Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal

Suami Ku Ternyata Sang Pewaris Tunggal
Bab 85


__ADS_3

Sudah hampir 1 jam Jessy yang sudah bersama dengan Renna dan Windy merasa gelisah, mengapa Fenser tidak kunjung kembali dari toilet, dia ingin menghubungi Fenser tapi tidak mempunyai nomor kontaknya, ingin pergi ke toilet namun dia tertahan oleh Renna dan juga Windy yang tidak henti-hentinya mengajak berbicara membuat dirinya tidak bisa kemana-mana, mau alasan pun dia merasa tidak enak, dia sekarang hanya bisa menunggu dengan perasaan gelisah saja.


Renna dan Windy melihat kegelisahan yang di alami oleh Jessy, dan mereka menahan tahan melihat itu, karena mereka sudah yakin bahwa Jessy sedang merasakan kegelisahan karena Fenser yang tak kunjung kembali. Sampai akhir nya Renna memiliki ide untuk memanggil Anna untuk bergabung agar membuat Jessy semakin tidak bisa pergi mencari Fenser.


Anna pun tidak lama hadir di antara mereka setelah mendapatkan pesan dari Renna untuk segera bergabung dengannya untuk mempersulit Jessy pergi. Setelah Anna hadir Jessy semakin pasrah saja karena dia tau jika sudah seperti ini dia benar-benar tidak bisa mencari alasan walaupun sekedar pergi ke toilet, karena pasti diantara mereka akan ikut pergi juga, seperti kebiasaan para kaum wanita yang lain yang jika ke toilet selalu bersama, walaupun salah satunya hanya sekedar merapihkan make-up yang mulai luntur.


*Ring...Ring...Ring* Suara nada telepon yang masuk ke ponsel Renna, melihat bahwa yang menghubungi nya adalah Fenser yang taklain Peter, Renna pun pergi menjauh untuk menerima nya.


"Ada apa Peter?" ucap Renna yabg telah terhubung dengan Peter "Ohh baik lah" tambah Renna lalu mematikan telepon nya.


Setelah selesai menerima telepon dari Peter Renna pun kembali ke Jessy, Anna, dan Windy.


"Siapa yang menghubungi mu Renna" Tanya Anna kepada Renna yang telah kembali ke kursinya.


"Ohh itu Wanda, dia menanyakan aku berada dimana, dan aku mengatakan aku disini bersama kalian, dan dia mengingatkan kepada ku agar aku nanti untuk kedepan panggung kecil sebelum acara pemakaman di mulai, ya kurang lebih 15 menit lagi, dan Wanda juga bilang jika kalian di minta untuk duduk di jajaran kursi ke dua dari depan panggung, nanti aku yang akan atur itu" jelas Renna menjelaskan, keseluruhan nya tentant apa yang di perintahkan oleh Peter tadi di tlp.


"Jadi seperti itu, baik lah kurang kita pindah sekarang saja" pinta Anna.

__ADS_1


"Ohh tunggu dulu karena aku belum memerintahkan para bawahan untuk menyiapkan kursi untuk kalian, jadi sebaiknya kita disini dulu saja, aku akan meminta para bawahan untuk menyiapkan nya untuk kalian, dan beberapa orang yang di haruskan duduk di paling depan" ucap Renna lagi.


"Ohh jadi selain kita ada yang lain?" ucap Anna


"Oh tentu, kamu lihat yang ada di sana, dia juga harus berada disana biar bagaimana pun dia orang berpengaruh disini, pasti kamu tau itu, makanya dia di haruskan ada di jajaran kursi ke dua dari depan panggung" ucap Renna sambil melirikan matanya ke arah Tuan Aska, Yudha, dan Albert.


"Ohh aku baru menyadarinya jika Tuan Aska juga datang untuk menghadiri acara pemakaman teman kita Peter." ucap Anna pura-pura terkejut dan pura-pura baru menyadari bahwa Tuan Aska hadir di tengah-tengah mereka.


"Dan itu di sebelah Tuan Aska bukannya Albert ya?" kali ini Windy yang berpura-pura terkejut melihat Albert yang duduk bersebelahan dengan Tuan Aska, Renna mendengar ucapan Windy hanya menganggukkan kepalanya saja membenarkan ucapan Windy "Aku tidak menyangka dia bisa duduk bersebelahan dengan Tuan Aska, karena setahu ku dari orang-orang yang suka membicarakan nya bahwa Tuan Aska adalah tuan yang sangat sulit untuk di dekati" tambah Windy lagi.


"Benar sekali kata mu Windy, ayah ku juga pernah berkata seperti itu, ohh sungguh beruntung sekali Albert itu" Anna menimpali ucapan Windy.


"Baiklah" ucap Anna dan Windy bersamaan.


"Maaf kalian duluan saja aku mau ke toilet sebentar, nanti aku menyusul kalian kedepan" Jessy bersuara karena merasa mendapatkan peluang yang baik disaat ini.


"Duh kamu berbicara tentang toilet aku jadi ingin pergi kesana juga, sebaiknya aku ikut dulu bersama mu" Anna berinisiatif untuk mengikuti Jessy.

__ADS_1


"Ahh...Aku rasa aku tidak jadi pergi kesana, karena terlihat dari sini disana cukup ramai orang yang mengantre untuk masuk kedalam" ucap Jessy mengurungkan niatnya karena Anna yang ingin ikut dengannya.


"Ohh benar seperti yang kamu katakan sepertinya memang banyak orang yang mengantre disana" ucap Anna lagi membenarkan ucapan Jessy.


Akhirnya dengan perasaan terpaksa Jessy, mengikuti Anna, Renna, dan juga Windy menuju ke kursi yang sudah disiapkan untuk mereka.


Disisi lain Albert, Tuan Aska, san juga Yudha bingung kenapa mereka tiba-tiba diminta untuk pindah tempat duduk mereka, namun setelah di jelaskan oleh bawahan keluarga Sherlock yang tak lain adalah Rio mereka bersedia untuk berpindah tempat duduk.


Namun walaupun Albert dan Yudha bersedia untuk berpindah tempat duduk, mereka berdua masih memiliki sedikit keraguan mengapa mereka diharuskan duduk di depan, tapi itu semua di tepis dari fikiran mereka karena mereka berfikir semua karena mereka sejak tadi duduk bersama Tuan Aska, jadi mungkin para bawahan keluarga Sherlock berfikir bahwa mereka ber2 adalah bawahan yang dibawa Tuan Aska.


Albert juga melihat tidak hanya dirinya yang berpindah tempat duduk tapi Jessy, Windy, Renna, dan juga Anna berpindah tempat duduk, tentu itu membuat dia bersemangat begitu melihat Anna akan duduk sejajar dengan Anna, dan dia merasa ini kesempatan untuk duduk bersebelahan dengan Anna wanita yang selama ini dia idam-idamkan namun tidak punya kesempatan untuk sedikit dengannya karena Anna selalu menghindari dirinya.


...----------------...


Jangan lupa Follow, Vote, Gift, Like, Share, dan komennya ya.


Jangan lupa juga untuk kritik dan sarannya, agar bisa membantu Author untuk melanjutkan cerita nya, dan tambah semangat tentunya.

__ADS_1


Terimakasih untuk kalian para Readers yang telah vote gift like share dan juga komen yang membuat saya ingin terus meneruskan cerita Peter. Dan untuk yang belum, boleh lah Follow, vote, dan gift nya hehehe. .sekali lagi terimakasih kasih untuk semua nya ya. kita bertemu lagi di bab selanjutnya besok😁


__ADS_2