Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 45


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang sangat bahagia untuk Peter, Adell serta keluarga mereka, lain hal akan menjadi hari yang sangat menyedihkan untuk keluarga Brown yang lainnya, karena ke serakah Rocky serta Derby akan membuat keluarga Brown menghilang dari Blistered City.


" Sayang kenapa aku sangat tegang ya padahal hari ini adalah hari yang bahagia untuk kita " ucap Adell merasa tegang.


" Aku juga sayang tegang sekali rasanya, atau mungkin karena dulu saat kita menikah tidak begitu di saksikan orang banyak ya " balas Peter yang mempunyai perasaan yang sama dengan Adell saat ini.


" hihihi kalian tarik nafas dalam-dalam, terus keluarkan perlahan, pasti akan lebih tenang dan tidak merasa tegang " ucap Ibu Peter yang baru saja memasuki kamar Peter dan Adell, mereka pun akhirnya mengikuti apa yang disarankan oleh ibunya, dan benar saja perasaan tegang mereka lumayan banyak berkurang tidak seperti sebelumnya.


" Sudah sebaiknya sekarang kalian cepat keruangan masing-masing, karena 1 jam lagi acara akan dimulai " tambah Ibu Peter lalu dia ke ruangan sebelah bersama Adell untuk berias juga bersama Wanda dan juga Renna yang hampir selesai, sedangkan Peter keruangan lain dimana tempat para kelompok laki-laki berkumpul untuk berias.


" Wanda Renna kalian sungguh cantik sekali walaupun memang sebenarnya kalian memang sudah cantik, tapi sekarang kecantikan kalian benar-benar bertambah " ucap Adell yang baru saja masuk keruang Rias perempuan.


" Kakak bisa saja, kakak dan bibi sebaiknya cepat ganti pakaian kalian dan berias, aku tidak sabar ingin melihat kakak dan bibi juga setelah di makeup " balas Wanda sedikit malu, sedangkan Renna hanya tersenyum malu mendengar ucapan Adell barusan.


" Iya iya ini ibu dan Kak Adell akan segera menyelesaikan semuanya, tenang saja, sebaiknya kalian tunggu di ruang keluarga saja, dan Renna coba hubungi penanggung jawab acara apa sudah beres semua, karena semalam saya lihat masih ada yang belum terpasang dekorasi yang ada di tenda bagian luar Aula " ucap Nyonya Sherlock dan memberi perintah kepada Renna.


" Baik aku akan coba hubungi mereka yang ada di sana " ucap Renna lalu keluar dan menuju ke Ruang keluarga bersama Wanda.


" Bu apa aku dan Peter sebaiknya menggunakan penutup wajah ya agar keluarga Brown tidak ada yang mengenali ku dan Peter? " tanya Adell kepada ibu Peter.


" Benar juga ya, jika kalian tidak menggunakan penutup wajah pasti mereka akan mengenali mu sebelum kamu sampai di pelaminan " balas Ibu Peter " Mba adakah cadar atau semacamnya untuk menutupi wajah menantu, dan anak saya? " tambah Ibu Peter kepada salah 1 penata rias.


" Oh ada Nyonya, memang sudah saya siapkan, karena sebelumnya Nona Wanda yang meminta nya kemarin saat melakukan fitting" jawab penata rias.


" Oh bagus jika ada" Ibu Peter.


" Besan apa sebaiknya aku ke Aula duluan ya, untuk menyambut keluarga Brown" Tuan Ricky bertanya kepada Tuan Sherlock


" Apa tidak masalah jika Besan ke sana sendiri? sebaiknya ditemani oleh Jhon, atau Duo R" Balas Tuan Sherlock

__ADS_1


" Jika aku bersama dengan salah 1 dari mereka tentunya mereka akan curiga dan tentu nya tidak akan berani bertindak aneh-aneh kepada ku, jadi bagaimana jika aku bersama Fredy, karena mereka tidak mengenal Fredy dan tentunya mereka tidak akan sungkan kepada Fredy"


" mm benar juga ya, ya sudah jika seperti itu, tapi bisa kah kalian nanti kembali lagi 10 menit sebelum acara di mulai? "


" Saya akan usahakan besan, karena saya juga tidak tau mereka akan tiba sebelum acara di mulai atau saat acara di mulai"


" Baiklah, tapi sebaiknya jika mereka belum tiba 5 menit sebelum acara di mulai, anda tunggu saja di mobil, sambil menunggu kami tiba "


" Baik, kalau begitu aku jalan dulu ke Aula bersama Fredy "


" Iya silahkan " percakapan mereka berakhir dan Tuan Ricky langsung pergi bersama dengan Fredy.


" Fredy nanti kamu tunggu saja di mobil ya, apapun yang mereka lakukan kepada ku nanti jangan mendekati ku sebelum aku beri perintah " Tuan Ricky memberi perintah kepada Fredy didalam mobil yang melaju pelan ke arah Aula.


