
Sore hari, Peter baru saja tiba di villa, dan Adell menyambut nya dengan sangat bahagia.
" Kamu kenapa, kamu tidak terlihat seperti biasanya, kamu terlihat lebih bahagia, apa yang membuat mu sebahagia ini "
" Cupp... ayo sayang cepat masuk " Adell mengecup pipi Peter dan langsung menyeretnya masuk kedalam villa tanpa menjawab pertanyaan dari Peter, sedangkan Peter hanya bisa mengikuti Adell.
" Lihat itu Sayang " ucap Adell ketika sudah berada diruang tengah berasama Peter, Peter yang begitu melihat banyak gaun serta pakaian di ruang tengah, dan beberapa orang yang terasa asing bagi Peter, dia hanya bisa terkejut, karna tidak berfikir akan melihat begitu banyak Gaun pengantin, dan bergumam didalam hati " apakah itu akan di kenakan istri ku semua? jika benar berarti dia akan menggantinya setiap 1jam sekali? "
" Bagus bagus kan sayang, tapi aku bingung melihat begitu hanyak pilihan, bantu aku memilihnya, aku sudah meminta Ibu dan Wanda untuk memilihkan untuk ku tapi mereka juga bingung, makanya sekarang aku meminta kamu untuk memilihkannya untuk ku " seru Adell lagi, Peter yang mendengar itu langsung lega, karna ternyata fikiran nya itu salah, karna tidak semua akan di pakai istri nya.
" Baiklah aku akan memilihnya untuk mu sayang " ucap Peter yang sudah bernafas lega dari keterkejutan nya.
" Aku rasa yang ini sangat cocok untukmu, terlihat simpel tapi juga terlihat mewah, bagaimana ya mendeskripsikan nya, ya seperti itulah, aku yakin sangat cocok untuk mu, apalagi Warna putih yang di kelilingi dengan hiasan gold dibeberapa bagian gaunnya, cobalah dulu jika nanti menurutmu tidak bagus, aku akan memilih yang lain "
" Baik sayang aku akan mencobanya " Adell langsung pergi untuk mencoba nya, ditemani oleh Renna, Wanda, dan juga 2 orang yang mungkin dari pihak butik yang mempunyai gaun itu semua.
" Mamah, Ayah, Ayah mertua, jadi bagaimana mana seragam yang akan di gunakan untuk keluarga nanti? " tanya Peter kepada orang tuanya dan mertuanya
" Mamah sudah menyerah kan kepada Wanda, jadi apapun pilihannya pasti bagus " jawab Ibu Peter
" Pantas saja ibu, ayah, dan ayah mertua santai-santai saja dari tadi sejak aku datang "
__ADS_1
" Huft kamu tidak tahu saja kalau kami ini baru saja bersantai, karna sebelum nya Adell benar-benar seperti anak kecil, meminta kami untuk memilih kan Gaun untuknya, dan sampai kamu tiba akhirnya kami bisa santai seperti ini hihihi " ucap Ibu Peter
" Maafkan aku ya ibu, mungkin dia seperti itu karna dulu aku tidak sanggup untuk membelikannya Gaun pernikahan 1 pun, jangan kan beli menyewanya saja aku tidak sanggup sama sekali bu " ucap Peter sedih mengingat hari dimana dia menikah dengan gaun yang benar-benar tidak enak dipandang.
" Sudah nak tidak usah di ingat kembali, sekarang sebaiknya kamu coba pakai pasangan Gaun yang kamu pilih tadi, itu kasihan Fredy sudah memegangi nya dari tadi " ucap ibu Peter melihat Fredy yang ada dibelakang Peter yang tangannya masih menggantung memegangi stelan jas yang memiliki warna sama dengan Gaun yang Peter pilih untuk Adell.
" Maaf Fredy aku tidak Tahu jika kamu memegangi Pakaian ku sedari tadi " ucap Peter setelah membalikkan badannya
" Tidak apa-apa Tuan Muda itu sudah kewajiban ku "
" Baiklah Terimakasih " ucap Peter lalu mengambil pakaian nya lalu berjalan memasuki kamar disebelah kamar yang sebelumnya dimasuki istri nya untuk mencoba Gaun.
