
''Heyy awas, saya mau masuk.'' Ucap lagi wanita itu karena masih terhalang oleh Adinda.
Wanita itu bernama Bella mantan kekasih Aditya yang kini ia ingin bertemu dengan Aditya yang mana ia ingin membicarakan baik-baik kembali tentang hubungannya dengannya, karena ia masih tidah percaya dengan keputisan Aditya yang ingin mengakhiri hubungannya yang mana ia dan dirinya masih menyangka saling mencintai.
''Saya pemilik rumah ini..'' Ucap Adinda membuat Bella langsung terdiam menatapnya.
''Tidak mungkin..? Rumah ini tidak akan di jual oleh kekasih saya..! Kamu jangan mengaku-ngaku menjadi pemilik rumah ini.'' Lanjut Bella tak mau kalah karena ia masih tidak percaya.
''Memang rumah ini tidak di jual, saya isteri dari pemilik rumah ini.''
''Siapa sayang..!'' Lantang suara itu terdengar sehingga membuat Adinda dan juga Bella langsung mengalihkan pandangannya beralih ke sumber suara itu.
Dilihatnya dua wanita itu membuat Aditya membulatkan matanya terkejut ia langsung menghentikan langkahnya yang di susul oleh Mamahnya yang berada di belakang.
''SAYANG...?'' Ucap kompak dua wanita itu kepada Aditya. Menyadari hal itu mereka saling menatap heran dan juga amarah, dibenaknya terdapat segudang pertanyaan.
Melihat kejadian itu Mama tak tinggal diam ia langsung menghampiri Adinda dan juga Bella melewati Aditya yang masih terpaku di tempatnya.
''Mari kita bicarakan hal ini di dalam.'' Lanjut Mamah meraih tangan Adinda dan juga Bella membuat mereka menurut.
__ADS_1
*
*
''Aditya, coba kamu jelaskan siapa wanita ini biar kita tahu yang sebenarnya..!'' Ucap Mamah menatap tajam akaknya itu, ia memulai pembicaraan karena ia juga ingin mengetahui hubungan anaknya dengan wanita asing itu dan tidak ingin membuat Adinda merasa kecewa dengan keberadaan orang ketiga.
''Iya, Mas. Kamu jelaskan siapa wanita ini.'' Lanjut Adinda dengan emosi ia ingin mengetahui yang sebenarnya.
''Baik, aku akan menjelaskannya..! Pertama aku mohon kamu harus mempercayai aku bahwa aku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan dia.'' Ucap Aditya meyakinkan isterinya sambil memegang tangannya.
''Lantas mengapa dia datang kemari dan menyebutmu Sayang.'' Adinda merasa sangat sesak di dada setelah mengetahui suaminya memiliki hubungan lain.
Bella yang melihat itu ia menjadi paham dan mengerti mengapa Aditya memutuskan hubungannya sebelah pihak bahwa ternyata Aditya telah berkhianat kepadanya ia telah memiliki seorang isteri yang mana lebih cantik dari dirinya.
''Begitu rupanya, ternyata ini alasan kamu memutuskan hubungan kita, kamu sudah melakukan pengkhianatan kepadaku dan bodohnya aku, percaya bahwa kou akan menungguku pulang dan kita akan menikah, namun ternyata semua itu hanyalan hkayalanku saja semua itu hancur gara-gara wanita itu.'' Tunjuk Bella dengan nafas yang tersenggal-enggal menahan emosi yang memuncak.
''Tunggu.''
''Justeru kou yang mengkhianatiku, aku sudah menunggumu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya ternya itu membuatku sia-sia saja, nyatanya wanita yang aku tunggu selama ini malah bersenang-senang dengan pria lain yang membuatku kecewa dan berhenti menunggumu lagi.'' Jelas Aditya dengan sorot mata tajam mengeluarkan semua yang selama ini ia pendam.
__ADS_1
''Apa maksudmu, mana buktinya.'' Lanjut Bella tak mau kalah.
''Bukti..?''
''Aku punya bukti itu.''
Aditya langsung menuju ke suatu tempat mengambil sesuatu lalu melempakannya kepada Bella.
''Ini buktinya.'' Kata Aditya membuat Bella terbelalak menatap sebuh poto yang terdapat dirinya tengan di peluk pria lain di atas ranjang yang tanpa busana dan ada juga beberapa poto mesra lainnya bersama pria lain.
Bukan cuma Bella, Mamah dan juga Adinda pun sangat terkejut melihat bukti nyata itu. Sekarang kini ia menjadi merasa bersalah karena telah sempat menuduh suaminya yang ternya mendapati masa lalu yang menyedihkan.
''Tidak.. tidak mungkin itu bukan poto aku.'' Ucap Bella menyangkalnya karena ia merasa malu perbuatannya ternyata di ketahui oleh Aditya.
''Jelas-jelas ini sangat mirip denganmu kamu masil menyangkalnya, untung anakku tidak jadi menikahimu, sekarang cepat kamu pergi dari sini Jangan mengganggu rumah tangga anaku yang sudah bahagia mendapat isteri yang lebih segalanya dari kamu.'' Tutur Mamah yang sudah tidak tahan lagi ingin segera mengusi wanita jahat itu.
Adinda lalu menghampiri mamahnya lalu menenangkannya karena terlihat begitu emosi.
''Baik, aku akan pergi dari sini.''
__ADS_1
"Tunggu pembalasanku Aditya."