Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan

Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan
eps 57. Makan malam


__ADS_3

''Cihh.. mengganggu saja.'' Dengus Aditya mengumpat dengan raut wajah yang kesal Aditya harus menahan keinginannya yang mana ia sangat ingin segera melahap isterinya habis-habisan dan semua itu harus tertunda dengan ketukan pintu.


''Alhamdulillah...'' Ujar Adinda tersenyum senang karena merasa terselamatkan dari singa yang ingin memangsanya dan berhasil membuat Aditya terdiam menatap intens isterinya seakan ingin tahu maksud dari perkataannya. Tatapan itu membuat Adinda merinding.


''Ehh.. emmmm.. maksud aku.'' Adinda terdiam sejenak mencari alasan. ''Makan..! Yahh.'' Tersenyum kaku sambil menjentikan jarinya. '' Maksud aku Alhamdulillah makanannya sudah siap, aku sangat lapar.''


''Astaga kirain kamu tidak ingin melayani suamimu.. yasudah mari kita makan biar ada tenagan untuk pergulatan malam.'' Dengan senyum nakalnya Aditya mendorong lembut Adinda untuk menuju ke ruang makan. Karena dorongan suaminya Adinda hanya menurut saja.


.......#........#........


"Kenapa kalian belum makan..?" Tanya Adinda yang sudah berada di meja makan melihat Adiknya itu dan juga Dimas hanya diam menatap makanan yang ada di hadapannya.


"Meskipun aku sudah lapar banget, menunggu kakak lama !. Mana berani aku menyantap makanan ini mendahului Tuan dan Nyonya pemilik vila ini. Meskipun dengan susah payah aku membantu menyiapkan ini sampe tangan lembutku berubah menjadi kulit duren." Adiba sedikit menggerutu karena merasa sangat kesal menerima hukuman dari Kakaknya namun ia juga menerima kesalahannya.


Mendengar perkataan Adiba, Dimas menahan senyumannya ia merasa lucu dengan ceplas-ceplosnya Adiba.


"Astaga kasian banget Adik aku sudah kelaperan dan pasti kecapekan yah, Dek. Makanya jadi perempuan jangan bakal tahu sendirikan akibatnya." Bukannya merasa bersalah Adinda malah mengejeknya membuat Adiba semakin di buat kesal lalu mereka menyantap makanannya.


Dari sepanjang mereka menuju ke meja makan Aditya tidak melepaskan genggaman tangan Adinda membuat Adinda sedikit kesulilan mengambilkan makanannya karna tidak terbiasa makan dengan tangan kiri, karena tangan kanannya di genggam erat oleh suaminya.


Adinda mendekatkan mulutnya ke telingan suaminya lalu berbisik. ''Sayang, bisa gak tangannya lepasin dulu. Aku mau makan..!''


Mendengar bisikan isterinya itu, Aditya langsung menoleh menatapnya lalu.

__ADS_1


Cup.


Aditya malah mengecup lembut tangan isterinya membuat Adinda merona dan menahan malu karena di lihat oleh Adiba dan juga Dimas.


''Tidak akan.'' Dengan senyuman yang menggoda.


Tanpa kata-kata lagi Aditya langsung menyuapi isterinya itu, mau tidak mau Adinda harus menurutinya karena ia juga merasa lapar. Begitu seterunya mereka makan satu piring berdua dan di suapan pertama mendarat di mulutnya dan suapan kedua mendarat di mulut isterinya dengan begitu lembut dan romantis membuat siapaoun yang melihatnya merasa iri.


Adegan itu terlihat jelas oleh Adiba dan juga Dimas, meraka merasa menjadi obet nyamuk dan jiwa kejomloan mereka kembali meronta-ronta. Rasanya Adiba ingin cepat-cepat menghabiskan makanannya karena tidak sanggup lagi melihat kemesraan kakak dan kakak iparnya itu di hadapannya.


Begitupun Dimas ia hanya menunduk menatap makanannya di meja sambil menyantapnya dengan cepat karena sama seperti Adiba, Dimas ingin segera menghabiskan makanannya dan segera pergi dari meja makan itu.


''Bughh..''


''Ishhh.. Kak Dimas ngapain ngikut-ngikut aku..! Jadi nabrak kan..! Atau kak Dimas sengaja ingin dekat-dekat denganku yahkan..!'' Ujar Adiba dengan PD nya.


Karena saking ingin pergi dari tempat itu, dengan cepat makanan mereka habis dan tanpa tersisa sedikitpun di piringnya. Lalu tanpa sengaja mereka berdiri berbarengan sehingga menabrak satu sama lain.


''Siapa yang mengikuti kamu..! Jangan GR yah.'' Jawab Dimas tak terima dengan omongan Adiba.


Mendengat itu Aditya dan juga Adinda langsung menoleh melihat Dimas dan Diba yang sedang berdebat sambil mengusap-usap jidat mereka masing-masing.


''Kalian kenapa..? Makanan kalian juga sudah habis..! Cepat sekali.. kita saja yang makan satu piring berdua masih banyak..!.'' Tanya Adinda yang heran melihat tingkah Diba dan Dimas yang tiba-tiba berdiri entah ingin segera pergi.

__ADS_1


Dimas dan juga Adiba menjadi gelagapan mereka bingung harus menjawab apa karena kalo jujur pasti Adinda dan juga Aditya akan mengejek mereka dan pasti akan membahas kejomloannya jadi ia berpikir keras untuk mencari alasan yang akurat.


''Saya ada pekerjaan lain.. Tuan.. Nyonya saya duluan.'' Jawab Dimas sambil membungkukan sedikit badannya.


''Hemm..Pergi saja, disini juga kalian mengganggu.'' Celetuk Aditya yang langsung mendapat cubitan dari isterinya.


''Mas.. gak boleh begitu. Kasian mereka pada jomlo loe.'' Bisik Adinda.


''Justru itu, kasian jika mereka melihat keromantisan kita.. lebih baik mereka pergi saja daripada nanti jiwa kejomloannya meronta-ronta.'' Aditya membalas bisikan isterinya itu yang tak lepas dari penglihatan Adiba dan Dimas.


''Kalo begitu saya permisi..'' Dimas lalu meninggalkan ketiga orang itu yang sedang menatap kepergiannya


'' Emmm.. aku juga ada sesuatu yang ingin ku kerjakan. Duluan yah.. dan silahkan menikmati makan malamnya dengan lebih romantis lagi.'' Ujar Adiba sedikit mengejek. Tanpa jawaban Adiba langsung nyelonong pergi.


''Mereka kok aneh banget sih syg..!''


''Yah maklum mereka kan jomlo.'' (Apahubungannya)


Mereka lalu kembali menyantap makanannya dengam masih posisi yang sama.


...**Pengumuna 📢...


...Karena Anak Author sudah kembali sehat, jadi author akan mengusahakan Update tiap hari yah....

__ADS_1


...selamat membaca😘**...


__ADS_2