
''Mmmmm.. Mas.''
''Aahhh''
******* demi ******* keluar dari mulut Adinda karena ulah suaminya yang meremas dua gunung miliknya, lalu Aditya beralih lagi ke bibir manis milik isterinya dan mulai menyapu nya dengan penuh gairah namun tiba-tiba.
''Uhhukk.. Uhhukk...'' Tersendak.
Mendengar suara itu sontak membuat Aditya dan juga Adinda langsung menghentikan aktifitasnya mereka langsung mematung saling menatap mencerna apa yang mereka dengar.
''MAMAH...???''
Ucap kompak kedua sejoli itu yang membulatkan matanya karena begitu terkejut melihat sosok wanita paruh baya yang terlihat santai tersenyum kikuk kepadanya.
''Mmmm.. Mamah pasti mengganggu kalian yah..'' Tutur Mamah dengan polosnya membuat Adinda menjadi salting karena adegan hotnya terlihat jelas oleh mamah mertuanya.
''Ngg-nggak kok, Mah.'' Gugup Adinda karena merasa sangat malu.
''Mama sejak kapan berada di sini..! Kenapa mamah tidak bilang dulu kalo mau kemari'' Tanya Aditya sedikit kesal karena keinginannya harus tertunda, ia lalu menghampiri mamahnya yang di ikuti oleh isterinya dari belakang punggungnya karena malu.
''Mamah sengajak tidak memberi tahu kalian karena mamah mau memberi kejutan tapi malah mamah yang dibuat terkejut sama kalian.'' Jawab Mamah dengan entengnya.
__ADS_1
Melihat Adengan itu Mamah sangat senang karena akhirnya kini hubungan anak dan menantunya sudah ada kemajuan tidak seperti awal mereka bertemu yang sama-sama cuek dan terlihat tidak akan ada rasa cinta namun sekarang semuanya telah berbeda.
''Apaan sih, Mah.'' Mendengar jawaban Mamahnya membuat Aditya juga merasa malu karena baru pertama kalinya ia terpergoki olehnya.
Adinda lalu menyambar memeluk mamah mertua yang lama ini tidak bertemu dan begitupun sebaliknya ia membalas pelukan menatunya itu dengan hangat.
''Mamah, Dinda kangen, maafin kita karena akhir-akhir ini kita sangat sibuk jadi jarang menemui kalian dan Dinda seneng mamah datang kemari.'' Kata Adinda setelah melepaskan pelukannya.
''Mamah juga kangan menantu mamah yang cantik ini makanya mamah datang ke sini.''
''Hemmm.. jadi kangennya cuma sama menantunya aja nih..! anak sendirinya nggak..!'' Sindir Aditya setelah memdengar itu.
''Yasudah kita mau mandi dulu, Ayo sayang.'' Ajak Aditya kepada isterinya yang masih mematung mencerna omongannya.
''Kalian mau mandi bareng berdua..?'' Tanya mamah.
''Kalo sudah suami isteri bolehkan.'' Jawab Aditya yang tak tahu malu membuat Adinda langsung membulatkan matanya karena terkejut.
''Haha.. ngga kok, Mah. Mas Adit cuma bercanda aku kan masih kangen mamah biar Mas Adit mandi duluan aja yang mandinya.'' Adinda langsung menjawabnya karena mamahnya takut salah paham.
Aditya tersenyum merasa puas karena membuat isterinya dibuat salah tingkah dengan ucapannya itu di hadapan mamahnya, ia lalu berlalu meninggalkah kedua wanita cantik itu untuk menyegarkan kembali badannya.
__ADS_1
Adinda dan juga Mamah melanjutkan obrolannya kembali, terlihat senyum dan kebahagian ter pancar dari dua wanita itu.
***
Setelah mereka berkumpul tiba-tiba terdengar suara mobil yang terparkir di halaman rumahnya dan tak lama ketukan pintu itu terdengar.
Karena penasaran Adinda langsung penghampirinya ingin membukakan pintunya.
''Maaf, Mbak. Cari siapa yah..?'' Tanya Adinda setelah mengetahui sosok di balik pintu itu, di lihatnya seorang perempuan cantik bak seperti model yang ia tidak mengenalinya sama sekali.
''Kamu siapa..?'' Tanya balik wanita itu denga ketus yang heran bukan pemilik rumah itu yang mebukakannya tapi melainkan seorang wanita yang terlihat asing baginya.
''Hoo.. Pasti pembantu baru rumah ini kah..!'' Lanjutnya sedikit meledek.
''Apa..???'' Adinda merasa sangat geram dengan kelakuan wanita itu.
''Awas jangan menghalangi jalan saya, saya mau masuk ke dalam dan bertemu tuan kamu.''
wanita itu lalu ingin menerobos masuk ke dalam namun Adinda sebisa mungkin menahannya menghalanginya sehingga membuat keributan yang terdengar oleh suami dan juga mamah mertuanya.
Adinda melakukan itu karena ia sudah sangat emosi dengan perlakuan wanita asing itu yang seolah dirinya berhak atas segalannya melakukan sesuatu sesuka dirinya tanpa melihat siapa dirinya yang sekarang ini telah menjadi istri pemilik rumah.
__ADS_1