
Pagi harinya setelah Peter selesai sarapan Peter keluar seorang diri untuk sekedar melihat rumah nya yang katanya sedang di renovasi untuk tempat tinggal beberpa karyawan, dikarenakan rumah milik keluarga nya sudah tidak akan di tinggali lagi oleh keluarga Peter yang notabene sudah pindah ke villa milik Peter.
ketika sedang dalam perjalanan Peter melihat toko kue di seberang jalan, dan dia berinisiatif untuk membeli nya, karena yang dia tau bahwa di rumah keluarga nya ini ada beberapa pekerja rumah tangga yang masih tinggal disana. dikarenakan untuk memutar jalan jauh Peter pun berhenti di pinggir jalan untuk memarkirkan mobilnya, dan berniat untuk menyebrang jalan. Dan disinilah kesempatan untuk Albert, Jessy, dan Yudha yang sudah memantaunya sejak kembalinya Peter ke kantor pusat kemarin.
"Brak......" Peter pun tertabrak dan terpental sejauh 10 meter dari tempat dirinya tertabrak, sementara mereka ber 3 langsung melarikan diri meninggalkan Peter begitu saja, mereka hanya melihat bahwa Peter sudah tidak bergerak setelah mereka tabrak barusan.
"Hahaha akhirnya kita berhasil" ucap Albert.
"Mampus kau Peter, inilah akibatnya telah membuat ku sakit hati" sahut Jessy.
"Albert sebaiknya kau beritahu kepada Tuan Aska bahwa kita berhasil menabrak Peter, dan kirim juga rekaman yang tadi kau rekam" ucap Yudha memerintah Albert.
"Baiklah akan segera aku hubungi Tuan Aska" akhirnya aku tidak hanya akan mendapatkan uang, tetapi aku juga akan mendapatkan pekerjaan dan jabatan baru" sahut Albert di tambah dengan gumaman dalam hatinya.
...----------------...
__ADS_1
Flashback ketika Albert selesai menghubungi Jessy, Albert meneruskan perjalannya untuk kembali ke tempat tinggalnya, karena dia terlalu senang bahwa dia telah mendapatkan dana tambahan dari Jessy dia tidak focus mengendarai mobil nya, hinggal dia hampir saja menabrak seorang pria paruh baya yang sedang menyebrang jalan.
"Maafkan aku Tuan aku hampir saja menabrak anda, karena aku tidak focus" ucap Albert jujur begitu dia keluar dari mobilnya, dan dia tidak berani berbohong karena dia takut, karena di belakang pria paruh baya itu ada 2 pria berbadan besar yang mengikutinya.
"Kau bukan tidak focus tapi kau memang sengaja ingin menabrak tuan kami, benarkan?" ucap 1 pria berbadan besar, dan langsung menghampiri Albert dan menarik kerah bajunya kemudian mengangkat nya dengan satu tangan.
"Ampun Tuan, aku benar-benar tidak sengaja karena tidak focus dengan jalan, karena sedang merasa senang" ucap Albert lagi kali ini dengan susah payah karena lehernya tercekik.
"Turunkan dia, aku melihat bahwa dia berkata jujur, dan jika dia bener ingin menabrak ku tentu saja dia tidak akan menghentikan laju kendaraan nya, ditambah laju kendaraan nya tidak begitu kencang" ucap Tuan Aska Trish. dan pria yang mengangkat Albert pun melepaskan nya.
"Terimakasih tuan, terimakasih" Albert berterimakasih, dan dia langsung membalikkan tubuhnya untuk segera masuk kedalam mobilnya lagi, namun baru saja melangkah dia berhenti kembali karena Tuan Aska menahan pundaknya dan berkata.
Mendengar perkataan Aska Trish Albert langsung gemetar, karna dia tau betul siapa pria itu, dia adalah penguasa nomor 2 yang ada di negaranya, yang menjadi pesaing keluarga Peter saat ini, dan keluarga Aska juga terkenal dengan kelicikan serta cara bermain nya yang kotor, keluarga ini akan melakukan cara apa saja demi menjadi keluarga nomor 1 kembali. dulu setelah keluarga Peter terpuruk dan hampir bangkrut keluarga Aska begitu mendominasi negara ini serta menjadi keluarga nomor 1 dinegeri, namun itu tidak bertahan lama, setelah keluarga Peter bangkit dan merubah nama perusahaan nya dan kembali seperti semula bahkan menjalar sampai ke negara-negara lain, keluarga Aska dengan mudah tergeser begitu saja, namun keluarga aska tentu tidak tau jika keluarga Peter lah yang menggeser mereka kembali, karena pergantian nama perusahaan, mereka berfikir bahwa RE adalah perusahaan baru yang berdomisili di negara luar, namun pada nyatanya, RE adalah perusahaan lama yang hanya mengubah namanya.
