Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan

Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan
eps 66


__ADS_3

Setelah kepergian wanita itu, akhirnya Aditya bisa bernafas lega. Karena dengan kejadian ini kini semuanya sudah jelas dan berharap tidak akan ada lagi yang mengganggu ruamah tangganya bersama Adinda.


Adinda merasa bersalah karena ia sudah salah sangka terhadap suaminya, dan kini ia sudah tahu yang sebenarnya. Begitupun dengan Mamah ia begitu syok dengan apa yang terjadi di dalam masalalu Anaknya itu dan ia merasa bersalah baru mengetahuinya sekarang ia membayangkan bagaimana sakitnya Aditya di khianati oleh cinta.


Namun akhirnya kini ia juga merasa senang karena Ananknya itu telah memilih jalan yang benar yaitu meninggalkan wanita itu yang telah mengkhianatinya meski membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa move on darinya.


''Mahh..!''


''Mamah..!!''


''I iya.'' Ucap Mamah di sela lamunannya.


''Ada apa..?'' Tanya Mamah yang baru tersadar bahwa Anaknya kini telah berada di hadapannya.


''Pasti mamah lagi memikirkan kejadian tadi. Maafkan Adit, Mah.'' Dengan suara lemah Aditya merasa bersalah karena telah membuat mamahnya kepikiran.


''Kamu tidak usah meminta maaf, justru mamah merasa bersalah kepadamu karena mamah baru mengetahui ini, mamah tidak ada di saat kamu lagi susah.. sedih.. bahkan tentang mantan kamu aja mamah tidak tahu.''

__ADS_1


''Tapi sudahlah, Sekarang kamu harus bahagian dengan pilihan mamah sama papah, Adinda anak yang baik. Kamu harus menjaganya, apalagi sekarang ini ia sangat beresiko menjadi isteri kamu, Mamah takut mantan kamu itu akan berbuat yang tidak-tidak kepada kalian.


Jelas Mamah membuat Aditya terdiam mendengarkannya.


''Kalo itu, Mamah tidak usah khawatir.. Aditya sangat mencintai Adinda dan aku akan menjaganya dengan segenap jiwa dan ragaku. Aku tidak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi.'' Lanjut Aditya dengan serius menatap Mamahnya itu.


Tak lama.


''Hemmm.. lagi pada ngomongin apaan sih..'' Tanya Adinda yang berjalan ke hadapan dua manusia itu, mengetahui bahwa suami dan mertuanya sedang berbincang yang terlihat begitu serius.


Mendengan itu Mamah dan juga Aditya ikut tersenyum dengan celotehan Adinda.


''Iya, ngomongin kamu, ngomongin kamu yang tidurnya selalu ngorok.'' Jelas Aditya membuat Adinda lansung memanyunkan bibirnya membuat siapapun yang melihatnya menjadi gemes.


''Ihh nggak, nggak Mah jangan percaya Mas Adit. Yang ada, Mas Adit yang suka ngelindur kalo tidur.'' Kata Adinda tak mau kalah.


''Haha.. nggak ko, Mamah nggak percaya. Masa menantu cantik mamah tidurnya ngorok, mamah nggak percaya.'' Jawab Mamah membuat ia merasa senang karena merasa di bela.

__ADS_1


''Makasih.. Mamah cantikku.''


''O iya. Itu makanannya udah siap di meja makan.. ayo kita makan dulu.'' Ucap Adinda membuat mereka menganggukan kepalanya.


Mereka lalu menjmuju apa yang Adinda katakan.


.


.


.


Setelah itu akhirnya mamah berpamitan untuk pulang karena malam semakin larut, karena sudah sangat penat dan lelah akhirny mereka ingin segera beristirahat dan menunda keinginannya.


Pagi pun tiba, seperti biasa mereka menjalankan aktivitasnya yaitu pergi ke tempat dimana mereka bekerja. Setelah sampai akhirnya mereka menutuskan untuk berjalan bersama, tak seperti biasa dimana Aditya turun terlebih dahulu baru ia menyusulnya setelah kondisi terlihat aman.


Namun tidak untuk saat ini, Aditya berjalan bersama dengan Adinda membuat semua orang langsung menatapnya karena merasa aneh melihat pria yang dulu sangat dingin kini terlihat mencai di sebelah wanita yang mereka tahu wanita itu adalah Asisten Chef Aditya.

__ADS_1


__ADS_2