
Dengan perasaan deg-degan dan masih tak menyangka, Aditya berjalan dengan cepat menghampiri seseorang yang mengundangnya.
'''Aditya, apa kabar..! Akhirnya kamu datang juga.'' Pak Wiranto sangat senang atas kedatangannya Aditya setelah ia berhadapan.
Setelah bertemu Bella, Aditya masih tidak menyangkan atas kedatangannya Bella perempuan di masa lalunya. Aditya tidak tahu apakah ia harus senang atau bersedih atas munculnya kembali cinta di masa lalunya.
''Baik, Om. Dan apa yang ingin Om bicarakan dengan saya, apa tentang bisnis kita.'' Tanya Aditya langsung karna ia ingin segera pergi dari tempat itu.
''Hahaha santay saja, saya mengundang kamu bukan karna bisni kita.'' Jawab santay Pak Wiranto membuat Aditya terdiam. Dan tiba-tiba musik berhenti membuat suasana menjadi hening.
''Oke, semuanya. Mohon perhatiannya.'' Ucap lantang Pak Wiranto membuat orang-orang yang berada di ruangan itu menatapnya termasuk Adinda dan Stefani. Adinda membelalakan matanya terkejut melihat Aditya yang berada di samping Pak Wiranto. Adinda lalu mengucek-ngucek matanya memastikan dan berharap apa yang di lihatnya bukan suaminya.
''Astaga, Fani. Di samping Om loe itu Suami gue kan..? Aduhhh gawat ini..! Gue harus gimana..? Kalo dia tau gue ada di sini bisa-bisa akan hancur semua.'' Setelah jelas terlihat oleh matanya Adinda begitu panik karena ia sangat takut Aditya akan memarahinya dan menuduh yang tidak-tidak kepadanya. Sama seperti Adinda Stefani juga tidak menyangka Aditya akan hadir di pesta itu.
__ADS_1
''Din. Loe tenang dulu, jangan panik. Sekarang loe tutupi dulu wajah loe biar Aditya tidak melihat wajah loe.'' Stefani lalu mengambilkan tas besarnya dan memberikannya kepada Adinda, Adindapun menurutinya.
Dan Pak Wiranto pun berucap.
''Terimakasih buat kalian yang sudah hadir di pesta ini, saya mengadakarkan pesta ini untuk merayakan kepulangan Putri saya setelah bertahun-tahun sekolah di negri orang dan kini ia sukses menggapai cita-citanya menjadi model dan tentunya Saya sangat bangga sekali kepada Putri saya. Dan perkenalkan Bella Widiarto Putriku yang sangat saya sayangi dan banggakan.'' Tutur Pak Wiranto dan Bella pun muncul setelah mendengar namanya di panggil.
Semua orang yang berada di pesta itu terpana melihat Bella, Aditya yang mendengar itu sangat terkejut ia tidak menyangka bahwa Ayahnya Bella teman bisnisnya yang selama ini Pak Wiranto sering menceritakan tentang Putrinya dan berusaha ingin menjodohkannya. Aditya semakin gelisah karna ingatannya kembali dengan janjinya kepada Bella.
''Astaga, jadi selama ini Bella putrinya Om Wiranto yang sering ia ceritakan kepadaku..? Bagaimana ini..! Kenapa bisa jadi kebetulan seperti ini..!'' Batin Aditya tak tenang setelah mendengar penuturan Pak wiranto yang menyebutkan Bella ialah putrinya.
Belum sempat Stefani menjawabnya tiba-tiba Bella berucap yang membuat suasana kembali hening.
''Terimakasih atas penyambutannya, Pah.'' Bella melirik Papahnya dan tersenyum lebar. ''Hari ini, hari special buatku karna, aku kembali berkumpul dengan keluargaku dan cinta pertamaku.'' Bella lalu menghampiri Aditya dengan senyumnya dan menatap Aditya penuh cinta. Aditya hanya bersikap biasa dengan penuturan Bella. ''Akhirnya takdir mempertemukan kita kembali di sini.'' Lanjut Bella lalu memegang tangan Aditya dan saling menatap membuat semua orang yang ada di situ terkejut termasuk Adinda.
__ADS_1
Adinda sangat tak menyangka suaminya mempunyai hubungan lain di depan matanya, hati Adinda terasa teriris kala mendengar apa yang membuatnya kecewa. Adinda sebisa mungkin menahan air matanya ia berusaha tenang dan menatap Aditya tajam ia tak peduli Aditya akan melihatnya. Sadar dengan apa yang di lihatnya, Stefani langsung memeluk Adinda berusaha menguatkannya.
''Dinn..! Maafkan gue, jika saja gue gak ajak loe kesini..! Loe pasti tidak akan meliat ini dan membuat hati loe tambah hancur.'' Stefani sangat merasa bersalah, karna dia berniat ingin menghibur Adinda tapi malah sebaliknya. Stefani merasakan apa yang Adinda rasakan saat ini ia menjadi tidak tega.
''justeru gue mau bilang terimaksih kepada loe, jika saja gue menolak ajakan loe, gue gak akan tahu apa-apa tentang permainan suami gue dari belakang gue.'' Jawan Adinda tersenyum getir berusaha tenang dengan amarahnya dan ia lalu meminum anggur yang ada di hadapannya dan meneguk habis dengan tak peduli akan rasanya.
Stefani terkejut dengan apa yang Adinda lakukan, ia semakin merasa bersalah.
''Kalian tahu..? Dulu dia akan menungguku, dan berjanji akan selalu menungguku. Dia mengungkapkan cintanya kepadaku sebelum aku pergi meninggalkannya dan kini aku kembali. Aditya..! Apa kamu ingin mendengar jawabanku..!'' Tanya Bella membuat semua orang menjadi penasaran dan Aditya hanya diam pikirannya kalut, dan ia menjadi teringat Adinda cintanya saat ini.
Belum sempat Aditya menjawabnya tiba-tiba.
''Pranngggkkkkk..'' Suara gelas pecah di atas meja menunjukan seseorang telah berdiri dengan mabuk sontak menjadi perhatian orang-orang yang berada di pesta itu, Aditya yang melihatnya sangat terkejut bagaimana tidak ia melihat isterinya berada di pesta ini dan melihatnya dengan keadaan yang tidak mendukungnya.
__ADS_1
''Adinda..?'' Lirih Aditya menatap kepergian Adinda yang di ikuti oleh Stefani.