Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 31


__ADS_3

" Seperti nya sedang ada yang berbahagia sekali pagi menjelang siang ini " Ucap Wanda meledek Adell dan Peter yang baru saja menuruni tangga


" Iya benar, seperti nya sedang ada yang berbahagia sekali " Sahut Ibu Peter, sedangkan ayah Peter hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat istri dan keponakannya sedang meledek Peter dan Adell


" Selamat pagi semua " Ucap Peter sambil menebarkan senyum bahagianya dan tidak memperdulikan ledekan ibu dan sepupunya itu, sedangkan Adell tertunduk malu dibelakang Peter mendengar Ibu mertuanya dan Wanda meledek


" Ohh benar-benar sedang berbahagia sekali anak ibu ini, tidak mau kah kamu membagi kebahagiaan mu itu dengan ibu nak? "


" Aku akan selalu memberikan kebahagiaan untuk kalian semua mulai saat ini karna aku tidak akan pergi lagi dari keluarga ku ini " Ucap Peter sedikit bergetar mengingat bahwa dulu dia telah pergi meninggalkan orang tua dan sepupunya itu


" Ayah Ibu, aku ingin berbicara kepada kalian, tapi mungkin nanti menunggu ayah mertua ku tiba "


" Ayah dan ibu juga ingin berbicara kepadamu, tapi sebaiknya kamu sarapan saja dulu bersama istri mu "


" Baik ayah " ucap Peter dan langsung berjalan ke meja makan bersama Adell


Setelah mereka selesai sarapan mereka pun kembali keruang keluarga dan menghampiri ayah ibu Peter dan juga Wanda. .


" Baik ayah, apa yang ingin ayah dan ibu bicarakan "


" Ayah Ibu dan Wanda sudah sepakat untuk tinggal disini, dan menjadikan Blistered Street City sebagai Pusat Secret Group kita, jadi bagaimana menurutmu? "


" Benarkah ayah? sungguh? tapi bagaimana dengan kantor pusat ayah yang ada di sana? "


" Ayah sudah memikirkan nya dengan matang untuk memindahkan Kantor pusat kita disini, dan yang disana menjadikan sebagai cabang "


" Apa tidak menyulitkan ayah jika seperti itu? "


" Tentu tidak, hal seperti itu hanyalah hal kecil untuk ayah dan para bawahan ayah yang telah mengikuti ayah sejak lama "


" Jadi Blistered Street City Entertainment akan menjadi kantor Pusat Group Secret? "

__ADS_1


" ohh tidak, ayah ingin mendirikan bangunan baru sebagai kantor pusat Group Secret kita, tapi ayah belum menemukan tempat yang tepat untuk itu, apa kamu tahu dimana sebaiknya kita buat kantor pusat kita? "


" Aku juga tidak tahu ayah dimana tempat yang tepat untuk mendirikan bangunan baru untuk kantor Pusat "


" Kenapa kita tidak tanya saja kepada Tuan Jhon saja Ayah " Ucap Adell yang sejak tadi hanya mendengarkan Peter dan ayahnya berbicara


" Benar paman kita tanya saja kepada paman Jhon " Wanda setuju dengan ucapan Adell


" Baiklah, jika begitu ayah coba hubungi dia " Tuan Sherlock menyetujui saran Adell dan Wanda dan langsung mengirim pesan kepada Jhon, sambil menunggu mereka melanjutkan perbincangan mereka


" Adell, Kamu mulai saat ini sebaiknya tidak perlu bekerja lagi, cukup disini menemani Ibu dan Wanda, biarkan para lelaki yang ada divilla ini saja yang berkerja "


" Tapi Ibu aku belum tau apakah dizinkan oleh ayah jika aku meninggalkan perusahaan keluarga, lagipula aku juga sudah terbiasa berkerja setiap harinya "


" Nanti ibu yang akan bicara kepada ayah mu, ibu tidak ingin menantu ibu capek bekerja, lagi pula apa kata orang lain, jika masih melihat istri dari seorang Tuan Muda Sherlock masih bekerja"


" Benar sayang sebaiknya mulai saat ini kamu hanya perlu menikmati hasil dari kerja ku saja, temanilah ibu ku dan adik manja ku itu " ucap Peter mendengar permintaan ibunya kepada ustrinya itu


" Disini adik ku hanya kamu, jadi siapalagi adik manja selain kamu hahaha " Peter menjawab dan tertawa tebahak-bahak


" Kakak kamu nyebelin sekali huh " Wusss.... " ucap Wanda dan melemparkan bantal kecil yang ada disofa kearah Peter namun tidak mengenai Peter, dan mereka pun saling lempar bantal.


