
Pagi tiba, Peter pun telah bangun serta telah mandi, dan dia ingin menyusul Renna serta Windy yang sedang menunggu di restoran hotel yang ada di lantai 1. namun karena Peter belum tau dimana restoran itu berada dia pun mencari nya sendiri, 5 menit dia mencari sampai dimana dia telah berada di lorong menuju restoran dia bertemu dengan seorang temannya yang tak lain adalah Jenny.
"Peter...?" sapa Jenny.
"Maaf kamu siapa ya? apa kamu mengenal ku?" jawab Peter.
"Tentu aku mengenal mu, ternyata kamu tidak banyak berubah ya hanya penampilan mu saja yang berubah, dari yang biasanya memakai baju-baju bagus sekarang hanya memakai baju seperti ini. .hahaha" ucap Jenny dan tertawa meliat penampilan Peter yang biasa saja.
"Kamu siapa ya? maaf jika aku lupa siapa kamu, karena aku baru saja tiba lagi disini" jawab Peter lagi tanpa menghiraukan ucapan Jenny tentang penampilan nya saat ini, dan masih belum mengenali bahwa wanita itu Jenny karena riasannya terlalu tebal sehingga menutupi wajah aslinya.
"Aku Jenny, kamu lupa dengan ku? apa karena sekarang aku semakin cantik sehingga kamu tidak mengenali ku? tidak perlu kamu jawab aku memang cantik daripada waktu sekolah dulu" jawab Jenny percaya diri.
"Mmm, ternyata kamu Jenny, apa kabar?" jawab Peter datar dan sedikit berbasa-basi setelah mengetahui bahwa wanita yang bertemu dengannya di lorong itu adalah Jenny.
"Tentu saja kabar ku sangat baik, apa kamu buta sehingga tidak melihatnya?" jawab Jenny ketus.
"Ya maaf" jawab Peter singkat.
"Apa yang lakukan di hotel ini? sedang mencari sarapan gratis? atau mengemis? tapi tidak mungkin jika kau itu mengemis ya karena tidak mungkin pengemis bisa masuk kedalam hotel ini" jawab Jenny meledek lagi.
"Terserah kamu saja ingin berkata apa" jawab Peter yang malas berlama-lama dan melanjutkan perjalanan nya menuju restoran namun baru saja melangkah tiba-tiba dia berhenti lagi karena Jenny memanggilnya lagi.
"Peter..." panggil Jenny "Teman-teman lihat lah aku bertemu dengan siapa pagi ini? ini adalah mantan anak orang kaya yang dulu berpenampilan bagus dan selalu di temani oleh bodyguard nya, dan sekarang lihat lah penampilan nya, terlihat sekali bahwa benar tentang keluarga nya yang sudah bangkrut, dan sekarang aku bertemu dengan nya di hotel Royal, dan dia ingin mencari makanan di hotel ini untuk sarapan" ucap Jenny sambil mengarahkan camera ponselnya ke arah Peter dan mengambil video Peter sambil berkata mengejek.
__ADS_1
Peter yang melihat kelakuan temannya itu sedikit kesal, namun dia tidak mau meladeninya, jadi dia hanya menggelengkan kepalanya, dan langsung berbalik badan melanjutkan perjalanannya menuju restoran.
"Peter..." Panggil Renna yang telah duduk bersama dengan Windy. Peter pun menghampiri mereka. "Kamu bertemu dengan Jenny barusan? dimana dia sekarang? mengapa dia benar-benar menjengkelkan mengambil video dirimu dan mengirimkan nya ke grup" tambah Renna bertanya ketika Peter telah duduk dihadapannya dan berada di samping Windy.
"Sudah abaikan saja dia, biarkan saja dia ingin melakukan apa terhadapku, aku tidak perduli" jawab Peter acuh, karena dia telah terbiasa dihina.
"Tapi....."
"Renna, jadi kamu berada di sini? ohh ternyata kamu sedang mentraktir 2 gembel ini" ucapan Renna terpotong oleh Jenny yang tiba-tiba saja datang menghampiri mereka ber 3, dan berbicara asal.