"Aku mohon Tuan jangan menghukum ku, aku sungguh-sungguh tidak sengaja yang hampir mencelakai Tuan, aku benar-benar sedang tidak focus dan mereasa senang karena aku telah mendapatkan teman yang memiliki rencana yang sama" ucap Albert dengan gemeteran.
__ADS_1
Mendengar perkataan Albert, Aska pun mengkerut kan keningnya dan berkata "Rencana apa maksud mu? bisa kamu perjelas?" Aska penasaran sebenarnya pemuda ini memiliki rencana apa, dan kepada siapa.
"Aku akan jelaskan Tuan, tapi mohon maaf sebelum nya Tauan, sebaiknya kita cari tempat untuk duduk, agar Tuan tidak merasa pegal jika berdiri" ucap Albert sedikit takut dengan ucapan ini, Albert mengatakan ini karena dia sungguh merasa lemas karena terlalu takut.
"Baiklah, kiya bicara di dalam mobl mu saja, bagaimana?" ucap Aska dan melewati Albert yang masih berdiri gemetaran, dan langsung membuka pintu mobil kemudian duduk di kursi belakang. Dan Albert dengan tergesa-gesa langsung membuka pintu belakang yang di sebelah nya dan langsung duduk disebelah Aska.
"Sekarang jelaskan, jika kamu memiliki rencana menarik aku akan ikut bergabung, jika tidak.....tentu kamu akan mendapatkan akibatnya" ucap Aska dengan dingin.
"Baik tuan aku akan menjelaskan nya" ucap Albert sambil memundukan kepalanya tidak berani menatap wajah Aska. "Jadi aku sekarang sedang merencanakan untuk membuat keluarga teman ku bangkrut dengan mencelakai dirinya yang tidak lain adalah Tuan Muda dari keluarga Sherlock yang memiliki Perusahaan RE dengan menyewa sekelompok gengster yang terkenal dinegara ini tuan, dan kebetulan aku kekurangan biaya akhirnya aku memutuskan untuk meminjam uang untuk menutupi kekurangan biaya untuk menutupi kekurangan nya, tapi tanpa di duga ketika aku sedang bingung ingin meminjam kemana tiba-tiba teman ku menghubungi ku, karena aku ingat jika dia memiliki dendam yang sama dengan ku, akhirnya aku mencoba untuk mengatakan rencana ku, dan dia dengan senang mengatakan ingin ikut serta dengan rencana ku, dan dia juga bersedia untuk menutupi kekurangan yang sedang aku hadapi" tambah Albert menjelaskan intinya.
Sebenarnya ketika Albert mengatakan keluarga Sherlock adalah pemilik RE Aska terkejut namun dia diam saja dan ingin mengetahui cerita selanjutnya.
"Jadi seperti itu, rencana mu bagus juga aku suka itu, aku akan mendukung mu dan juga teman mu, dan tentunya jika kamu berhasil aku akan memberikan hadiah kepada mu dan tentunya membuat mu akan hidup semakin bergelimang harta, dengan catatan buatlah Tuan Muda dari keluarga Sherlock itu mati atau minimal koma / lumpuh seumur hidupnya" ucap Aska dengan semangat karena dia bisa menjatuhkan keluarga Sherlock dengan tekanan mencelakai Tuan Muda dari saingannya ( orang tua Peter )
...----------------...
__ADS_1
Jangan lupa Follow, Vote, Gift, Like, Share, dan komennya ya.
Terimakasih untuk kalian para Readers yang telah vote gift like share dan juga komen yang membuat saya ingin terus meneruskan cerita Peter. Dan untuk yang belum, boleh lah vote dan gift nya hehehe. .sekali lagi terimakasih kasih untuk semua nya ya. kita bertemu lagi di bab selanjutnya besok😁