" Hahahahaha semua yang ada diruangan itu tertawa melihat Wanda mengomel ke Peter karna di katakan Manja


" Sudah sudah Peter Wanda, jadi bagaimana mana, mau kan kamu untuk tidak lagi bekerja? " Ucap ibu Peter agar Peter dan Wanda berhenti saling lempar, dan melanjutkan permintaan nya kepada Adell


" Baiklah jika ibu menginginkan seperti itu, aku mulai saat ini akan berhenti bekerja "


" Asik akhirnya aku ada teman untuk shoping, dan berjalan-jalan jika sedang suntuk dirumah "


" Dasar anak manja yang 1 ini, taunya hanya shoping dan jalan-jalan saja, belum aja di stop uang jajannya dan di blokir kartu bank nya hahahaha "

__ADS_1


" kak Peter..............!!! " Wanda semakin marah ketika Peter berbicara seperti itu, akhirnya mereka saling lempar bantal lagi, dan bahkan berlari kesana kemari seperti anak kecil, Tuan Nyonya Sherlock dan Adell hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua, sampai akhirnya Wanda yang kesal kepada Peter karna meledeknya terus menangis dipelukan Adell


" Nah kan benar kan anak manja, tuh lihat saja tingkahnya ahahaha " Peter masih terus meledek Wanda


" Peter sudah lah, jangan meledek lagi adik manja mu itu loh hahaha " Kali ini ayah Peter pun ikut meledeknya


" Sudah sudah kalian jangan meledek lagi, Ayah, Peter, dari dulu kok senang sekali meledek Wanda itu " Ucap Ibu Peter untuk menghentikan suami dan anaknya itu tidak meledek Wanda lagi


" Sudah de nanti kak Peter akan kakak hukum, kalo ayah itu bagian ibu, kakak tidak berani " Ucap Adell menenangkan Wanda agar berhenti menangis


" Wanda kakak mu yang Tampan ini minta maaf ya. .Paman juga minta maaf ya, paman punya hadiah untuk mu, hari ini kamu bebas untuk berbelanja sepuasnya, tapi jangan menangis lagi ya " Peter dan ayahnya meminta maaf kepada Wanda dan memberikan hadiah agar Wanda berhenti menangis


" Benarkah paman? tidak bohong kan? " ucap Wanda yang masih membenamkan wajahnya di dada Adell


" Tentu saja, sejak kapa Paman berbohong dengan mu? "


" Asik akhirnya bisa belanja sepuasnya " Wanda berbicara dan memperlihatkan mukanya yang ternyata dia tidak sungguh-sungguh menangis


" Ahh kamu hanya pura-pura, tidak jadi kalau begitu " Ucap ayah Peter ketika mengetahui Wanda hanya berpura-pura


" Paman sudah berjanji, jadi tidak boleh ingkar " Wanda berbicara dan memeletkan lidahnya kearah ayah Peter


" Baiklah, kamu bisa belanja dengan puas, tapi menggunakan kartu kak Peter. hahahaha "


" Baik tidak masalah "


" Kenapa jadi menggunakan kartu ku, kan ayah yang berjanji kepada Wanda "


" Ohh jadi kamu tidak memperbolehkan Wanda berbelanja menggunakan kartu mu ya sayang? oke jika seperti itu malam ini kamu tidur dibalkon saja " Ucap Adell melipat tangannya didepan dada dan melototi Peter


" Baiklah, aku mengalah saja kepada Wanda, daripada aku harus tidur di balkon malam ini " Peter menjawab dengan lemas sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal itu.

__ADS_1


Akhirnya mereka meneruskan perbincangan ringan sambil menunggu Tuan Brown tiba.


__ADS_2