
Esok hari kondisi Adell pun sudah pulih sepenuhnya, namun dia tetap enggan untuk kembali ke ruang pribadi yang berada di kantor, jadi ruang yang dia tempati saat ini di sulap oleh beberapa bawahan untuk dijadikan seperti sebuah kamar hotel, bed pun di ganti menjadi yang lebih besar serta di tambah menjadi 2 bed, karena tidak hanya dia yang akan menempati kamar itu, melainkan Wanda, Anna, dan Renna,
Orang Tua Peter serta Tuan Ricky pun telah tiba di RS malam sebelumnya, mereka sangat terpukul melihat kondisi Peter yang terbaring seperti tidak bernyawa diatas bed RS. dan mereka tidur di ruang pribadi yang ada di kantor, karena Ayah Peter harus menggantikan Peter, dibantu oleh Tuan Ricky dan juga Danny.
...----------------...
Sudah hampir 1 bulan Peter belum ada kemajuan sedikitpun tentang keadaan Peter, dan sudah hampir 1 bulan pun Adell berubah menjadi sedikit kurus karena setiap harinya dia hanya makan sangat sedikit walaupun dipaksa oleh ibu Peter tetap saja tidak mau makan banyak, ditambah dia setiap hari menangis walaupun sudah tidak ada lagi air mata yang keluar dari matanya. Semua se.akin khawatir dengan kondisi Adell yang seperti ini dikarenakan sangat mempengaruhi anak yang ada di dalam perutnya.
Sedangkan Renna telah kembali ke Villa untuk mengurus pekerjaan disana bersama Jhon, Duo R, Fredy, dan Querto.
Anna menetap disana atas permintaan Wanda dan juga Adell karena Renna sebelum kembal ke villa bilang kepada mereka bahwa Anna bisa menjadi teman yang sangat berguna, Sedang kan Windy, dan Stefanie mereka akan ke RS jika mereka libur, dan hanya orang-orang terdekat yang di percaya oleh keluarga Peter saja yang boleh menjenguk kesana, sedangkan Jessy serta teman Peter yang lain tidak diperbolehkan, bukan hanya tidak di perbolehkan mereka juga tidak tahu sekarang Peter berada dimana, walaupun Jessy beberapa kali bertemu bawahan Peter dan mengikuti sampai ke RS tapi tetap saja dia tidak bisa mengetahui di ruangan mana Peter di rawat bahkan dia bertanya kepada resepsionis tapi resepsionis tidak mengetahui nya juga walaupun sudah di cek berkali-kali di komputer RS tidak ada data mengenai Peter, tentu saja tidak akan bertemu karena Danny sudah memerintahkan kepada Penanggung jawab RS untuk menghapus data tentang masuknya Peter ke RS itu sejak hari ke dua, dan Peter juga ada di ruangan yang sangat rahasia, dan akses ke ruangan itu benar-benar hanya orang-orang yang dipercaya dan di tugaskan langsung oleh keluarga yang tau ruangan itu.
"Jessy bagaimana sudah dapat informasi dimana Peter berada dan keadaan nya?" tanya Albert melalu panggilan tlp.
"Sudah 1 bulan sejak Peter di pindahkan aku tidak tau dimana dia di rawat, karena aku sudah mengecek hampir di seluruh RS yang yang ada di kota ini, tapi tetap tidak ada, sedangkan waktu itu aku pernah mengikuti bawahan keluarga Peter sampai di RS milik keluarga Peter tapi aku tidak menemukan dimana dia di rawat, setelah aku bertanya kepada resepsionis di RS itu, mereka mengetakan bahwa tidak ada nama pasien bernama Peter di RS itu, walaupun di Ruang VVIP, aku sudang mengeceknya dengan meminta tolong kepada seorang teman untuk menyamar menjadi suster untuk mengecek semua ruangan yang ada di RS itu dengan mem videokannya, tapi hasilnya nihil tidak ada Peter di semua ruangan" Jessy menjelaskan kepada Albert.
"Apa menurut mu mungkin dia telah di pindahkan ke RS di luar negara ini?" tanya Albert.
__ADS_1
"Mungkin saja, karena kamu tau sendiri keluarga nya sangat kaya jadi tidak akan menutup kemungkinan bagi mereka membawa Peter ke RS yang sangat baik di luar negeri"
"Benar juga, yasudahlah lebih baik kita focus ke pekerjaan baru kita, sambil membantu tuan Aska untuk menjatuhkan keluarga Peter" ucap Albert.
