Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 49


__ADS_3

Pagi hari, masih terasa kebahagiaan mereka semua yang ada di Villa, dan mereka semua sudah berkumpul dimeja makan untuk sarapan bersama, dan seperti biasa mereka semua sedikit berbincang.


"Querto kamu sekarang sudah menjadi bagian dari keluarga Secret Group, dan kamu belum menempatkan posisi apapun, jadi mulai hari ini kamu bantu Jhon, untuk mengawasi pembangunan yang berada di Blistered South City" ucap Tuan Sherlock


"Baik Tuan Besar Sherlock" Jawab Querto dengan senangnya


"Aku ingin bertanya siapa yang belum memiliki kendaraan Pribadi?" Gantian Peter yang bertanya kepada semua yang ada dimeja makan.


"Aku belum Punya" Tuan Sherlock menjawab dengan wajah mengejek.


"Huh ayah, ayah tinggal perlu meminta Danny atau Nadine untuk mengirimkan saja dari sana, kenapa harus membeli lagi" jawab Peter jengkel melihat ayah nya menjawab sambil meledek nya.


"Hahaha ayah sudah bosan memakai yang disana, lagi juga ayah berencana untuk menjadikan nya mobil untuk di gunakan ketika salah 1 dari kita yang ada disini mengunjungi kantor disana"


"Benar juga, yasudah berarti ayah belum, terus siapa lagi, jawab saja sudah tidak perlu sungkan, kita semua ini keluarga loh" Peter melihat mereka 1 per 1 seperti ada keraguan di wajah mereka ingin menjawab pertanyaan Peter, dan Peter menatap Jhon seperti bertanya kepadanya.


"Master Yen, Renna, Fredy, Donald, Frans, Brandy, dan Rio, sedangkan, Nona Muda Sherlock, Querto, dan Tuan Ricky mobilnya sedikit sudah tua, dan terlihat perlu di ganti" Jawab Jhon dengan santai. Sontak membuat mereka yang namanya di sebut menjadi terkejut.


"Mobil ku tidak perlu diganti, biarkan saja, lagi pula aku jarang kemana-mana sekarang, dan jika pergi pun pasti bersama Wanda atau Renna, dan bisa memakai Mobil Wanda" jawab Adell menoleh kesampingnya yang tak lain adalah Peter.


"mmm tapi....." ucapan Peter terhenti karna langsung dipotong oleh Adell

__ADS_1


"Sudah sayang, kan ada bodyguard yang lain dan ada mobil khusus villa, jadi tidak perlu lah membeli lagi mobil untuk ku"


"Baiklah, jika begitu sayang. .Dan untuk yang lain kalian pilih sendiri mobil apa yang akan di beli. jika aku setuju aku akan membelikannya, dan jika aku tidak setuju berati harus diganti mobil yang lain, aku punya standar untuk mobil yang aku khususkan untuk kalian, kecuali Ayah, Ayah Mertua, dan juga master Yen, karna aku pasti ayah akan memesan langsung ke pabriknya untuk di buatkan mobil untuk mereka" ucap Peter mengetahui ayahnya seperti apa.


"Hahahaha masih ingat saja anak ayah ini, tentu saja ayah pasti lebih memilih meminta langsung dibuatkan khusus oleh perusahaan mobilnya dibandingkan membeli jadi, yang tidak seusai keinginan ayah"


"ya..ya..ya.. terserah ayah saja"


" Tuan Muda, kami ber4 tidak usah membeli, karna kami bisa meminta tolong kepada Nona Nadine untuk mengirimkan mobil kami dari sana, pasti dia tidak keberatan " ucap Rio mewakili 4 bodyguard utama.


"Mmmm oke kalian atur ya, tapi jika boleh ku tau mobil apa saja yang kalian miliki?"


"Aku dan juga Frans memiliki mobil yang sama namun hanya berbeda warna saja, yaitu mobil Koenigsegg CCXR Trevita yang memiliki top speed melebihi 410 km/jam. Kemampuan ini tak lepas dari pemakaian bodi carbon yang membuatnya lebih ringan. Sedangkan untuk mesinnya mengusung mesin dual-supercharged V8 berkapasitas 4.800cc yang bisa menghasilkan tenaga mencapai 1080 Horsepower pada 7.000 rpm dan torsi 1080 Nm pada 5.600 rpm. disisi lain juga kami meminta perusahaan yang memproduksi mobil itu untuk menggantikan kaca serta body nya dengan kaca dan bocy anti peluru. .sedangkan Donald dan Brandy memiliki mobil yang sama juga dan hanya berbeda warna satu sama lain yaitu mobil Lamborghini Veneno yang telah dibekali mesin V12 6.5 Liter yang bisa menghasilkan tenaga sebesar 740 Horsepower dan torsi 507 lg-ft. Kemampuan akselerasinya begitu mengagumkan, karena bisa melaju 0 sampai 60 mph dalam waktu 2.9 detik, dan sama seperti mobil miliki ku, mobil mereka juga telah di rubah dengan anyo peluru di bagian kaca dan juga bodynya" Rio menjelaskan secara detail.


