 bab lagi hari ini, karena masih sibuk dengan kegiatan lain.
Tolong jangan lupa Vote, Gift, like, dan coment nya ya. .dan Doakan author semoga urusan cepat selesai biar bisa up 2-3 bab perhari.
__ADS_1
Terimakasih 🙏