
Sore hari waktu dimana acara reuni akan di adakan, Peter Renna dan Windy sedang menunggu Danny dan Nadine untuk menjemput mereka di kamar.
"Peter apa kamu yakin hanya menggunakan pakaian seperti itu?" tanya Renna yang sebenarnya tidak ingin Peter menjadi bahan ledekan temannya nanti di acara mereka.
"Benar Peter tidak sebaiknya kamu menggunakan pakaian yang lebih baik, sedangkan aku kamu suruh aku menggunakan pakaian sebagus ini" Tambah Windy yang mendengar ucapan Renna.
"Aku sangat yakin, dan aku juga sangat nyaman dengan pakaian ku ini" jawab Peter karna tau apa maksud Renna dan juga Windy bertanya seperti itu.
"Baiklah, terserah padamu" jawab Renna.
Setelah itu Peter mendapatkan tlp bahwa Danny dan Nadine sudah berada di bawah untuk menjemput mereka. Peter Renna dan Windy pun langsung turun untuk menemui Danny dan Nadine yang sudah tiba.
"Tuan Muda kami telah membawakan Mobil Tuan Besar untuk kamu pakai, dan kami mohon maaf kami ada keperluan sebentar jadi kami tidak bisa mengantar Tuan Muda ke The Royal Luxury Kitchen, tapi kami nanti akan tetap kesana setelah tugas keperluan kami selesai" ucap Danny meminta maaf karena dia telah mendapat instruksi lain dari Wanda yang sebenarnya ada dikamar Ayah Peter yang ada Kantor RE.
Flashback hari dimana setelah keberangkatan Peter.
Adell yang masih terganggu dengan firasat tentang sesuatu yang akan terjadi terhadap suaminya memaksa ingin menyusul nya.
"Ibu aku ingin menyusul Peter, aku benar-benar tidak ingin dia mendapatkan hal buruk disana, atau kesulitan disana" ungkap Adell kepada Ibu mertua nya.
"Tenang lah nak, ibu yakin disana dia tidak akan kenapa-napa, lagi pula disana banyak juga karyawan ayah yang mengurus Peter" jawab ibu Peter yang melihat bagaimana khawatir nya Adell, walaupun dia juga khawatir karena firasatnya akan terjadi hal buruk kepada Peter, bukan soal Peter dihina atau apa, tapi seperti akan terjadi hal lain yang lebih buruk dari itu.
"Tapi bu aku ingin benar-benar menemani Peter" paksa Adell. Ibu Peter pun hanya bisa menghela nafasnya. sementara Wanda yang dari tadi mendengar percakapan mereka juga semakin tidak tega melihat kakak iparnya itu benar-benar memaksa untuk menyusul.
"Bi ijin kan saja kak Adell untuk menyusul kak Peter, aku akan menemaninya" ucap Wanda yang semakin tidak tega melihat iparnya berlinang air mata memohon kepada mertuanya itu.
"Baiklah aku ijin kan, tapi kalian harus mendapatkan ijin dari Ayah kalian dulu, jika mereka tidak mengijinkan sebaiknya jangan mekasa lagi" jawab Ibu Peter pasrah karena tidak tega jika terus menahan keinginan menantunya itu.
__ADS_1
"Baik aku akan meminta ijin kepada ayah" Jawab Adell dan langsung pergi bersama Wanda ke ruang tamu tempat dimana ayah dan ayah mertuanya sedang berbincang..
"Ayah aku dan Wanda ingin meminta ijin untuk menyusul Peter kesana" ucap Adell tanpa basa-basi setelah sampai di ruang tamu dan duduk di hadapan mereka. Tuan Sherlock dan juga Tuan Ricky pun langsung betatapan mendengar permintaan Adell.
"Apa kamu yakin dengan keputusan mu ini nak?" Jawab Tuan Ricky. sementara Tuan Sherlock hanya melihat kearah Adell dan Wanda saja.
"Aku yakin yah ingin menyusul Peter" jawab Adell.
"Bagaimana menurutmu?" tanya Tuan Ricky kepada Tuan Sherlock.
"Aku terserah kepadamu saja, aku yakin kok mereka akan baik-baik saja" jawab Tuan Sherlock.
"Baiklah kalau begitu kalian kami ijin kan" ucap Tuan Ricky memberi ijin kepada Adell dan Wanda
"Tapi sebaiknya besok pagi saja kalian berangkatnya" Tuan Sherlock menambah kan.
"iyaiya, sebaiknya kamu sekarang jangan terlalu cape dan bawa barang seperlunya saja" Tuan Sherlock mengingatkan.
