Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan

Suamiku Chef Yang Dingin Dan Arogan
eps 36 Menurutinya walau hati kesal 2


__ADS_3

''Apa?. Menyuapi anda..!!'' Tanya Adinda memastikan dan langsung di angguki oleh Aditya.


''Itu sebagai hukuman buat kamu karna sudah berani sama saya dan kalo kamu tidak mau saya potong gaji kamu menjadi 70%.'' Kata Aditya dengan tegas.


''What?. Di potong lagi!! 70%???'' Ucap Adinda dengan heran yang menatap Aditya tajam.


''Ternyata Chef Aditya kejam juga yah.. kalo gue ada di posisi temanmu itu gue bakal langsung suapin dia daripada gaji gue di potong! tapi masa cowo suapin cowo! kan aneh.'' Bisik Aldo di telingan stefani membuat Stefani merasa kasihan melihat Adinda.


''Tunggu dulu Chef..'' Ujar Stefani membuat Adinda dan Aditya langsung menatapnya. ''Mmm saya mau pinjam teman saya dulu, bolehkan!!.'' Kata Stefani sedikit takut.


''Hanya lima menit di mulai dari sekarang. Kalo terlambat saya akan memotong gajinya menjadi 80%.'' Tegas Aditya yang sebenarnya ia ingin mengerjai istrinya itu. Mendengar itu Stefani mengagguk mengerti dan langsung menyeret Adinda.


Di meja itu hanya tersisa Aditya dan Aldo. Aldo merasa sangat canggung ini kali pertamanya ia satu meja dengan Chef yang terkenal akan dirinya yang dingin dan arogan.


''Apa kabar Chef.'' Ucap Aldo mencairkan suasana sambil tersenyum ramah.


''Yah.. baik.'' Jawab Aditya dengan dinginnya.


''Busettt.. memang bener yah kata orang-orang ternyata Chef Aditya super dingin.'' Ucap Aldo dalam hatinya.


''Oiya kamu membuat kesalahan.'' Ujar Aditya dengan tatapan dingin membuat Aldo sangat terkejut mendengarnya ia menjadi deg-degan dan juga heran Aldo merasa dirinya tidak melakukan kesalaha.


''Mohon maaf Chef memangnya saya melakukan kesalahan apa yah!'' Lanjut Aldo memberanikan diri menanyakannya.

__ADS_1


''Kamu sudah berani menyentuh ist---'' Ucap Aditya terpotong ''Magsud saya Adinda.'' Lanjutnya menatap tajam Aldo membuat nyali Aldo menciut.


''Apa..? memangnya dia melihatku tadi. Astaga gawat nih.. ehh tapi ada hubungan apa yah Chef Aditya sama Adinda ko bisa-bisanya gue gak boleh menyentuh dia kan cuma bersalaman.'' Bati Aldo yang menerka-nerka dan curiga.


''Memangnya tidak boleh yah Chef!'' Jawab Aldo pelan karna takut ia salah bicara.


''JELAS TIDAK BOLEH. Bukan muhrim.'' Lanjut Aditya membuat Aldo tercengan mendengarnya.


''Hah. Gue gak salah dengar kan?'' ucap Aldo dalam hatinya yang heran dengan sikap Chef Aditya.


Flashback ON.


Setelah Aditya menghadapi Dimas ia langsung buru-buru mengejar Adinda dengan langkah yang cepat Aditya ingin menjelaskan kepada Adinda bahwa ia tidak ada hubungan apa-apa dengan Raya, Aditya menolong Raya hanya karena rasa kemanusiaan dan siapapun pasti ia akan tolong jika hal serupa terjadi lagi.


Di saat Aditya sudah berada di luar ia melihat istrinya itu sedang bersalaman dengan pria lain, hal itu membuat Aditya terbakar cemburu melihatnya dan menatap tajam ke arah meja Adinda. Aditya berusaha menenangkan dirinya lalu ia memutuskan menghampiri Adinda ia tidak peduli orang-orang akan tau tentang hubungannya dengan Adinda yang ternyata sepasang suami istri.


Sementara itu Stefani yang membawa Adinda pergi tak jauh dari meja tempatnya makan ia ingin menyampaikan sesuatu kepada Adinda.


''Din lo harus suapin Chef Aditya.. syg kan gaji pertama lo di potong cuma gara-gara hal itu.'' Ujar Stefani menyuruh Adinda menuruti kemauan Chef Aditya.


''Tapi gue gak mau.'' Tegas Adinda menolak. Adinda menolaknya karna ia lagi kesal terhadap suaminya yaitu Aditya.


''Loh kenapa..? gue aja mau. Lagian lo itu beruntung banget bisa menyuapi Chef Aditya yang sangat tampan itu.''

__ADS_1


''Yaudah kalo kamu mau. Kamu saja yang nyuapin Chef Aditya.'' Ucap Adinda tidak mau kalah.


''Kalo gue sih mau.. yang gak mau itu Chef Adityanya, bisa-bisa dia langsung muntah kalo gue yang suapin dia haha.'' Ujar Stefani sambil becanda.


''Yaudah pokonya loe harus mau demi gaji gak di potong. Kalo di potong bisa-bisa gue gak dapet telaktiran dari temanku yang cantik ini hehe'' Lanjut Stefani sambil mencolek dagu Adinda.


''Yeyy.. ternyata kamu ada mau nya, yaudah iya.'' Dengan terpaksa Adinda menurutinya karna ia juga tidak mau mendapatkan gaji pertamanya yang sedikit.


Mereka pun kembali dan langsung duduk kembali di tempat semula. Aditya melihat istrinya dengan raut wajah cemberut membuat ia menjadi gemas ingin mencieumnya.


''Astaga istriku ini lucu sekali lagi cemberutpun tetap cantik jadi ingin melahapnya sekarang.'' Batin Aditya dalam hatinya.


''Gimana?.'' Ucap Aditya memulai pembicaraan.


''Yasudah tapi jangan potong gajiku.'' Ujar Adinda dengan juteknya.


''Oke. Lakukan sekarang''


Adindapun langsung menurutinya tanpa banyak bicara, satu suapan telan Adinda lakukan kini suapan yang ke dua.


''Masukan ke mulutmu.'' Kata Aditya.


Adinda tidak ingin berdebat lagi dan ia juga sekarang merasa lapar jadi Adinda langsung menurutinya walau hati kesal, Adinda tidak peduli lagi orang-orang akan mencurigainya mereka makan dengan satu piring berdua dan satu sendok berdua, Stefani dan Aldo hanya saling sikut sambil berbisik-bisik melihat keromantisan Adinda dan Aditya tanpa mereka curigai.

__ADS_1


Tak terasa kini makana yang ada di piring sudah tak tersisa lagi Adinda dan Aditya kini mereka merasa sangat kenyang lalu Aditya mengambil handphone nya dan mengotak-atiknya dan tak lama handphon Adinda berbunyi tanda ada pesan baru lantas Adindapun langsung melihatnya yang ternyata pesan itu dari suaminya sendiri yang isinya.


📩 : ''Ternyata di suapin istri sendiri tuh rasanya sangat nikmat😘'' Kata pesan dari Aditya itu membuat hati Adinda sesikit luluh.


__ADS_2