Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 48


__ADS_3

Singkat Cerita ke 3 Mobil mewah itu telah di dapatkan oleh beberapa tamu undangan yang hadir diantaranya Brian Reds ( Manager Bank ) yang mendapatkan BMW I8 ROADSTER, Derry Tress yang tak lain kepala Secret Gangster yang mendapatkan AUDI R8 V10 PLUS, dan Ralia Ben Nona Muda keluarga Ben yang pernah mengejek Peter di acara pelelangan villa yang mendapatkan FERRARI 488 GTB.


*****


Disisi lain keluarga Brown yang telah di usir dari acara tersebut sudah sampai di kediaman keluarga mereka, dan mereka semua berkumpul di meja makan tanpa suara, dan meratapi kesialan mereka hari ini, berharap akan mendapatkan hadiah yang bagus, tapi sungguh sial nya malah diusir dari acara itu, ditariknya semua investasi dari pihak Secret Group, investor yang sudah lama bersama dengan mereka juga meninggalkan perusahaan mereka, dan yang paling membuat mereka merasa menjadi keluarga paling bodoh ialah tidak bisa mencari informasi bahwa Menantu Ricky yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata Tuan Muda yang Super kaya.


"Bu bagaimana sekarang ini, perusahaan kita tidak punya investor lagi, dan dana perusahaan pun menipis" Rocky bertanya


"Diam kamu, semua karna mu, jika saja kamu tidak egois ingin merebut posisi kakak mu, semua ini tidak mungkin akan terjadi, kakak mu bahkan tidak akan meninggalkan keluarga ini, dan bahkan mungkin saat ini kita sudah menjadi keluarga yang paling sangat dipandang karena bisa berbesan dengan keluarga Sherlock" jawab Nyonya Besar Brown yang terlihat emosi mendengar pertanyaan Rocky


"Tapi semua ini kan atas persetujuan ibu, bahkan semua rencana kita pun ibu ikut memikirkan nya" Rocky membela diri


"Benar semua atas persetujuan ku dan juga sedikit rencana aku ikut memikirkan nya, tapi semua karna kamu dan anak mu yang tambun ini yang mempengaruhi ku pada awalnya, sekarang sebaiknya kalian berdua berfikir bagaimana caranya agar perusahaan kita tidak benar-benar bangkrut" Nyonya besar Brown bangkit dari duduknya dan langsung masuk kekamarnya.


"Ayah bagaimana ini sekarang, aku tidak ingin perusahaan kita bangkrut dan menjadi miskin" Derby mengeluh kepada Rocky saat neneknya telah masuk kedalam kamarnya


"Benar kak bagaimana ini kelanjutannya, dan sebentar lagi kita juga harus membayar gaji karyawan, ditambah membayar hutang di Bank, dan Querto pun sudah mengundurkan diri, siapa lagi yang dapat kita andalkan?" tambah Renata.


"Sudah sebaiknya kita makan dulu, dan istirahat, besok kita mencari ide untuk semua ini, kita masih ada waktu 2minggu lagi sampai akhir bulan ini" ucap Rocky, dan mereka yang ada disitupun menuruti ucapan Rocky


"Yah kita jual saja rumah paman, dia kan sudah tidak menempati rumah itu, lumayan uangnya bisa buat menambahkan membayar gaji karyawan dan mencicil hutang kita kepada pihak bank" ucap Derby disela makannya.


"Benar juga, kenapa aku tidak memikirkan hal itu, baiklah besok ayah akan coba membicarakan kepada nenek" Rocky menjawab dengan raut muka sedikit lebih senang dari sebelumnya yang terlihat sedih memikirkan perusahaannya.

__ADS_1


*****


Disisi lain di Villa keluarga Sherlock mereka semua telah berkumpul dan bersenda gurau membicarakan semua kejadian yang terjadi di aula tadi. Sampai mereka semua berhenti berbicara ketika Peter bertanya kepada ayahnya.


"Yah mereka semua siapa yah?" Peter melihat ke arah 4 bodyguard yang tadi membantu mengeluarkan keluarga Brown


"Oh iya mereka ini adalah Bodyguard utama keluarga kita yang selama ini membantu ayah. .Donald, Frans, Brandy, Rio, dan mereka di ketuai oleh Nadine, apa kamu masih mengingatnya?" Tuan Sherlock menjawab dan juga bertanya mengingatkan kepada Peter tentang seorang yang pertama kali mengajarinya beladiri dan akhirnya mengenalkannya kepada master Yen.


"Aku pasti masih mengingatnya yah, tapi dimana kak Nadine sekarang? kenapa dia tidak datang juga?" tanya Peter.


"Nadine sedang menemani Danny disana mengurus dokumen kepindahan Perusahaan kita, setelah semuanya selesai baru mereka datang kesini" jawab Tuan Sherlock.