"Baik ayah" ucap Adell.
Sedangkan Wanda langsung menghubungi Danny bahwa Wanda dan Adell besok ingin Danny menjemput nya di Bandara pribadi milik Keluarga Peter, tapi jangan sampai Peter tahu bahwa Wanda dan Adell kesana menyusulnya, dan untuk menyiapkan juga Kamar yang ada di ruangan Tuan Sherlock untuk di bersihkan, karena mereka akan beristirahat disana setelah sampai disana sebelum mereka memberi kejutan kepada Peter.
Mendengar itu Danny pun langsung mengiyakan dan langsung memberi instruksi kepada bawahan lainnya untuk segera membersihkan kamar Tuan besar mereka karena Istri dari Tuan Muda mereka yang tak lain menantu dari Tuan besar mereka akan tiba besok.
Besok hari Adell dan juga Wanda pun sudah siap untuk berangkat, hanya tinggal menunggu kabar dari dari pilot keluarga nya bahwa pesawat sudah siap, dan Wanda pun menghubungi Danny untuk menjemput nya sekitar 2 jam setelah keberangkatan dirinya dan juga Adell.
Adell dan juga Wanda pun telah berangkat dan sampai setelah melakukan penerbangan. sama seperti Peter, Wanda dan Adell pun disambut dengan cara yang sama di bandara pribadi milik keluarga mereka. Dan setelah sampai di kantor pusat Royal Entertainment mereka mendapatkan sambutan lagi, dan banyak sekali yang terkagum-kagum dengan Adell yang merupakan Istri dari Tuan Muda mereka semua, dan mereka merasa terkagum-kagum karena kecantikan yang dimiliki Adell serta ke ramahan Adell kepada mereka semua, walaupun Adell terlihat buncit karena sedang hamil tapi tidak mengurangi kecantikan nya itu.
__ADS_1
Setelah mereka disambut dengan sederhana namun berkesan untuk Adell, mereka langsung menuju kamar Pribadi Tuan Besar yang ada di kantor itu untuk beristirahat sejenak sebelum bertemu dengan Peter nanti di pandu oleh Danny dan Nadine mengikuti dari belakang serta 2 bodyguard yang membawakan koper Wanda dan Adell.
"Tuan Danny Nona Nadine serta kalian terimakasih" ucap Adell begitu sampai di kamar pribadi Tuan Sherlock yang ada di kantor.
"Nyonya Muda jangan mengucapkan terimakasih kepada kami, karena ini semua sudah menjadi tugas kami" jawab Danny
"Nyonya Adell jangan seperti itu, benar kata Danny ini semua sudah menjadi tugas kami" tambah Nadine, sedangkan 2 bodyguard yang ada di belakang Nadine hanya menundukkan kepala saja tanpa berbicara.
"Iya baiklah jika begitu" Adell dengan menghela nafasnya. "ohh iya aku ingin bertanya, suami ku akan menghadiri acara reuni dimana ya dan jam berapa? kemarin Renna telah memberitahu namun aku lupa" tambah Adell bertanya.
"Mereka akan mengadakan reuni di The Royal Luxury Kitchen dan untuk jam nya kurang lebih jam 4 sore ini, dan Tuan Muda juga ingin kami mengantarkan mereka ke tempat itu" jawab Danny.
"mmm Paman Danny, kamu nanti antarkan saja Mobil Paman ku ke hotel kak Peter untuk kak Peter gunakan sendiri, lalu menjemput kami, aku yakin kak Peter tidak akan marah, mungkin dia lebih senang seperti itu, karena dia agak terlalu tidak suka jika di kawal" sahut Wanda.
"Baiklah nanti akan aku coba Nona Wanda, jika memang Tuan Muda tidak keberatan aku langsung menjemput kalian lagi kesinikesini, tapi sebaliknya jika Tuan Muda tetap ingin kami antar kami akan menjemput kalian setelah mengantar nya kesana" jawab Danny.
"Yasudah" jawab Wanda singkat.
Danny dan juga Nadine pun pamit untuk keluar dari kamar mereka agar mereka beristirahat dahulu sambil menunggu sore nanti.
...----------------...
Mohon maaf kalo jarak Up nya terlampau jauh dari up sebelumnya🙏
Jangan lupa ya Vote,Gift,Like,dan Komen, biar semangat terus author nya dan tidak berhenti ditengah jalan. sekalian di Share juga ke yang lain novel author yang pertama ini, biar makin banyak yang baca nya hehehe.
Terimakasih ya untuk para Readers yang sangat sabar dan setia kepada Peter🙏
__ADS_1