
Lima belas menit berlalu Aditya mulai kepikiran isterinya yang saat ini belum kembali juga. Aditya lantas berjalan cepat untuk menyusul Adinda karena ia takut terjadi apa-apa dengan isterinya itu.
"Tuan..?" Teriak Dimas membuat Aditya langsung menghentikan langkahnya lalu menoleh ke asal sumber suara.
"Kebetulan sekali bertemu disini, tadi saya ingin mendatangi tuan ke dapur.." Ujar Dimas setelah berada di hadapan Aditya dengan tersenyum.
"Cepat katakan ada apa..! Jangan terlalu banyak basa-basi." Tegas Aditya karena ia ingin segera melihat isterinya dan sontak membuat senyum Dimas memudar karena melihat wajah serius Tuannya itu.
"Baik, Tuan. Jadi maksud saya ingin menemui tuan saya ingin menginpormasikan bahwa hari ini pertemuan kita dengan selebgram itu." Jelas Dimas dengan hati-hati.
"Kenapa hari ini..?" Kening Aditya mengkerut karena heran tak sesuai perjanjian.
"Jadi, ternyata dia malam ini akan pergi ke luar kota.. Yah terpaksa siang ini kita harus menemuinya karena tak akan ada waktu lagi."
Kini pokusnya teralihkan, Aditya malah menyetujui apa yang di ucapkan Dimas seakan ia lupa dengan tujuan sebelumnya yang ingin menyusul Adinda.
Tanpa pikir panjang lagi Aditya langsung bersiap untuk menemui wanita itu dengan tak sabar.
Tak terasa kini mereka telah sampai di suatu restauran yang termasuk milik Aditya dan kini mata mereka langsung tertuju kepada wanita yang sedang menunggunya.
"Apakah Anda yang bernama Julya..?" Tanya Dimas, namun wanita itu malah menatapnya terpesona dengan karisma kedua pria tampan dan berwibawa yang ada di hadapannya.
Heehmm..
Mendengar itu kesadarannya mulai kembali.
"I--iya, benar itu nama saya." Jawabnya dengan terbata karena gugup.
__ADS_1
Aditya dan juga Dimas lantas mereka langsung duduk di kursi yang sudah di siapkan.
Tak lama datang seirang wanita yang berparas cantik langsung menyambar memeluk Aditya.
"Pasti kamu mengajakku bertemu disini ingin menjalin hubungan kita kembalikan, syg.'' Sergap wanita itu tak menyadari dengan sekelilingnya.
"Bella, lepaskan saya." Aditya mendorong tubuh Bella dengan keras sehingga membuatnya terlepas dari tubuhnya.
"Ingat, saya mengundangmu kesini bukan untuk hal itu dan kurasa waktu itu sudah jelas kita udah selesai."
"Tapi aku nggak bisa melupakanmu, aku masih mencintaimu." Aditya nampak muak mendengar itu.
"Bella, jadi dia mantan kamu yang.." Ujar Julyaa menggantung membuat semua menatapnya, Bella baru menyadari bahwah temannya juga ada di sana dan ia mulai cemas takut semuanya di ketahui Adirya.
"Baik, nona Julyaa saya ingin mendengar penjelasan anda tentang vidio ini." Ujar tegas Dimas sembari menyodokan sebuah handpone yang berisikan vidio.
Melihat itu Julyaa lantas menganggukan kepalanya, karena memang benar ialah yang membuat vidio review restauran milik Aditya dengan konten yang sangat merugikan restaurannya dan kini menjadi viral.
"Ya. Memang apa salahnya dengan vidio itu." Jawabnya santai membuat Aditya dan juga Dimas sangat geram.
"Apakah anda tahu bahwa perbuatan anda sangat merugikan restauran kami dan anda berbicara tidak sesuai fakta di vidio itu." Ujar Dimas yang tak tahan lagi dengan sikap santai wanita yang ada di hadapannya itu.
"Tunggu, kurasa aku tidak ada hubungannya dengan ini..! Kalo begitu aku pamit pergi dulu." Bella yang merasa telah masuk ke dalam perangkap ia ingin segera pergi dari hadapan dua pria itu.
"Jelas ada, Nona Bella." Ucap Dimas yang berhasil menghentikan niat Bella.
"A-apa maksudmu?"
__ADS_1
"Nona Julyaa, Apakah anda mengenal dia..? Tunjuk Dimas kepada Bella.
"Iya."
"Tidak."
Ucap Julyaa dan juga Bella berbarengan namun berbeda ucapan.
"Apa..! Bella kou tidak mengenaliku..? Kamu lupa kitakan lagi..?" Ucap polos Julyaa menatap Bella namun tiba-tiba Julya mengingat sesuatu dan langsung menghentikan ucapannya.
"Jelas, kini semakin jelas bahwa dalang dari semu ini adalah kamu, Bella." Ujar Aditya karena kini perasangkanya benar bahwa Bella lah yang menyuruh Julyaa untuk melakukan itu.
"Dan saya akan menuntut kalian agar menerima konsekuensi atas perbuatan kalian."
"Iya, oke aku akui memang ini semua salahku, tapi aku melakukan itu karena aku masih mencintaimu aku tidak rela kamu menikahi wanita itu bukan aku. Aku mohon jangan melakukan itu kepadaku." Jelas Bella.
"Beruntung aku tidak menikahi wanita sepertimu, kou selalu melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang kamu mau, bahkan kou tidak melihat kedepannya akan seperti apa."
"Dan juga ini peringatan terakhir jangan mengganggu rumah tanggaku lagi, aku sudah bahagian bersama isteriku dan stop jangan mengucapkan kata itu lagi karena kou juga sudah berkhianat kepadaku."
"Dimas, sekarang kamu buatkan laporan saja untuk dua wanita ini." Lanjut Aditya karena ia tak ingin banyak bicara lagi.
"Tunggu, Maafkan saya.. jangan melapokan saya karena saya hanya di suruh melakukan itu."
"Saya bersedia membuat vidio klarifikasi dan saya sangat menyesali perbuatan saya." Ucap Bella membuat Aditya dan juga Dimas mempertimbangkannya.
Menerima kritik dan saran. 👇
__ADS_1