
''Ha** **ha jangan bercanda, Chef Aditya. Ini tidak lucu, bagai mana mungkin kita percaya Chef kan belum menikah." Tawa menggelegar seperti mengejek perkataan chef Aditya yang menyebutnya suami Adinda.
Raya menyangka bahwa ini hanyalah sandiwara Aditya semata untuk membuatnya cemburu karena tidak akan mungkin hatinya terisi wanita lain selain dirinya.
''Tidak peduli kalian percaya atau tidak, yang jelas kami telah menikah dua bulan lalu dan ini poto-poto pernikahan kami.'' Aditya merogoh ponselnya lalu memperlihatkan poto pernikahannya bersam sang isteri membuat semua menyipitkan matanya menatap layar ponsel tersebut dari jauh namun masih terlihat.
Adinda tersipu malu melihat orang-orang yang menatapnya dengan kekaguman.
''Maaf, Chef Aditya. Mengapan anda tidak mengundang kami seolah pernikahan anda dirahasiakan. Tapi selamat yah anda telah menikah saya turut bahagia mendengarnya walau tidak mengundang kami.'' Ucap salah satu Chef yang nampak sudah berumur dan sontak menjadi persetujuan orang-orang yang berada di sana kecuali siapalagi kalo bukan Raya.
Lalu semua orang berhambur menghampiri Adinda dan juga Aditya dengan memberinya ucapan atas pernikahannya karena mereka baru mengetahuinya.
Berbanding terbalik dengan Raya, ia merasa bak tersambar petir di siang bolong Raya begitu terkejut dengan apa yang di lakukan Aditya sehingga membuatnya harus percaya dengan kenyataan yang di lihatnya.
"Mana mungkin ini terjadi, seharusnya aku yang berada di poto itu bersama Aditya bukan wanita sialan itu. Bertahun-tahun aku mengejarmu namun kau tidak melirikku sama sekali kau malah menikahi wanita itu..! Aku benci..! Aku tidak suka ini semua."
Dua tangan terkepal dengan mata yang berubah merah padam menatap dua insan yang tengan berbahagia meraih tangan yang mengucapkannya selamat atas pernikahannya.
__ADS_1
"Terimakasih semua atas doa dan ucapannya, sekarang ini saya sangat bahagia karena isteri saya dan maafkan kami karena kalian baru mengetahuinya sekarang." Dengan senyum ramah Aditya nampak seperti orang yang berbeda, karena sebelum menikah ia terkenal dengan sebutan manusia yang dingin dan arogan.
"Iya, Chef. Kami mengerti dan turut senang walau baru mengetahui ini." Lanjut yang lain menimpali.
"Tapi kalian tenang saja, saya akan mengadakan pesta pernikahan kita minggu depan, kalian semua saya undang dan beri tahu yang lainnya."
Mendengar ucapan suaminya Adinda hanya diam saja sembari sesekali melemparka senyumannya, Adinda tidak ingin banyak bicara karena masih merasa sangat canggung berada di hadapan orang2 banyak.
......................
Hari ini semua orang bergembira dengan kabar baik dari salah satu Chef terkenal, siapa lagi kalo bukan Chef Aditya. Namun di antara kegembiraan itu, terdapat seorang yang tengah menangis membayangkan kejadian yang membuat hatinya hancur berkeping.
"Oke, permainan akan di mulai." Ucap Raya dengan menyunggingkan senyumannya dengan air mata yang masih berderai.
Tak terasa kini waktu istirahatpun tiba dan kini mereka mereka mulai bersiap untuk mengisi perutnya karena sudah merasa lapar. Adinda memilih makan siang bersama temannya yaitu Stefani, Aditya tidak mempermasalahkan itu karena ia masih mempunyai pekerjaan yang harus segera di tuntaskan karena menyangkut harga diri Restaurantnya.
"Permisi, Tuan."
__ADS_1
"Katakan apa kamu sudah menyelidiki wanita itu..!" Ujar Aditya kepada Asistennya. Mendengar hal itu Dimas langsung sigap memberika apa yang di inginkan Tuannya.
"Saya sudah menyelidiki wanita yang ada di vidio itu, dia mempunyai followers yang lumayan banyak sehingga sangat mudah vidio itu tersebar."
"Apa kamu sudah menemuai wanita itu..? Tanya Aditya dengan seriwus.
"Belum, Tuan. Tapi ada hal yang menarik..?" Lanjut Dimas dengan menggantungkan ucapannya sehingga membuat sang tuan semakin penasaran.
"Ayolah Dimas jang membuatku penasaran..!"
"Ehhh maaf tuan.." Ucapnya menyengir seperti kuda membuat Aditya semakin kesal.
Dimas lalu melanjutkan pernyataan-pernyataannya dengan sangat serius dan hati-hati sehingga membuat sang tuan akhirnya mengerti.
"Oke malam ini kita akan menemui wanita itu."
"Baik, Tuan."
__ADS_1
Kalo kalian bingung dan lupa sama alur ceritanya karena kelamaan Update, Kalo bisa kalian bisa baca dulu dari eps 68 sampai 69.
Terimakasih atas waktunya...