Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 32


__ADS_3

Setelah mereka berbincang bercanda bersama, akhirnya Tuan Brown datang seorang diri, membuat Tuan Sherlock mengerutkan keningnya. .Tuan Sherlock berbicara dalam hatinya, "mengapa Tuan Brown datang sendiri, kemana istinya? ahh sudah sebaiknya nanti saja aku tanyakan "


" Selamat siang Tuan Sherlock " Ucap Tuan Brown ketika melihat dia disambut oleh besannya


" Selamat siang Tuan Brown, mari silahkan duduk "


" Nyonya Besar, Tuan Muda, Nona Muda, Adell " sapa Tuan Brown ketika sampai di ruangan tempat mereka berkumpul


" Ayah Ricky, jangan seperti itu, jangan telalu sungkan kepada kami, bagaimanapun kita semua ini keluarga, cukup panggil aku seperti biasa saja, panggil ayah dan ibu ku besan, sedangkan panggil adik sepupu ku Wanda saja "


" Baiklah Peter ayah Ricky akan mengikutin mau mu "


" Baiklah seperti itu lebih baik Ayah Ricky " Peter memanggil Tuan Brown dengan ditambah namanya, karna sekarang sudah ada juga orang tua nya, karna takut jika dia hanya memanggil ayah, akan membuat kebingungan kepada mereka "


" Sekarang semua sudah berkumpul, jadi aku akan segera ungkapan apa yang akan aku bicarakan kepada semuanya. .Ayah Ricky sebelumnya aku meminta maaf karna selama ini aku telah merahasiakan tentang identitas ku kepada keluarga ayah Ricky, yang kedua aku bersama dengan Adell sudah memutuskan tetap tinggal disini, yang ketiga aku telah memutuskan agar Adell dizinkan untuk mengundurkan diri dari perusahaan keluarga Brown, bagaimana ayah Ricky? "

__ADS_1


" Untuk yang pertama Ayah tidak mempermasalahkan nya, dan bahkan kamu tidak perlu meminta maaf karna kamu tidak pernah salah sesungguhnya ayah Ricky yang salah karna memandangmu rendah tanpa mengetahui siapa kamu sebenernya, dan untuk yang kedua jika memang sudah menjadi keputusan kalian ayah hanya bisa merestui saja, yang terpenting kalian bisa bersama dan juga bahagia, yang ketiga semua keputusan ada kepada Adell, jika dia memang ingin meninggalkan perusahaan ayah Ricky hanya bisa mengiyakan saja, karna bagaimana pun itu adalah hak dia, apapun keputusan Adell ayah tidak bisa tidak memberikan izin " Tuan Brown menjawab semua pertanyaan Peter dengan senyum tulus yang belum pernah Peter lihat sebelumnya, karna selama ini ayah mertua nya hanya menebarkan raut wajah kebencian kepada nya


" Baik ayah Ricky terimakasih atas semua jawaban mu, aku bahagia sekali karna ayah Ricky memberikan jawaban yang membuatku dan Adell semakin bahagia " Ucap Peter dan di sambut pelukan Adell yang langsung memeluk ayahnya sebagai ucapan terimakasih nya, dan tidak hanya itu Adell pun meminta maaf lagi kepada ayahnya karna sikap permusuhan dan telah berani menentangnya selama ini.


" Sudah nak tidak perlu seperti ini, ayah sudah melupakan semua itu, jadi tidak perlu ada yang meminta maaf ataupun memaafkan " ucap Tuan Brown menenangkan Adell ketika Adell memeluknya dan mulai menangis dipelukannya


" Jadi hanya itu yang ingin kamu ungkapkan nak? " tanya Ibu Peter kepada Peter, agar Peter melanjutkan pembicaraan nya dan Adell berhenti menangis dipelukan ayahnya dan keluar dari suasana yang mengharukan itu.