"Jenny tolong jaga ucapan mu, biar bagaimana kamu tidak tahu yang sebenarnya......" ucap Renna terhenti lagi, namun kali ini karena Peter yang segera menatap Renna agar tidak membuka semuanya kebenarannya.
"Aku tau kok Renn, aku sungguh tau sekali, Peter ini sekarang jatuh miskin, dan sedangkan Windy sisampah ini sekarang menjadi pengangguran ahahaha" Jenny tertawa setelah mengucapkan itu
"Jenny cukup hentikan menghina mereka, kita ini teman bukan jadi sebaiknya perlakuan teman dengan baik bukan malah menghina, jika bisa bantu mereka jika mereka mengalami kesusahan bukan mengejek nya." ucap Renna kesal mendengar perkataan Jenny.
"Maafkan aku, habis aku paling tidak tahan jika melihat orang-orang seperti mereka ini" jawab Jenny "Jadi bagaimana Renna kabar mu? kapan kamu tiba disini, karena aku dengar bahwa kamu bekerja di Blistered City kan" tambh Jenny bertanya.
"Kabar ku baik saja, dan baru saja tiba kemarin bersama Peter, iya benar aku bekerja disana menjaga villa milik Secret Group" jawab Renna sedikit keceplosan karena mengatakan bahwa kembali bersama Peter.
"Apa.... kamu kembali bersama Peter?" Jenny terkejut mendengar nya.
"Benar aku kembali kesini bersama Renna menggunakan pesawat pribadi milik bos Renna, kebetulan aku tidak mempunyai cukup uang untuk kembali kesini jadi aku menghubungi Renna untuk meminjam uang, namun Renna malah menawarkan untuk kembali bersamanya saja tanpa harus membayar" Sahut Peter menjelaskan karena dia melihat Renna terkejut karena keceplosan berbicara jika dia kembali bersama Peter. sedangkan Windy masih menjadi pendengar baik diantara mereka namun dengan menundukkan kepalanya, karena dia kesal melihat Jenny.
__ADS_1
"Sungguh beruntung sekali kamu Peter, baik-baik lah bersama Renna jangan membuat masalah, karena kamu berhutang kepadanya" jawab Jenny memperingati Peter, sedangkan Peter hanya mengangguk-ngangguk saja.
"Renna jadi bagaimana jika kita sore ini berangkat bersama, kebetulan hari ini aku ingin bertemu dengan klien ku disini membahas bisnis hingga siang atau sore sebelum berangkat ke acara reuni kita" Jenny menawarkan.
"Kamu yakin ingin berangkat bersama ku?" tanya Renna
"Ya tentu saja, memangnya ada apa?" jawab Jenny heran.
"Aku tidak sendiri, karena aku tentu bersama dengan Peter dan juga Windy, ap kamu mau berangkat bersama dengan mereka?" tanya Renna lagi.
"eh..mm..aku ti..."
"Sudah sudah nanti aku bersama dengan Peter dan Windy menggunakan taxi saja, makasih Jenny atas tawaran mu" Potong Renna yang melihat Jenny susah untuk menjawab nya.
Setelah itu pun Jenny memisahkan diri ke meja yang lain dan menunggu kliennya disana, sedangkan Peter, Renna, dan Windy pergi berbelanja pakaian untuk Windy sampai Siang hari mereka sudah kembali ke kamar hotel pribadi milik keluarga Peter.
#Bersambungā
...----------------...
Maaf ya para Readers jika menggantung lagi, tapi tenang hari ini author akan kasih 2 bab kok, tapi mungkin update nya tidak bersamaan atau mungkin 1 bab nya akan update sore, karena author harus mengerjakan tugas di kehidupan nyata dulu sampai selesai. sekali lagi maaf ya.
Jangan lupa ya Vote,Gift,Like,dan Komen, biar semangat terus author nya dan tidak berhenti ditengah jalan. sekalian di Share juga ke yang lain novel author yang pertama ini, biar makin banyak yang baca nya hehehe.
__ADS_1
Terimakasih ya untuk para Readers yang sangat sabar dan setia kepada Peterš