
Setelah berganti pakaian. Albezro pun keluar dari rumahnya dan menutupnya kembali. Sebelum pergi, ia kembali melihat rumahnya, Seakan-akan tak percaya dengan apa yang ia dapatkan.
Alfazro pun mengendarai motornya dan melaju di jalanan.
Sesampainya di kostannya, Albezro pun segera membereskan barang-barangnya.
"Sepertinya tidak ada lagi barang ku yang tertinggal," ucap Alfazro melihat barangnya.
Alfazro membawanya barangnya ke arah motornya dan mengikatnya di belakang. Kemudian ia pun pergi ke rumah pemilik kostan.
"Pak! Pak! Permisi!" panggil Alfazro.
"Ya sebentar," jawab pemilik rumah.
"Ada apa?" tanya pemilik rumah.
"Saya mau pamit pergi Pak, saya aku pindah rumah," ucap Alfazro.
"Secepat ini?" tanya pemilik rumah terkejut.
"Iya Pak, saya sudah punya rumah baru, jadi mau pindah ke sana," ucap Alfazro.
"Baiklah jika begitu," ucap pemilik rumah.
"Oh ya, ini kuncinya Pak, saya permisi dulu Pak," ucap Alfazro berpamitan.
__ADS_1
"Baiklah." angguk pemilik rumah.
Alfazro pun naik motornya dan melaju di jalanan.
Sesampainya di rumahnya, tapi tetap saja ia masih menganggumkan rumahnya.
Alfazro pun masuk ke dalam rumahnya dan mengemasi barang-barang miliknya di dalam lemari.
Triring! Triring!
Triring! Triring!
"Halo," jawab Alfazro.
"Oh itu ya, aku sedang tidak ada masalah kok, aku sudah punya baru sekarang. Tapi kenapa ke sana? Apa kalian tidak bekerja di pasar?" tanya Alfazro menempelkan ponsel di telinganya sambil menyusun barang-barangnya.
"Haishhhh! Karena kejadian waktu itu, pembeli sepi, penjual juga sudah ada yang pindah membuat pasar agak sedikit sepi, jadi hanya beberapa barang yang kami angkat," keluh Gilang sedih.
"Begitu ya, jadi bagaimana dengan para penjahat itu?" tanya Alfazro.
"Mereka sudah di tangkap polisi Karena banyak laporan dari pengunjung dan para penjual," ucap Gilang.
"Oh begitu ya, jika sudah di laporkan ke polisi itu hanya menunggu waktu saja untuk memulihkan pasar, jadi tidak perlu khawatir," ucap Alfazro.
"Baiklah jika begitu, kami akan kembali ke pasar, oh ya kamu nggak sekolah?" tanya Gilang.
__ADS_1
"Aku telat sekolah, jadi nggak sekolah," jawab Alfazro duduk di ranjangnya karena sudah selesai menyusun barang-barangnya.
"Kalau kamu nggak sekolah datang ke pasar aja ya," ucap Gilang.
"Hm … sepertinya aku ada yang harus aku kerjakan hari ini, besok saja aku ke sana ya," ucap Alfazro melihat systemnya yang ada 10 unit komputer.
"Okelah kalau begitu, ya udah dulu ya, kami ke pasar dulu," ucap Gilang.
"Oke!" panggilan pun di putuskan.
Alfazro meletakkan ponselnya di saku celananya. Ia pun keluar dari kamarnya dan mencari ruangan kosong.
"Hm … Sepertinya ruang ini cocok deh untuk tempat komputer ini," ucap Alfazro.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Alfazro pun mengklik gambar komputernya dan komputer itu pun keluar dari system dan berjejer di dalam ruangan itu.
"Oh ya, aku butuh, meja dan kursi nih, aku harus cari di online saja," ucap Alfazro mengambil kembali ponselnya.
Ia pun mencari toko online dan memesannya. Alfazro memesan 11 meja dan 11 kursi untuk mengisi ruangan tersebut.
"Oke, sudah aku pesan, mari kita tunggu," ucap Alfazro.
__ADS_1