"Aku sudah tidak sabar melihat keluarga Peter hancur. ahahaha" ucap Jessy di ruang kerja barunya di salah 1 perusahaan milik keluarga Aska.
Ya sejak keberhasilan Albert, Jessy, serta Yudha yang membuat Peter celaka, Tuan Aska mempekerjakan Albert dan Jessy di salah 1 perusahaan miliknya, tentu mereka di taruh di perusahaan dimana mereka memiliki ke ahlian, dan memberikan merka jabatan sebagai manajer.
...----------------...
Sedangkan di Ruangan yang ada di RS, Wanda, Windy, dan Stefanie sedang berkumpul untuk membujuk Adell agar makan, namun Adell bersikeras tidak mau dengan alasan belum lapar, hingga Anna pun tiba disana.
"Adell mau sampai kapan kamu seperti ini? apa kamu tidak kasihan dengan anak yang ada di dalam kandungan mu itu? jika terjadi sesuatu dengan anak itu apa yang akan kamu katakan kepada Peter disaat dia bangun nanti?" ucap Anna dengan nada sedikit tinggi kepada Adell ketika dia baru saja masuk ke ruangan mereka berkumpul, Anna baru saja kembali dari butiknya hanya untuk mengecek keadaan disana, dan itu dia lakukan setiap hari, hanya sekitar 1-2 jam saja dia berada di butik setelah itu kembali lagi ke RS.
Mendengar perkataan Anna mereka semua menoleh ke arah Anna dengan terkejut karena tidak biasanya Anna berbicara dengan nada yang sedikit tinggi, dan yang mereka tau Anna jika menasehati orang atau memberi masukan tidak pernah dengan nada tinggi tapi tidak kali ini, mereka saling pandang seperti berbicara satu sama lain dengan ucapan yang sama "Sepertinya Anna sudah sangat kesal dengan tingkah Adell yang menyiksa diri serta anak yang ada di dalam kandungan nya dengan sikapnya yang seperti tidak ingin makan serta hanya sedih dan sedih setiap harinya"
"Maafkan aku Anna, aku hanya ingin melihat suamiku cepat sadar, jadi aku tidak memperdulikan tentang kondisi ku serta anak yang ada di dalam kandungan ku" jawab Adell mendengar perkataan Anna itu.
__ADS_1
"Jika ingin seperti itu kau cukup berdoa agar Peter cepat sadar dan pulih, bukan seperti ini, tidak mau makan dan hanya bersedih, tidak memikirkan tentang kondisi diri sendiri serta anak yang sedang kamu kandung, apa kamu sudah tidak mencintai Peter?" ucap Anna masih dengan nada sedikit tinggi.
"Aku sungguh mencintainya, jika tidak aku tidak akan sesedih ini setiap harinya Anna" balas Adell dengan nada nya sekarang ikut sedikit meninggi karena ucapan Anna yang mengatakan bahwa Adell tidak mencintai Peter.
"Jika kamu mencintainya, kamu cintai juga diri mu dan anak Peter yang sedang kamu kandung itu, bukan malah menyiksa nya dengan tingkahmu yang seperti ini" ucap Anna yang langsung memeluk Adell dan menangis karena Anna juga merasakan kesedihan yang di alami Adell saat ini, karena lelaki yang sangat dia cintai saat ini belum sadarkan diri sudah 1 bulan lamanya.
"Aku minta maaf, aku berjanji mulai hari ini aku akan menguatkan diriku serta akan menjaga anak yang sedang aku kandung, terimakasih Anna telah menyadarkan ku lagi dan lagi, tidak salah jika Renna bilang jika kamu adalah teman yang berguna, beruntung sekali Renna mempunyai teman seperti mu Anna yang sangat bisa membangkitkan seseorang orang yang sedang terpuruk" balas Adell dan melepaskan pelukannya dengan menangis namun tidak bisa mengeluarkan air mata.
Wanda, Windy, dan Stefanie yang melihat mereka berdua hanya ikut menangis melihat kesedihan mereka.
...----------------...
Jangan lupa Follow, Vote, Gift, Like, Share, dan komennya ya.
Jangan lupa juga untuk kritik dan sarannya, agar bisa membantu Author untuk melanjutkan cerita nya, dan tambah semangat tentunya.
Terimakasih untuk kalian para Readers yang telah vote gift like share dan juga komen yang membuat saya ingin terus meneruskan cerita Peter. Dan untuk yang belum, boleh lah vote dan gift nya hehehe. .sekali lagi terimakasih kasih untuk semua nya ya. kita bertemu lagi di bab selanjutnya besok😁
__ADS_1