"Baiklah aku akan menunggu kak Nadine, aku sudah rindu dengannya ingin berlatih bersama dengan-Nya"


"Kenapa tidak disini saja, apakan itu masalah pribadi?" ucap Peter yang merasa sedang asik berbicara dengan semua para lelaki.


"Mm sudah bu biarkan saja aku berbicara didepan semuanya langsung" ucap Adell yang langsung berjalan mendekati kumpulan lelaki yang sedang asik bersenda gurau, diikuti Ibu Peter, Wanda, dan Renna.


"Jadi apa yang akan kamu bicarakan sayang?" tanya Peter ketika Adell telah duduk disamping nya.


"Aku akan memberikan hadiah kepada kamu serta keluarga kita" ucap Adell


"Hadiah apa itu sayang" Peter sangat antusias mendengar istrinya ingin memberikan hadiah kepada dia dan juga keluarganya, namun Adell tertunduk.

__ADS_1


"Ayo nak bicara, apa ibu saja yang menyampaikan nya?"Ibu Peter berbicara sambil mengelus kepala Adell.


"Biar aku saja bu" ucap Adell melihat ke arah Ibu Peter dengan senyum manisnya


"Segeralah, jangan buat suami mu dan yang lain menunggu" Ibu Peter dengan sangat lembut meminta Adell untuk segera mengumumkan hadiah apa yang akan dia berikan kepada keluarga. Adell hanya menganggukkan kepala dan menatap mereka 1 per 1 dengan senyumannya, dan berakhir di Peter, kemudian dia mulai mengumumkan hadiah apa yang dia maksud,.


"Aku hanya ingin membeikan sebuah hadiah kepada keluarga kita, bukan berupa barang, melaikan kehadiran calon sosok baru yang akan hadir kedalam keluarga ini beberapa bulan dari hari ini" ucap Adell dengan mata berkaca-kaca ketika menyampaikan nya karena dia begitu bahagia, dan dia mengeluarkan alat tes kehamilan dan menaruhnya diatas meja, dan alat itu menunjukan bahwa dia positif hamil, mereka semua yang melihat ke arah alat itu langsung menatap Adell dengan raut wajah bahagia sampai mereka tidak bisa berkata apa-apa selain tersenyum bahagia dan untuk yang perempuan meneteskan air mata kebahagiaan. Ibu Peter yang pertama kali mengetahui itu hanya tersenyum bahagia dengan tetesan air mata bahagia melihat anak dan menantu nya menangis dalam keadaan pelukan..


"Sayang ini adalah hadiah yang paling terindah dan membuat ku bahagia, mulai sekarang kamu jangan lagi terlalu letih, dan jaga baik-baik calon anak kita, makan dan minum yang bergizi baik untuk calon anak kita." ucap Peter sambil menangis bahagia didalam pelukan Adell.


"Iya sayang aku akan menjaga calon anak kita dengan baik" ucap adel yang tidak kalah bahagia nya, dan melepaskan pelukannya.


Tuan Sherlock, dan Tuan Ricky memberikan selamat kepada Adell dan juga Peter yang beberapa bulan lagi akan menjadi Orang Tua..


Sedangkan Wanda langsung memeluk Adell dan Peter sambil mengucapkan selamat dengan suara yang sangat kencang hingga membuat telinga sakit, dia sangat senang karena akan mendapatkan keponakan dari kakak dan kakak iparnya.


Dan untuk para bawahan / orang yang paling dipercaya yaitu, Renna, Jhon, Duo R, Fredy, Donald, Frans, Brandy, Rio, dan Querto langsung berdiri dan membungkukan tubuh mereka dan berucap dengan keras secara bersama-sama, Selamat Tuan Dan Nona Muda Sherlock atas kehamilan Nona Muda Sherlock. setelah mereka mengatakan itu secara bersama mereka bertepuk tangan, dan Renna langsung bejalan mendekati Adell dan langsung memeluk nya. semua yang melihat itu tidak masalah dan tidak melarang Renna untuk memeluk Adell karena keluarga Sherlock sudah menganggap semua bawahan kepercayaan mereka adalah keluarga, dan tidak hanya Adell Peter pun mendapatkan pelukan dari Master Yen yang sejak tadi hanya tersenyum saja, dan di lanjutkan dengan Ayah, Ayah Mertua, Jhon, Duo R, Fredy, Donald, Frans, Brandy, Rio, dan Querto.


Benar-benar menjadi malam yang sangat bahagia bagi keluarga besar Secret Group.


——————


Seperti biasa, Author tidak bosan - bosannya mengingat kan untuk Like, Coment, dan Juga Follow, agar Author semakin semangat

__ADS_1


Terimakasih 🙏


__ADS_2