Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 53


__ADS_3

2 Hari sebelum keberangkatan Peter dan Renna ke acara reuni di tempat asalnya, Renna memberitahu bahwa acara Reuni itu di adakan di The Royal Luxury Kitchen yang tak lain adalah restoran termewah di tempat asal mereka, dan selain itu, restoran itu milik keluarga Peter sendiri. Namun yang memesan di tempat itu bukan lah Renna melainkan Albert, alasan Albert memilih tempat itu tak lain dia ingin mendapatkan hati sang Primadona kelas, dan dia juga ingin memperlihatkan kepada sang primadona dan juga Teman-temannya bahwa dia benar-benar sudah sukses karena bisa memesan kamar Vip di The Royal Luxury kitchen yang tidak semua orang mampu, dan sangat jarang juga orang yang hanya kalangan kaya biasa memesan tempat vip itu, dan Albert pun harus menguras tabungannya dalam-dalam agar bisa memesan ruangan Vip di tempat itu. ( Biasa orang sombong yang baru dapat jabatan bagus sedikit udah berasa jadi Bos )


...****************...


Menuju hari dimana Peter dan Renna akan berangkat, tentunya sebelum Peter berangkat ada sedikit drama dulu antara Peter dan Keluarga nya, entah mengapa Adell dan Ibu nya memiliki firasat akan terjadi sesuatu kepada Peter, tapi Peter menenangkan mereka untuk tidak terlalu memikirkan firasat buruk mereka, dan Peter berfikir bahwa firsat yang muncul kepada Adell karena bawaan kandungan nya yang perlu dimanja oleh Peter, sedangkan ibunya, mungkin karena terpengaruh oleh Adell, karena belakangan ini mereka selalu berdua terus, sampai Adell pun tidur ditemani oleh Ibu nya Peter.


Setelah Adell dan Ibunya sudah bisa di tenangkan, Peter dan Renna pun berpamitan kepada mereka semua, dan langsung bergegas ke bandara dengan diantar oleh Roger dan Fredy. Sebenarnya Peter juga berfikir akan terjadi sesuatu didalam perjalanan entah menuju tempat aasalnya entah sekembalinya dia ke Blistered City, namun semua itu di tepis olehnya dia berfikir kembali bahwa mungkin semua karena pengaruh dari ke khawatiran Istri dan juga Ibu nya.


Sesampainya di Bandara Peter pun langsung memasuki area yang berbeda dengan orang lain, dikarenakan dia menaiki pesawat pribadi milik keluarga nya. Setelah menempuh perjalanan hampir 2 jam dia pun tiba di bandara tempat asalnya, dan dia benar-benar merasa sedikit aneh, karena hanya ada 1 pesawat saja disini selain pesawat yang dia naiki, dan juga 5 helikopter disini, dan ditambah banyak laki-laki berbadan besar yang ada di area ini, ditambah lagi ketika dia akan turun di bawah tangga pesawat di suguhkan karpet merah yang melintang hingga ke mobil yang sudah disiapkan untuk mengantar mereka sampai ke hotel tempat mereka tinggal sementara, alasan Peter tidak kembali kerumah lamanya karena rumahnya sedang di renovasi, jadi agar tidak tergantung istirahatnya dia memutuskan untuk tinggal di hotel miliknya saja. serta beberapa pengawal yang berdiri disamping luar karpet yang melintang menuju mobil.


"Renna mengapa aneh sekali tempat ini, aku tidak mengenali bandara ini, apa kita salah lokasi pendaratan, dan mengapa kita disambut seperti ini?" ucap Peter yang merasa aneh, dan mengentikan langkah nya didepan pintu pesawat dan bertanya kepada Renna


"Hihihi kamu itu, ini landasan penerbangan pribadi milik keluarga mu, dan pasti tentunya mereka pasti akan melakukan penyambutan seperti ini jika pesawat pribadi telah tiba, karena mereka sudah tau bahwa yang menaiki pesawat ini jika bukan keluarga pasti orang terdekat dan orang kepercayaan keluarga mu, dan mereka tidak mungkin mengabaikan itu semua, dan sudah pasti mereka juga sudah mendapatkan instruksi dari paman Jhon akan kedatangan mu hari ini" Renna menjelaskan, dan langsung merasa aneh kepada Peter "memangnya kamu tidak mengetahui semua ini?" Tambah Renna yang masih heran mengapa Peter tidak tau, dia kan Tuan Muda keluarga Sherlock.


"Aku sungguh tidak mengetahui semua ini, seingat ku dulu keluarga ku tidak memiliki ini semua"


"Pantas saja kamu tidak tau, berarti semua ini ada setelah kamu melarikan diri dari rumah" tebak Renna.


