Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan

Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan
eps 55. Gara gara nafas buatan


__ADS_3

''Astaga, Adiba. Saya tidak mencium mu, jangan GR yah..! Saya itu tadi memberimu nafas buatan karena kamu pingsan dan bukannya berterimakasih malah marah-marah menuduhku.'' Kelak Dimas mencari alesan yang sebenarnya ia juga menikmati bibir manis milik Adiba.


Mendengar itu, Adiba yang polos menjadi sangat berpikir membayangkan bedanya nafas buatan dan juga ciuman, ia pikir sama saja karena bibirnya saling menempel dan dimas tidak mengakui itu sehingga membuatnya semakin kesal.


Adiba menatap tajam Dimas seketika membuatnya menjadi merinding dan tiba-tiba.


''Huaaaa...'' Tangis Adiba pecah sontak membuat Dimas terkejut.


''Ciuman pertamuku di ambil Kak Dimas, sekarang bibirku tidak suci lagi..'' Ujar Adiba sambil menangis bombay.


''What.'' Heran Dimas dengan tingkah Adiba yang berada di hadapannya.


Dimas tidak habis pikir dengan perkataan Adiba yang menurutnya sangat lebay, ia tersenyum menatap Adiba yang sedang menangis sambil meraba-raba bibirnya yang menurutnya begitu lucu, seketika ia menjadi dapat ide untuk menjahilinya.


''Memangnya kamu tidak menikmatinya apa..! Sungguh tadi itu sangat manis sekali dan juga kalo saya menciummu, kamu tidak akan rugi di ciumku, karena aku sangat tampan.'' Ucap Dimas dengan PD nya dan tersenyum licik menatap Adiba yang sedang menatap tajam.

__ADS_1


''Apa..? Tuh kan sekarang Kak Dimas mengakuinya kalo Kak Dimas sudah menciumku. Dasar...Kak Dimas mesum..!'' Jawab Adiba dengan marah namun tetap menggemaskan.


''Sekarang kembalikan ciuman pertamaku. Sekarangg...!'' Teriak Adiba karena tidak terima dengan perlakuan Dimas kepadanya.


Mendengar ucapan Adiba sontak membuat Dimas terkejut dan berusanya mencerna ucapannya. Dimas sebenarnya hanya bercanda namun ia tak menyangka bahwa Adiba menganggapnya serius dengan ucapannya dan kini Dimas bingun harus berbuat apa karena tadi, ia tidak bermaksud mencium Adiba ia hanya bingung dan panik bagaimana menyadarkan Adiba kembali dari pingsannya dan tanpa pikir panjang ia langsung memberinya nafas buatan dan berhasil membuat Adiba tersadar kembali dengan keadaan bibinya masih menempel dengan bibir Dimas.


''Ba--bagai mana aku mengembalikannya..?'' Ujar Dimas gugup dengan suara pelan namun masih terdengar.


''Kak Dimas diam.!''


Dimas langsung terdiam dan ia menatap Adiba yang sedang menatapnya dan tiba-tiba Adiba memajukan wajahnya sontak membuat jantung Dimas kembali berdebar dengan kencangnya.


Dimas membulatkan matanya ia tak menyangka dengan perlakuan Adiba yang berani menciumnya membuat jantung Dimas kembali berdebar semakin kencang dan ia merasakan getaran-getaran sesuatu yang membuat hatinya sangat senang namun tiba-tiba.


''ADIBA..!!''

__ADS_1


''Dimas..!!''


Sorot mata tajam menatap Adiba yang sedang mencium Dimas. Sadar dengan suara seseorang memanggilnya dan Adiba langsung menoleh melihat asal sumber suara tersebut.


Betapa terkejutnya ia setelah melihat seseorang itu, seketika tubuhnya langsung bergetar ketakutan.


''Kak Dinda..'' Ujarnya dengan suara pelan menatap tak percaya.


Setelah selesai dengan pergulatannya, Adinda dan juga Aditya menuju ke ATV nya kembali dan tak sengaja ia melihat Adiba bersama Dimas saling berhadapan.


Lalu Adinda memutuskan untuk menghampirinya, di saat ia melangkah kakinya betapa tercengangnya Adinda melihat kelakuan Adiknya yang tak ia sangka yaitu Adiba mencium Dimas.


Seketika bola matanya membulat melihat adegan itu lalu menatap tajam.


''Kak, ini bukan seperti yang Kak Dinda lihat, aku bisa jelasin Kak.'' Dengan getir ia berlari menghampiri Kakaknya yang sedang mematung menatap tajam.

__ADS_1


Author. "Ya allah ingin rasanya mempunyai waktu luang supaya bisa update tiap hari. Kasian Pembaca setiaku menunggu lama😭🙏.''


 


__ADS_2