"Itu kami lakukan atas permintaan Tuan Besar, karena mengingat pekerjaan kita sebagai Bodyguard utama keluarga Sherlock yang tidak mungkin akan menjadi incaran keluarga lain yang bersebrangan dengan keluarga Sherlock"


"Aku kira selama ini keluarga kita tidak ada yang berani menyentuh ternyata masih banyak rupanya"


"Mereka sebenarnya memang tidak berani menyentuh keluarga kita secara terang-terangan melainkan mereka menyentuh kita dengan cara diam-diam itu karena ayah berhasil mengungguli 1 Grup yang dulu paling disegani disana makanya mereka berusaha menjatuhkan kita secara diam-diam, itu salah 1 alasan ayah sangat setuju ketika kamu meminta pusat Group kita dipindahkan kesini, karna ayah sudah malas meladeni mereka, karna percuma mereka tidak akan pernah menang, ditambah sekarang ini perusahaan kita semakin maju dan dikenal di mancanegara hahaha" ucap Tuan Sherlock bangga dengan hasil kerjanya selama ini karena bisa membangun perusahaan lebih maju dari sebelumnya.


"Memang Tuan Besar Sherlock paling hebat" Peter memuji sambil memanggil ayah nya Tuan Besar.

__ADS_1


"Tuan Muda juga hebat dulu berani menentang Tuan Besar" Wanda menimpali


"Benar sekali Adell, hanya Tuan Muda yang berani melawan kehendak Tuan Besar ini ya" balas lagi Tuan Sherlock


"Sudah-sudah jangan mulai saling meledek seperti anak kecil saja" Ibu Peter menengahi, sedangkan yang lain hanya senyum-senyum saja melihat keluarga Sherlock saling meledek, lain hal dengan Adell yang menutup mulutnya menahan sesuatu yang akan keluar dari tubuh nya, dan langsung berlari ke arah wastafel yang ada di dekat dapur, Peter yang melihat itu panik dan langsung berlari menghampiri Adell, sedangkan Ibu Peter hanya tertawa melihat kepanikan Peter.


"Tidak perlu panik nak, istri mu hanya mual saja karna sedang mengandung" ucap Ibu Peter dari meja makan sedikit lebih keras suaranya.


"Apa benar begitu bu?" Peter bertanya ketika sudah kembali ke meja makan bersama dengan Adell.


"Kamu tanya saja kepada istrimu yang sudah mengalami sejak beberapa hari belakangan ini"


"Benar begitu sayang?" tanya Peter kepada istri nya, Ade hanya menganggukan kepala. "Yasudah lebih baik kamu istirahat lagi sayang" tambah Peter


"Tidak perlu sayang, aku baik-baik saja kok, aku sudah terbiasa dengan ini" jawab Adell


"yasudah, kita pindah ke Ruang tengah saja yuk biar lebih santai" ajak Peter, Adell mengangguk kembali dan langsung mengikuti Peter berjalan disebelah nya.


Tidak lamapun yang tadi sedang sarapan telah ikut berkumpul di ruang tengah. dan sibuk masing-masing, ada yang sibuk dengan memilih mobil untuk di pesan, ada yang sibuk dengan laptop melihat laporan perusahaan. Sedangkan Tuan Sherlock, Tuan Ricky, dan Master Yen sibuk berdiskusi tentang mobil seperti apa yang mereka inginkan.


"Querto bagaimana keadaan keluarga nenek ku?" tanya Adell

__ADS_1


"Aku belum mendengar nya, tunggu sebentar aku akan coba hubungi kepala asisten rumah tangga keluarga Brown yang telah ku bayar untuk memata-matai mereka, mungkin dia memiliki informasi"


"Baiklah jika seperti itu" Jawab Adel "aku ingin tau mereka akan merencanakan apa lagi setelah kejadian kemarin, atau mereka akan bertaubat dan memulai semuanya dari awal" tambah Adell.


__ADS_2