"Ya mungkin, yasudah ayo kita lekas ke hotel aku agak lelah" ucap Peter dan langsung melanjutkan langkah yang terhenti tadi langsung turun dam menuju ke mobil yang telah di sediakan.


"SELAMAT DATANG KEMBALI TUAN MUDA, NONA RENNA" ucap seluruh pengawal serempak dengan keras dan menundukkan tubuh mereka semua dan kembali tegak setelah mengucapkan itu, Peter hanya menganggukan kepala dan memberikan senyum ke mereka semua dan berjalan menuju mobil. sedangkan Renna yang berjalan di belakang Peter segera memerintahkan kepada pengawal yang ada di bagian dekat dengan tangga pesawat untuk segera mengambil barang bawaan Peter dan juga Renna.

__ADS_1


Seteleh di dalam Mobil dia di sapa oleh Nadine Smith yang berada di bangku penumpang bagian depan, dan Danny Bret di bangku kemudi.


Setelah berbasa-basi sebentar, Peter pun bertanya kepada mereka.


" Kak Nadine, Paman Danny, apa di Hotel juga akan menyambutku seperti tadi?" tanya Peter mepada merema berdua.


"Tentu saja Tuan Muda, tidak mungkin kita tidak menyambut pemilik The Royal Luxury Hotel" Jawab Nadine.


"Jadi seperti itu, jika seperti itu, aku memutuskan untuk berhenti disini saja, dan berikan aku alamat hotelnya biar aku menggunakan taxi saja kesana" jawab Peter jengkel karena dia tidak ingin para karyawan nya tau tentang dirinya.


Mendengar perkataan Peter, Danny pun menghentikan mobilnya mendadak, dan langsung bertanya dengan nada panik.


"Tuan Muda kenapa? apa ada yang salah dengan apa yang kami perbuatan? apa yang harus saya lakukan untuk menebus kesalahan itu?" Danny


"Baik Tuan Muda aku akan segeran menyuruh General Manager disana untuk membatalkan penyambutan Tuan Muda" Danny buru-buru mengeluarkan hp nya dan langsung menghubungi GM hotel tersebut. "Sudah Tuan Muda, sudah saya batalkan semuanya" Tambah Danny setelah menghubungi GM hotel.


"Baiklah lanjutkan perjalanan dengan pelan" Perintah Peter " Oh iya Paman nanti tolong turunkan aku dipinggir jalan depan Hotel, aku akan masuk sendiri, dan kalian tunggu disana jangan masuk ke hotel sebelum aku suruh" Tambah Peter


"Baik Tuan Muda" Danny hanya bisa pasrah atas permintaan Tuan Muda nya.


"Kamu itu Peter masih saja seperti itu, tapi aku mau tau juga seperti apa sih permainan mu, aku ikut ya bersama mu" Pinta Renna

__ADS_1


"Lihat lah pakaian mu, terlalu mewah, jika memang ingin ikut bersama ku, sebaiknya ganti pakaian mu dulu dengan yang sederhana" jawab Peter sinis


"Ohh pantas saja kamu mengganti pakaian mu tadi di pesawat karena kamu sudah merencanakan ini" Renna sebal karena tidak diberitahu oleh Peter tentang rencana yang dia buat.


"Hahaha kamu sendiri tidak nanya kenapa aku mengganti pakaian yang biasa saja" Peter menjawab sambil tertawa melihat temannya itu kesal.


"Tuan Danny, maaf aku akan merepotkan mu, tolong nanti berhenti sebentar ke toilet aku ingin mengganti pakaian" Pinta Renna kepada Danny, sementara Danny hanya menganggukan kepala saja, karena dia telah mendengar pembicaraan mereka.


"Huh kalian ini suka sekali membuat orang susah" celetuk Nadine


"Bukan begitu kak, aku hanya ingin melihat saja, sifat asli para karyawan yang di pekerjakan disana, aku tidak ingin memiliki karyawan yang sombong dan angkuh hanya karena melihat penampilan seorang tamu" Peter menjelaskan.


"Ya ya ya aku tahu tujuan mu itu, yasudah lakukanlah, semua hak mu karna mereka semua milikmu, dan ingat ya jangan sampai terlalu jauh, begitu mendapatkan nya langsung kabari kami. .paham?!!!" ucap Nadine.


"iya kak tenang saja, aku tau apa yang harus aku lakukan kok" jawab Peter


...----------------...


Untuk hari ini masih sanggup up 1 Bab, karena masih sibuk. mohon maaf sebelumnya.


Jangan Lupa Gift, Like, Vote, dan Komen nya ya.

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2