" Tidak ibu, masih ada lagi yang lain " Peter yang mengetahui niat ibunya itu langsung menjawab pertanyaan ibunya


" Aku dan Adell, hanya ingin meminta izin kepada kalian, boleh tidak jika kami berdua mengadakan pesta pernikahan kami yang tertunda, karna dulu ketika kami menikah tidak ada pesta untuk kami ditambah tanpa kehadiran ayah ibu dan juga wanda " Ucap Peter


" Benarkah nak? sebenarnya Ibu ayah mu dan Wanda sudah merencanakan ini dan ingin menyampaikan juga kepada mu Adell dan juga Besan " Ibu Peter menjawab dengan mata yang berbinar melihat ke arah Peter dan juga Adell


" Ayah Ricky senang mendengar nya, dan bisa dianggap juga ayah Ricky ingin menbus kesalahan yang dulu kepada kalian berdua karna sesungguhnya dulu ayah tidak sedikitpun merestui kalian, dan jika bukan karna ibu Adell yang membujuk ayah, mungkin ayah tidak akan datang ke pernikahan kalian yang sederhana " jawab Tuan Brown dengan menundukkan kepalanya karna benar-benar merasa bersalah dimasalalu itu, medengar ayahnya menyinggung soal ibunya Adell langsung menundukkan kepala dan terdengar suara tangisan yang begitu pelan, dan suasanapun langsung hening ketika Adell mulai menangis, sementara itu Peter langsung memeluk istrinya, dia paham betul bagaimana perasaannya setiap teringat kondisi ibunya saat ini.

__ADS_1


" Sudah sayang jangan sedih, aku yakin ibu sudah bahagia disana, sebaiknya kita doakan untuk ibu, jika kamu sedih seperti ini, ibu juga akan sedih melihat mu dari atas sana " Ucap Peter seraya menenangkan Adell, mendengar perkataan Peter Adell pun menganggukan kepalanya dan melepaskan pelukan Peter.


" Baiklah jika sudah setuju aku akan segera mengaturnya, tapi aku hanya ingin mengundang tamu undangan yang kemarin hadir, karna aku masih tidak ingin identitas ku tersebar "


" Terserah bagaimana baiknya saja nak, ayah, ibu, wanda, dan ayah mertua mu tidak akan menghalangi apa yang kamu inginkan, karna kami sudah bisa menilai, apapun keputusan mu pasti akan menjadi kebaikan untukmu kelak " Ucap Tuan Sherlock dan yang lain hanya menganggukan kepala mereka menyetujui perkataan Tuan Sherlock


" Baiklah jika begitu. . .Ayah bagaimana apa sudah ada kabar dari paman Jhon tentang tempat untuk kita mendirikan kantor pusat kita? "


" Sebentar ayah akan mengecek nya dulu "


" Ohh sudah, Jhon menjelaskan bahwa di Blistered South City banyak lahan kosong bisa didirkan untuk kantor Pusat, dan kebetulan disana memang tempat yang paling sepi, dan seperti kota mati karna tidak begitu banyak bangunan karna Blistered South City tidak begitu mendapatkan perhatian dari pemerintah kota Blistered, dan selain bisa membangun kantor pusat, kita juga bisa mendirikan tempat hiburan atau usaha-usaha lain disana agar daerah itu bisa berkembang lebih baik "


" Benar sekali apa yang dikatakan oleh Tuan Jhon bahwa Blistered South City adalah bagian kota yang paling sepi karna kurangnya perhatian dari pemerintah kota Blistered " Sahut Tuan Brown ketika Tuan Sherlock selesai menjelaskan


" Baik jika begitu kita sepakat untuk mendirikan Kantor pusat Secret Group disana, dan kita jadikan kota itu menjadi kota hidup seperti Blistered Street City yang berada di pusat kota, baiklah aku akan perintahkan Jhon untuk mencari lahan yang strategis untuk kantor pusat kita nanti, dan akan memerintahkan Danny Bret untuk segera menghubungi beberapa Arsitektur handal untuk merancang Bangunan untuk kantor baru kita " Ucap Tuan Sherlock dan segera mengirim pesan kepada 2 bawahan nya itu.

__ADS_1


Sementara itu Jhon yang sedang berada di Blistered Street City Entertainment mendapatkan perintah dari Tuan Sherlock langsung bergegas menuju Blistered South City untuk mencari tempat yang strategis untuk mendirikan kantor pusat bersama Randy dan beberapa Bodyguard yang lain, sedangkan Danny Bret yang sedang berada dikantor pusat saat ini langsung mengirim pesan di grup yang telah lama dibentuk agar memudahkan komunikasi 1 sama lain jika Tuan Sherlock membutuhkan tenaga mereka untuk merancang bangunan baru.


__ADS_2