
“Baju ini gak kakak bawa?” tanya Umminya Silvi sambil memperlihatkan baju Silvi yang diambil di ranjang setrikaan.
“Bawa aja Mi.”
Umminya pun menambah kembali baju Silvi kedalam koper yang sudah berisi pakaiannya.
“Sudah siap semua kak? Baju dan lain-lain yang perlu menurut kakak?”
“Udah mi.”
“Ya udah, tidur cepat ya, besok pagi jam 8 udah harus brangkat kita.”
“Iya mi.”
Umminya pun kembali ke kamar membereskan baju Abi, Ghiffari dan dirinya, mereka akan mengantar Silvi sampai ke Jakarta. Dan akan menginap beberapa hari dirumah adiknya.
Semua udah beres, tiket pesawat pun telah mereka pesan, tinggal berangkat kebandara besok pagi jam 8, Umminya Silvi pun istirahat.
Jam 5 subuh.
__ADS_1
“Kak bangun kak, mandi dulu, biar kita Sholat subuh jamaah,” Umminya Silvi membangunkan Silvi yang masih tidur.
“Iya Mi,” Silvi beranjak dari tempat tidurnya, mengambil handuk dan menuju kamar mandi. Umminya keluar menemui Abi dan Ghiffari yang udah siap mandi.
“Baju Abi sudah Ummi siapin itu Bi, Baju adek juga udah Ummi taruh di samping baju Abi,” Berkata Ummi pada mereka berdua.
“Makasih Ummi sayang,” berkata Ghiffari dengan manja.
“Adek senang kali Mi karna mau jalan-jalan, di kamar mandi tadi semangat kali mandi, biasanya 2 gayung udah lari keluar kamar mandi,” goda Abinya.
“Iya dong, mau naik pesawat kita,” jawab Ghiffari lagi.
“Ah Abi, jahat, (plakk ... plakk) salah Abi juga itu, gak pernah ajak Adek jalan-jalan, sayangnya cuma sama kakak Silvi sama Adek gak,” Ghiffari mengambek sambil memukul badan Abinya.
“Ha ha ha ... udah pakek baju terus, nanti telat, Abi tinggalin adek di rumah,” berkata Abinya sambil tertawa.
Mereka memakai baju dan menunggu Silvi di ruang sholat untuk melaksanakan sholat berjamaah. Tidak berapa lama Silvi datang, dia sudah menggunakan mukenah. Mereka langsung melaksanakan sholat yang di imami oleh Abinya.
Setelah selesai mereka langsung sarapan dengan makanan yang udah disiapkan Ummi sebelum subuh. Taksi online pun udah di pesan sama Abi untuk berangkat ke bandara.
__ADS_1
Di rumah Yasser.
“Ma, Abang keluar bentar ya, cari udara pagi, pakai motor Ayah ya, gak lama Ma,” Yasser meminta izin pada Mamanya yang sedang sibuk dengan laundry nya.
“Iya, jangan lama-lama, nanti Ayah mau pakai motor, harus nganterin cucian orang,” jawab Mamanya. Ayahnya sedang di belakang rumah sedang memberi makan Ayam jagonya.
“Siap ma,” jawab Yasser sambil mengeluarkan motor dari dalam rumah. Karna mereka tidak punya garasi.
Yasser menghidupkan motor dan melajukan motor untuk pergi ke tujuannya. Setelah sampai dia memarkirkan motor bersebelahan dengan pohon di samping warung kopi. Dia masuk ke warung kopi dan duduk dengan santai menghadap ke kiri sambil melahap kue yang telah disediakan di meja untuk pelanggan warung.
... ...
Tit tit... tit tit ...
Bunyi klakson taksi online yang sudah sampai di depan rumah mereka.
“Ummi taksinya udah sampai,” Ghiffari berlari ke belakang menemui Umminya.
“Ya udah yuk buruan, biar gak ketinggalan pesawat kita,” jawab Umminya.
__ADS_1
“Bantu keluarin kopernya kak,” Abinya berkata sambil menarik koper mereka.