Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan

Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan
eps. 47 Bahagia


__ADS_3

''Kenapa kamu pergi dariku..! Sungguh aku sangan ingin sekali menjelaskannya kepadamu kalo aku dengan Bella tidak ada hubungan apa-apa, yang kamu lihat bukan seperti yang kamu pikirkan dan sekarang kamu miliku satu-satunya, perempuan yang sangat aku cintai, di hatiku cuma ada kamu. Syg, aku tidak sanggup jika harus kehilanganmu.'' Tutur Aditya memejamkan matanya merasakan pelukannya yang hangat yang ia rindukan.


Adinda menjadi terenyuh mendengar penjelasan Aditya, ia pun langsung membalas pelukan Aditya erat, karna ia juga merasakan kerinduan yang beberapa hari ini ia tidak merasakannya.


''Aku tidak akan pergi darimu kalo Kamu tidak membuatku kecewa, Mas. Hatiku hancur melihatmu dengan perempuan lain di depan mataku di malam itu, dan aku pikir kamu hanya mencintaiku lalu aku cinta pertamamu, tapi nyatanya aku hanyalah cinta keduamu.'' Jawab Adinda yang mengungkapkan kekesalannya lalu melepaskan pelukannya menatap Aditya dan tak terasa air matapun jatuh tak terbendung.


Aditya yang mendengar itu, langsung memegang tangan Adinda erat dan meyakinkannya. Dalam tatapannya ia menjelaskan kepada Adinda tentang hubungannya dengan Bella dan juga Raya, tak sedikit pun ia lewati, Aditya menjelsakannya dari awal hingga akhir yang membuat Adinda pahan dan merasa bersalah karna ia telah lari dari masalah dan tidak mau mendengar penjelasan Suaminya.


Setelah mendengar penjelasannya, Adinda merasa lega dan ia kembali memeluk Aditya.


''Maafkan aku juga, Mas. Aku telah meninggalkanmu tanpa kamu tahu.''


Merekapun akhirnya saling meminta maaf dan menyadari masing-masing kesalahannya dan menjadikan pelajaran hidup dalam rumah tangganya.


Karna penasan Adiba dan Ibu Ikeu mengintip Adinda dan semar-semar mendengarkan obrolan mereka. Ibu Ikeu yang melihat Adinda dan Aditya kembali dan saling menjelaskan dan meminta maaf ia menjadi merasa sangat senang dan bahagia karna akhirnya tidak ada lagi kesalah pahaman antara Anak dan Menantunya.

__ADS_1


''Cihh lebay banget mereka yah, Bu. Baru pisah satu hari saja gak tahu malu peluk-pelukan gitu. Jiwa kejombloanku meronta-ronta nih, Bu.'' Perotes Adiba menatap kesal kepada Kakaknya, Ibu yang mendengar ocehan Adiba ia langsung tersenyum karna merasa lucu. Adiba tidak mengetahui tentang masalah yang telah Adinda hadapi. Adiba hanya mengetahui kalo kedatangan kakaknya hanya ingin bertemu keluarganya.


''Sirik aja kamu, makanya nikah kalo tidak mau menjadi jomblo.'' Sahut Ibu becanda membuat Adiba semakin kesal.


''Ishh.. Ibu, Aku tuh masih muda.. umurku aja masih 18 tahu..! Masa iya aku harus nikah muda demi status jombloku hilang. Ishh.. gak segitunya kali... tapi, kalo ada yang mau boleh juha hehe.'' Ucap Adiba yang langsung pergi meninggalkan Ibu Ikeu yang menggeleng menatap kepergian Adiba yang tak lepas dari senyumnya.


Ibu Ikeu lalu menghampiri Aditya dan Adinda yang masih berada di luar.


''Ehhh.. Nak Adit. Ayo Din, ajak masuk suami kamu.'' Ujar Ibu ramah membuat mereka melepaskan pelukannya, Aditya lalu menyalami Ibu mertuanya dengan sopan.


''Yaudah, Mas. Ayo masuk.'' Ajak Adinda yang langsung mendapat senyuman manis dari Aditya. Mereka lalu masuk ke dalam.


''Kalo di jam segini Ayah sudah berada di toko, dan pulangnya nanti sore, maklumlah Ayah hanya mempunyai sedikit pegawai jadi Ayah sangat sibuk.'' Tutur Ibu sambil menyajikan makana dan minuman untuk Aditya membuatnya terharu dengan perlakuan Mertuanya karna ia merasa sangat di hargai.


Mereka lalu berbincang dengan sangat harmonis, Adinda menjadi sangat senang dan bahagia berkumpul kembali dengan keluarga dan suaminya.

__ADS_1


Dan malam pun tiba.


Setelah makan malam bersama, Ayah mengajak Aditya menuju ke teras belakang rumahnya untuk mengobrol santay melepas rindu. Karna ini kali pertama Aditya bertemu kembali setelah 2 bulan pernikahannya.


''Gimana, Nak. Kabar orang tuamu..!'' Tanya Ayah basa-basi.


''Mereka baik-baik saja, Yah.'' Jawab Aditya sedikit gugup.


''Syukurlah kalo mereka baik-baik saja. Oiya ada yang mau Ayah tanyakan kepadamu.'' Ucap Ayah serius membuat Aditya penasaran.


''Memangnya apa yang mau Ayah tanyakan..!'' Tanya lagi Aditya yang penasaran dan menerka.


''Gimana..? Udah ada tanda-tanda belum Ayah akan mempunyai cucu..'' Sontak membuat Aditya terkejut karna tidak terpikir olehnya.


''Secepatnya, Yah. Doain saja.'' Jawab Aditya dengan semangat. Merekapun melanjutkan obrolannya dengan seru dan membuat mereka bahagia. Adtya sangat senang ia sangat merasakan kehangatan seorang Ayah yang selama ini tidak ia dapatkan karna semenjak kecil Papahnya selalu mengekang dan membuatnya memberontak yang kini menjadi Aditya yang dingin dan arogan namun sekarang Adinda telah merubahnya.

__ADS_1


Dan tak terasa kini malam semakin larut, Aditya terpaksa menghentikan obrolannya karna ia takut Adinda menunggunya dan Ayah Hanafi pun mengerti, mereka pun langsung pergi ke kamarnya masing-masing.


Di saat Aditya sudah berada di kamar, ia melihat Adinda memakai lingerie yang memperlihatkan tubuhnya yang sexy membuatnya tidak kuat menahannya dan ingin segera melahapnya.


__ADS_2