Surat Izin Berjodoh

Surat Izin Berjodoh
Bab 37 : Silvi Ikut Olimpiade


__ADS_3

Yasser melanjutkan les Matematika. Dia mencari guru les lain, karna menurutnya, guru yang pertama terlalu berbelit dalam menjelaskannya.


Ada 4 orang yang sudah Yasser coba dan tidak cocok, akhirnya Yasser bertemu dengan guru les yang tinggal di sebelah desanya.


Dia cocok dengan gurunya itu, dan melanjutkan les nya dengan beliau.


Kenaikan kelas 2.


Silvi bisa meraih peringkat pertama, dia mencoba menguasai semua pelajaran. Sedangkan Yasser masih berada di peringkat ke 4.


Yasser terus belajar meningkatkan pengetahuan pelajaran yang nilainya jelek di semester itu.


Sedangkan Silvi, dia masih setia meningkatkan pengetahuannya tentang Biologi.


Ujian semester pertama di kelas 2 pun mereka lalui dengan persiapan yang matang.


Silvi kembali meraih juara 1, sedangkan Yasser ada peningkatan, dia mendapatkan juara ke 3.


“Kali ini kita akan memilih kembali peserta yang akan ikut olimpiade,” Kepala sekolah Silvi memberikan aba-aba pada muridnya.


Satu persatu disebutkan namanya. Dan sampai lah pada pelajaran Biologi.


“Biologi akan diwakilkan oleh Silvia labiqa raisya,” ucap Kepala sekolah.


“Alhamdulillah ya Allah,” Silvi mengucap syukur sambil menyapukan 2 tangan ke wajahnya.


... ...


Silvi pulang sekolah masih di jemput sama Tantenya.

__ADS_1


Setelah sampai dirumah.


“Tante ... Silvi jadi ikut olimpiade!” Seru Silvi sambil memeluk erat tantenya.


“Wah ... Alhamdulillah ya Allah, Tante senang banget dengarnya, ya udah telpon Ummi sama Abi, bilang sama mereka, minta doa sama mereka semoga kakak jadi juara pertama juga,” ucap Tante Nani.


Silvi langsung mengeluarkan ponselnya dan duduk di sofa sebelum mengganti seragamnya.


“Assalamu’alaikum Ummi,” Silvi memberi salam pada Umminya di seberang sana.


“Wa’alaikum salam kakak sayang,”


“Abi mana Mi?”


“Masih di kantor, belum pulang, kenapa kak?”


“Iya,”


Tuutt tutt ..


“Assalamu’alaikum kakak,”


“Wa’alaikum salam Bi,” jawab Silvi sambil mengkonfirmasi 3 telpon.


“Nah sekarang udah terkonfirmasi kita ber3.” Lanjut Silvi lagi.


Ummi dan Abinya hanya tersenyum.


“Ummi, Abi, Kakak terpilih sebagai murid yang ikut olimpiade Biologi tahun ini.” Silvi berkata dengan bahgia.

__ADS_1


“Alhamdulilah,” Mereka berdua mengucap syukur.


“Iya Kak, Abang sama Kakak doain semoga Silvi bisa jadi juara pertama,” jawab Tante Nani yang duduk di samping Silvi.


“Insyaallah, pasti kami akan berdoa untuk kakak,” jawab Abinya di sertai anggukan kepala Umminya.


Mereka kembali terus mengobrol, dan berhenti karna perut Silvi sudah keroncongan.


Silvi sholat dan makan, kemudian masuk kamar untuk beristirahat.


Dia mengambil ponselnya. Dan mengetik pesan untuk Yasser.


“Alhamdulillah aku terpilih sebagai perwakilan untuk ikut olimpiade Biologi,” tulis Silvi.


“Alhamdulillah, tingkatkan terus belajarnya ya💪, semoga sukses😍,” Yasser membalas pesan Silvi.


“Di sana belum ada pemberitahuannya?” tanya Silvi.


“Belum, aku juga kurang yakin aku bisa terpilih sebagai salah satu perwakilan, karna nilai rapor aku masih anjlok,” jawab Yasser merasa pesimis.


“Semangat aja belajarnya, kalau gak masuk tahun ini, kejar tahun depan, yang penting usahanya 😊,” Silvi menyemangati Yasser.


“Iya, makasih sayangku😉,” balas Yasser yang baru pertama kalinya memanggil sayang untuk Silvi.


(“Sayang?, aduh ... Rasanya kok seperti ditaburkan es warna warni di hati ini ya?”) Silvi bergumam sambil senyum-senyum sendiri.


“Eh aduh, kan udah di baca sama Tante aku,” balas Silvi berbohong.


Lama Yasser tak membalas lagi pesan Silvi.

__ADS_1


__ADS_2