
Setelah selesai dengan mandi bersamanya, kini mereka sudah siap untuk pergi ke Restauran, meski jam menunjukan sudah pukul sepuluh siang tapi Adinda tetap kekeh ingin pergi. Aditya terpaksa menurutinya walaupun sebenarnya ia ingin sekali menikmati waktunya berdua di rumah bersama istrinya itu, tapi Aditya juga tidak mau memaksanya.
"Mas aku naik taxi saja yah.!" Celetuk Adinda membuat Aditya menghentikan langkahnya.
"Kenapa.?" Tanya Aditya merasa heran.
"Yah kan aku sudah bilang Mas, kalo kita pergi bersama nanti orang-orang tau." Jawab Adinda enteng sambil menatap Aditya.
Setelah mendengar ucapan istrinya itu, tanpa pikir panjang Aditya langsung menggendong tubuh Adinda, ia malas berdebat dan langsung berjalan menuju ke mobilnya.
"Astaga, ternyata suamiku ini romantis banget, mana ganteng lagi, duhh jadi pengen cium deh gue hehe."
Batin Adinda menatap Aditya sambil tersenyum mengembang membuat Aditya merasa gemas melihatnya.
Kini ia berjalan menuju mobil mewah milik Aditya. Adinda lalu tersadar ternyata magsud Aditya menggendongnya hanya ingin membawanya pergi ke Restauran bersamanya, Adinda pun meronta meminta Aditya menuruninya.
"Mas, turunin aku!" Ucap Adinda.
"Tidak mau.. kita akan pergi bersama dan kamu tidak boleh menolaknya, kalo kamu menolak akan tau akibatnya nanti." Ancam Aditya menatap Adinda tajam membuat nyali Adinda menciut dan terdiam.
"Idih baru saja gue puji.. udah kambuh lagi penyakit nya, dasar suami nyebelin. Tapi gue harus cari cara biar bisa kabur.. gue gak mau bareng dia, nanti bisa kacau deh kalo orang-orang tau gue istrinya chef Aditya yang dingin dan arogan." gerutu Adinda dalam hatinya ia pun langsung berfikir mencari cara supaya bisa lepas dari Aditya tanpa membuatnya marah.
__ADS_1
"Sayang..!"
"Hemmm.." Lanjut Aditya dingin.
"Sayangku.. cintaku..!" Ucap manja Adinda sambil memegang lembut pipi suaminya itu.
"Apa..?" Jawab Aditya lalu menatap Adinda gemes.
"Astaga istriku ini lucu sekali.. jadi gemes" Ucap Aditya dalam hatinya yang sebenarnya tau magsud dari ucapan manja istrinya itu.
"Suamiku yang tampan, turuni aku yah..pleas.." Ucap manja Adinda berharap ia mendapatkan apa yang ia mau.
"Diam, atau ku cium kamu." Lanjut Aditya menatap mesum Adinda.
Dan sampailah Aditya di mobilnya ia pun ingin mendudukan Adinda, disaat Aditya akan mendudukannya ia malah kehilangan keseimbangannya lalu mereka terjatuh bersama yang dimana Adinda berada di bawah Aditya.
"Awww.." Ringis Adinda dan Aditya bersama dan tanpa sengaja jidat Aditya beradu dengan bibir Adinda sehingga membuat bekas lipstik di jidatnya seperti bekas ciuman.
"Hahaha.." Tawa Adinda pecah setelah melihat dahi suaminya.
"Why." Heran Aditya yang mengangkat kedua tangannya dan menatap Adinda ia pun langsung memegang kening istrinya itu karna takut Adinda kenapa-kenapa.
__ADS_1
"Tidak panas!, kamu tidak kesurupan kan sayang?" Tanya Aditya yang merasa aneh dengan tingkah istrinya itu yang tiba-tiba tertawa membuat ia merinding.
"Ishh.. Apaan sih sayang ada-ada saja, enggak lah. Aku enggak kesurupan." Jawab Adinda sambil tertawa.
"Yah terus kenapa kamu tiba-tiba ketawa gitu, kan serem."
"Engga Mas gak kenapa-napa cuman lucu aja hehe, Kamu takut yah Mas aku kesurupan.." Ledek Adinda.
"Enggak lah syg, mana ada Aditya Putra penakut. Ahh sudahlah sayang nanti makin siang lagi, kita berangkat sekarang..!" Kata Aditya yang langsung di angguki oleh Adinda ia pun langsung melajukan mobilnya.
Karna ia tidak mau berkepanjangan akhirnya Aditya melajukan mobilnya menuju restaurant. Karna jarak Restauran dengan rumah Aditya tidak terlalu jauh kini mereka akan sampai tapi Adinda memintanya turun sebelum masuk ke area restaurant, karna Adinda tetap kekeh akhirnya dengan terpaksa Aditya mengalah ia memberhentikan mobilnya, Adinda lalu turun dan berjalan.
Dan akhirnya Aditya telah sampai tanpa menunggu lagi kedatangan Adinda ia langsung menuju ke dapur, di saat ia sedang berjalan bisik-bisik dan tawa kecil terdengar olehnya tapi Aditya tidak mengubrisnya, seperti biasa Aditya hanya bersikap cuek dan dingin.
Setelah sampai di dapur ia langsung mengambil celemek lalu ber pas-pasan dengan chef Rendy dan tiba-tiba.
"Hahaha" Chef Rendy tertawa membuat heran Aditya.
"Gue gak nyangka Dit, haha" Lanjutnya sambil tertawa.
"Gak nyangka apa..? Aneh loe" Jawab Aditya menatap dingin Rendy teman bekerjanya.
__ADS_1
"Gue gak nyangka ternyata loe diam-diam menghanyutkan Dit haha" Kekeh Rendy yang tak lepas dari tawa nya karna ia melihat bekas lipstik di jidat Aditya, Rendy yang menyangka kalo Aditya hanyalah cowok dingan arogan dan kaku mana bisa seperti dirinya yang sering gota-ganti cewek dan menikmatinya.