15 menit telah berlalu, Peter yang sudah selesai lebih dahulu, telah berada di ruang tengah sambil menunggu Adell begitu terpesona melihat istri nya yang begitu Cantik memakai Gaun pilihannya tadi, tanda sadar dia yang sedang duduk di sofa bersama dengan orangtua nya dan juga ayah mertuanya langsung berdiri, dan langsung kaku melihat betapa cantik istri nya itu.
Semua orang yang melihat mereka Adell pun ikut menjadi kaku walau hanya beberapa detik, hanya Peter dan Adell lah yang menjadi kaku begitu lama, sampai akhirnya tanpa mereka sadari mereka sama - sama jalan mendekati 1 sama lain.
" Be.... benarkah kamu istri ku yang bernama Adell Brown? " ucap Peter terbata, namun Adell tidak menjawab pertanyaan Peter, malah balik bertanya dengan terbata juga " A.... apakah kamu benar suamiku yang bernama Peter Sherlock? "
Semua orang yang menyaksikan itu semua hanya menahan tawa melihat tingkah mereka, hanya Wanda saja yang tertawa terbahak - bahak melihat kedua kakaknya seperti robot yang begitu kaku. namun berkat dia akhirnya bisa memecahkan kekakuan mereka berdua dan langsung menatap tajam ke arah Wanda yang sedang tertawa.
" Maaf kan aku kakak Cantik dan Tampan, habis luci sekali kalian seperti robot, kaku sekali ahahaha " Wanda berkata dan dilanjutkan lagi tertawanya, membuat Peter dan Adell menjadi malu dan menundukan kepala mereka mendengar perkataan Wanda.
__ADS_1
" Sungguh cantik sekali kamu nak " ucap orang tua Peter dan mertuanya berbarengan dan berjalan menghampiri Adell. Mendengar ucapan mereka Adell menjadi malu lagi dan mukanya semakin memerah.
" Benar sayang kamu benar - benar cantik " ucap Peter yang ikut menghampiri Adell.
" Kamu juga Tampan dan Gagah sekali sayang " seru Adell
" Baiklah berarti Gaun ini sudah cocok ya untuk kalian, sekarang lepaskan kembali dan tunggu waktunya sampai kalian akan memakainya di depan semua orang " perintah Ibu Peter, walaupun sebenarnya Adell enggan untuk melepaskan nya tapi dia harus melepaskan nya, karna dia juga tidak ingin Gaunnya rusak atau apalah sebelum hari pernikahan yang tertunda dilaksanakan." Dan untuk Renna sekarang pilih pakaian untuk mu, Jhon, Duo R, dan Ferdy " sambung ibu Peter.
" Baik nyonya besar " Rennya kemudian melihat pakaian yang cocok untuk mereka " Nona Wanda untuk keluarga yang mana? aku takut salah memilih dan memilih yang sama nantinya " lanjut Renna yang kali ini bertanya kepada Wanda
" ohh itu stelan yang abu - abu, jadi pilihan kalian hanya tinggal Biru Muda dan Biru Tua saja, tapi jika kamu tidak mau kedua warna itu, coba saja kamu tanyakan kepada mereka apakah ada warna lain " ucap Wanda memberi tau dan memberi saran
" Tidak perlu Nona Wanda, sebaiknya aku memilih Warna Biru Muda saja, dan Biru Tua nya untuk pelayan, sedangkan keamanan tetap berwarna hitam "
" Baiklah, atur saja bagaimana baik nya, karna kamu telah dipercaya untuk itu semua oleh Kak Peter "
" Baik Nona Wanda, aku akan atur semuanya sebaik mungkin " ucap Renna dengan semangat, dan Wanda hanya menganggukan kepalanya saja.
Setelah mereka semua sudah menentukan pakaian yang akan di kenakan pada hari Pernikahan Peter dan Adell yang tertunda, merekapun seperti biasanya makan malam bersama, dan di lanjutkan berbincang-bincang ringan sebelum akhirnya mereka semua beristirahat.
——————
__ADS_1
Seperti biasa, Author tidak bosan-bosannya mengingat kan untuk Like, Coment, dan Juga Follow, agar Author semakin semangat
Terimakasih 🙏