" Baik Tuan "


" mm.. baiklah paman "


Setelah tiba dekat dengan Aula tepatnya batas pemberhentian mobil untuk keluarga yang berada di luar tenda, Tuan Ricky pun keluar dari mobil dan menunggu didekat pintu masuk aula. Sampai 5 menit kemudian akhirnya keluarga Brown tiba, ( Rocky, Derby, Brenda ( Istri Rocky ), Renata ( Adik Ricky dan Rocky, yang menjadi janda yang belum mempunyai anak ), dan Roro Brown ( Nyonya Besar Keluarga Brown ) )


" Ibu lihat anak tertua mu yang bodoh itu ada di depan pintu masuk aula " ucap Rocky yang melihat Tuan Ricky didepan pintu masuk aula


" Paling dia menunggu kita dan ingin bergabung bersama kita " ucap ketus Brenda.


" Benar kau Brenda seperti nya seperti itu, tapi ibu tidak ingin bersamanya karena dia anakku yang paling bodoh, sama seperti anaknya si Adell yang telah di bodohi oleh pria miskin " ucap Nyonya Besar Brown dengan muka yang penuh kebencian terhadap Ricky.


" Hey kakak ku yang bodoh mengapa kamu berdiri disini, apa kamu menunggu kami dan ingin bergabung bersama kami? ,tapi tunggu dulu memangnya kamu di undang oleh keluarga Sherlock? bukan kah hanya kami keluarga Brown yang di undang sedangkan kamu bukan lagi bagian dari keluarga kami hahahaha" ucap Rocky dengan nada mengejek.


" Benar sekali aku disini menunggu kalian, tapi maaf aku tidak ingin bergabung bersama keluarga yang sebentar lagi akan hilang dari Blistered City, aku hanya ingin menunggu dan mengarahkan kalian ke meja yang sudah di siapkan keluarga Sherlock untuk kalian " Tuan Ricky dengan nada yang mengejek juga

__ADS_1


" hahaha, yakin sekali bahwa Keluarga Brown akan hilang, kamu tidak tahu bahwa Derby sekarang sudah dekat dengan Wanda, bahkan Wanda ingin memberi hadiah kepada Derby sebagai tanda perkenalan mereka" Rocky dengan percaya diri


" Sungguh? oh jika seperti itu baiklah, aku akan lihat hadiah apa yang akan di berikan Nona Wanda kepadanya " Tuan Ricky menahan tawa, melihat ekspresi keyakinan Rocky bahwa Wanda benar-benar ingin memberi hadiah kepada anaknya itu.


" Hey kau anak tertua yang Bodoh, tidak usah banyak bicara sebaiknya bawa kami menuju meja kami, dan setelah itu enyahlah dari hadapan kami, aku sudah tidak akan menganggap mu dan anak mu yang sama bodoh nya dengan mu itu bagian dari keluarga kami " nyonya besar Brown dengan sedikit berteriak


" Baiklah Nyonya Besar silahkan ikuti saya " Tuan Ricky dengan raut wajah datar dan sangat membenci Ibu nya ini.


Setelah mengantarkan keluarga Brown ke meja mereka, Tuan Ricky pun kembali ke villa karena masih ada waktu 20 menit lagi sampai acara di mulai, dan sebelum meninggalkan meja keluarga Brown tuan Ricky memberi tahu kepada mereka bahwa dia benar-benar memutuskan hubungan nya dengan keluarga Brown dan akan segera mengganti nama belakang nya, jadi jika suatu saat terjadi sesuatu terhadap keluarga Brown, dia tidak akan mencampuri urusan mereka ataupun membantu mereka, dan keluarga Brown hanya terkekeh mendengar itu dan menganggap nya sebagai strategi yang di mainkan tuan Ricky agar dia bisa dianggap lagi bagian dari keluarga Brown.


Dan mengenai hadiah dari Wanda untuk Derby itu benar adanya, karena setelah mendapatkan kontak Wanda, Derby langsung melancarkan aksinya, dan Wanda meladeninya, dan berjanji akan memberikan hadiah spesial sebagai tanda perkenalan mereka, dan hadiah itu akan diberikan disaat acara pernikahan Kakak sepupunya ini.


" Nak dimana Wanda? " tanya Brenda kepada Derby


" Aku telah mengirim pesan kepadanya tadi saat di perjalan, dia sedang menunggu kakaknya selesai berias, dan dia akan menemui ku nanti disaat acara santai "


" Baiklah, tapi bagaimana dengan hadiah nya? " kali ini Renata yang bertanya


" Oh untuk hadiah nya, dia berkata nanti akan di berikan langsung oleh Tuan Besar / Tuan Muda Sherlock "


" Sungguh? jika benar, berarti hadiah itu sangat berarti untuk kita " sahut Nyonya Besar Brown.


" Sepertinya begitu nek, aku sungguh tidak sabar mengetahui hadiahnya " Derby dengan wajah yang terlihat sangat senang.


——————


Seperti biasa, Author tidak bosan - bosannya mengingat kan untuk Like, Coment, dan Juga Follow, agar Author semakin semangat


Terimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2